Ekbis

Restrukturisasi Kredit Diperpanjang hingga 2022, Ini Ketentuannya

Konfrontasi - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akhirnya resmi memperpanjang kebijakan restrukturisasi kredit hingga 31 Maret 2022, yang sebelumnya hanya hingga 31 Maret 2021.

Peresmian seiring dengan diterbitkannya POJK Nomor 48 /POJK.03/2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/POJK.03/2020 Tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019.

Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo mengatakan, kebijakan ini diperpanjang setelah mencermati perkembangan dampak ekonomi akibat Covid-19 yang masih berlanjut.

"POJK ini juga ditujukan sebagai langkah antisipatif dan lanjutan untuk mendorong optimalisasi kinerja perbankan, menjaga stabilitas sistem keuangan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dan menghindari terjadinya moral hazard," kata Anto dalam siaran pers, Jumat (11/12/2020).

Anto menuturkan, pokok-pokok pengaturan dalam kebijakan restrukturisasi sebelumnya tetap berlaku. Namun dalam kebijakan yang baru, ada penyesuaian pengaturan.

Tujuannya untuk memastikan penerapan manajemen risiko dan prinsip kehati-hatian bagi bank dalam menerapkan kebijakan tersebut, serta kebijakan terkait dengan permodalan dan likuditas bank.

Penyesuaian pengaturan meliputi bank wajib menerapkan manajemen risiko untuk menetapkan debitur terdampak, bank wajib membentuk cadangan untuk debitur yang dinilai tidak lagi mampu bertahan setelah dilakukan restrukturisasi kredit.

Bank juga perlu memperhitungkan tambahan pencadangan untuk mengantisipasi potensi penurunan kualitas kredit, ketika bank akan melakukan pembagian dividen atau tantiem.

Sambut Harbolnas 12.12, Sejumlah e-Commerce Bikin Diskon Gede-gedean, Yang Mana Favoritmu

Konfrontasi - Besok, Sabtu (12/12/2020), bertepatan dengan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) di Indonesia atau populer sebagai 12.12.

E-commerce dan marketplace di Indonesia berlomba-lomba mengadakan festival belanja antara lain 9.9 pada September, 10.10 Oktober, 11.11 November dan puncaknya pada 12.12 Desember.

Melansir Antara, Jumat (11/12/2020) berikut ini kumpulan marketplace dan e-commerce yang mengadakan diskon pada Harbolnas 12.12 di akhir tahun 2020 ini:

1. Zalora

Pertumbuhan DPK Bank Syariah Lebih Tinggi dari Bank Konvensional

KONFRONTASI-Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat dana pihak ketiga (DPK) pada Bank BUMN Syariah semakin meningkat. Artinya, banyak nasabah yang percaya untuk menabung di Bank BUMN Syariah dibandingkan konvesional.

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wiroatmodjo mengatakan, pertumbuhan DPK Bank BUMN Syariah mencapai 13,8%. "Hampir dua kali lipat dari pertumbuhan DPK Bank konvensional," kata Kartika dalam video virtual, Rabu (9/12/2020).

Holding BUMN Pangan Harus Wujudkan Kedaulatan Perikanan

KONFRONTASI-Rencana pembentukan holding atau induk BUMN  pangan, termasuk di dalamnya BUMN perikanan, perlu diarahkan guna membantu mewujudkan kedaulatan pangan sektor kelautan dan perikanan mengingat kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan.

"Bergabungnya Perindo dan Perinus (ke dalam induk BUMN pangan) berarti positif dalam konteks mewujudkan kedaulatan pangan di sektor perikanan," kata Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim Abdul Halim ketika dihubungi di Jakarta, Rabu.

Wall Street menguat, indeks S&P 500 dan Nasdaq rekor lagi

KONFRONTASI -   Wall Street menguat pada Selasa (8/12), dengan S&P 500 dan Nasdaq Composite mencetak rekor tertinggi lagi. Kenaikan indeks saham Amerika Serikat (AS) sebagian karena dorongan dari sektor perawatan kesehatan akibat berita vaksin Covid-19 yang positif. Di sisi lain, ketidakpastian atas stimulus fiskal baru AS menahan kenaikan.

Dow Jones Industrial Average naik 104,09 poin atau 0,35% menjadi 30.173,88. Indeks S&P 500 naik 10,29 poin atau 0,28% menjadi 3.702,25 dan Nasdaq Composite bertambah 62,83 poin atau 0,5% menjadi 12.582,77.

Harga Vivo S1 Pro mulai turun, simak spesifikasi lengkapnya berikut ini

KONFRONTASI -    Meskipun sudah berusia satu tahun, ternyata Vivo S1 Pro masih jadi salah satu favorti di kelasnya. Kini, harga Vivo S1 Pro pun sudah makin terjangkau.

Dirilis oleh Vivo pada bulan November 2019, Vivo S1 Pro hadir bersama dengan varian regularnya, Vivo S1. Dua HP kelas mid-range ini langsung berhasil mencuri perhatian.

Spesifikasi Vivo S1 Pro sangat identik dengan HP kelas mid-range lainnya. Mulai dari chipset Snapdragon 665, hingga dukungan RAM supe besar, 8GB.

Grab dan Gojek Disarankan Tak Perlu Merger

KONFRONTASI-Grab dan Gojek dikabarkan selangkah lagi menggabungkan alias merger operasi di Asia Tenggara. Isu merger ini menyita perhatian masyarakat.

Selain melibatkan dua perusahaan berlevel decacorn di Asia Tenggara, rumor yang berhembus dari luar negeri itu justru terjadi di saat fundamental bisnis Gojek semakin sehat.

Bahkan bulan lalu, Gojek berhasil menggaet pendanaan baru dari Telkomsel senilai 150 juta dolas AS.

Bencana Pandemi Covid-19 tak berarti bencana ekonomi, 5 miliarder ini jadi buktinya

KONFRONTASI -  Pandemi Covid-19 telah memicu krisis ekonomi yang belum pernah terjadi sejak Depresi Hebat. Pada bulan-bulan awal pandemi, ketika bisnis lokal di seluruh negeri tutup, puluhan juta orang Amerika kehilangan pekerjaan mereka. 

Sekarang, lebih dari enam bulan kemudian, lebih dari 11 juta orang Amerika tetap menganggur dan banyak toko dan restoran tidak akan pernah buka kembali. 

Pelajari dan Amati reksadana paling kuat di tahun ini dan prospeknya di tahun depan

KONFRONTASI -  Salah satu instrumen investasi yang tergopoh-gopoh di tahun pandemi ini adalah reksadana. Selain karena pandemi Covid-19, berbagai masalah juga menimpa sejumlah manajemen investasi (MI). Meski begitu, di akhir tahun ini Nilai Aktiva Bersih (NAB) dan kinerja sejumlah jenis reksadana mulai pulih. 

Melansir data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dana kelolaan atau asset under management (AUM) industri reksadana pada Oktober 2020 senilai Rp 513,81 triliun atau meningkat 3,63% dibandingkan September 2020 sebesar Rp 495,24 triliun.  

Pages