Ekbis

Saham-saham di Wall Street Berakhir Lebih Tinggi

KONFRONTASI - Saham-saham di Wall Street berakhir lebih tinggi pada Selasa (Rabu pagi WIB), setelah hari yang sibuk dengan laba perusahaan dan laporan yang menunjukkan penjualan rumah mencapai tingkat tertinggi dalam delapan bulan terakhir.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 61,81 poin (0,36 persen) menjadi ditutup pada 17.113,54, demikian seperti dilaporkan AFP.

Indeks berbasis luas S&P 500 naik 9,90 poin (0,50 persen) menjadi berakhir pada 1.983,53, sedangkan indeks komposit teknologi Nasdaq melompat 31,31 poin (0,71 persen) menjadi 4.456,02.

Harga Minyak Turun secara Moderat

KONFRONTASI - Harga minyak dunia turun secara moderat pada Selasa (Rabu pagi WIB), meskipun masih ada ketegangan geopolitik atas Ukraina yang dilanda perang dan pertempuran berkecamuk di Jalur Gaza.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk penyerahan Agustus, merosot 17 sen menjadi ditutup pada 104,42 dolar AS per barel pada hari terakhir perdagangan kontrak ini di New York Mercantile Exchange.

Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman September, turun 35 sen menjadi menetap di 107,33 dolar AS per barel di perdagangan London.

Karena Ini, Harga Emas Tumbang

KONFRONTASI - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Selasa (Rabu pagi WIB), setelah penjualan rumah AS meningkat pada Juni.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus kehilangan 7,6 dolar AS, atau 0,58 persen, menjadi menetap di 1.306,3 dolar AS per ounce, lapor Xinhua

Benarkah Joko Bangkitkan Optimisme Ekonomi Indonesia?

KONFRONTASI - Menurut Ekonom Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Ahmad Ma'ruf, Presiden terpilih Joko Widodo mampu membangkitkan optimisme ekonomi makro.

"Optimisme ekonomi makro itu diyakini akan membawa pertumbuhan yang bisa mencapai 6,5 persen. Joko Widodo (Jokowi) yang terpilih sebagai presiden pada Pilpres 2014 itu akan membawa ekonomi terstimulus positif," katanya di Yogyakarta, Selasa (22/7).

Rupiah Jeblok, Menko CT Sesalkan Sikap Prabowo-Hatta

KONFRONTASI - Sangat disesalkan sikap calon presiden Prabowo Subianto menolak pelaksanaan pilpres di detik terakhir rekapitulasi suara di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pasalnya keputusan tersebut membuat ketidakpastian dan gejolak di pasar keuangan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Chairul Tanjung mengatakan, jika kedua pasangan dapat menerima dengan terbuka hasil dari perhitungan KPU, pasar justru akan merespon positif.

GAPMMI Desak Pemerintah Segera Keluarkan Izin Impor Gula

KONFRONTASI - Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) Adhi S. Lukman mengatakan industri makanan dan minuman terancam terganggu produksinya bila izin impor gula mentah tidak keluar segera. "Kondisi di beberapa industri rafinasi, stok gula habis September - Oktober 2014 sehingga kalau izin kuota impor tidak keluar maka akan stop (produksi)," katanya saat dihubungi wartawan, di Jakarta, Selasa.

Stok Pangan Lebaran Dipastikan Cukup

KONFRONTASI - Persediaan kebutuhan pangan menghadapi dan pasca Idul Fitri 1435 H aman dan cukup, harganya juga terjangkau. Penegasan itu dikatakan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Herman Khaeron usai melakukan sidak ke pasar-pasar di seperti Food Stasion Cipinang Jakarta, Pasar Johar Karawang, dan Pasar Caringin Bandung.

Harga Emas Berjangka Naik Karena Ketegangan Geopolitik

KONFRONTASI  -   Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir menguat pada Senin (Selasa pagi WIB), karena ketegangan geopolitik.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus, naik 4,5 dolar AS, atau 0,34 persen, menjadi menetap di 1.313,9 dolar AS per ounce.

Volatilitas telah kembali ke pasar saham, memberikan dorongan untuk emas karena akan meningkatkan nilainya sebagai aset "safe haven". Tetapi beberapa analis mengatakan bahwa kecenderungan turun jangka menengah harga emas tidak bisa diubah oleh risiko geopolitik.

Chairul Tanjung: Pemerintah Siap Gugat Balik Newmont

KONFRONTASI - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Chairul Tanjung mengatakan pemerintah siap menggugat balik PT Newmont Nusa Tenggara ke arbitrase internasional dan telah membentuk tim khusus untuk menangani kasus sengketa dengan Perusahaan tambang di Batu Hijau, Nusa Tenggara Barat itu."Kami siapkan langkah lanjutan termasuk juga menggugat Newmont di arbitrase yang berbeda," katanya usai rapat koordinasi di Jakarta, Senin.

Pages