19 November 2018

Ekbis

Kemkominfo Resmi Cabut Frekuensi First Media dan Bolt

Konfrontasi - Kementerian Komunikasi dan Infomatika (Kemkominfo) memutuskan mencabut izin penggunaan frekuensi radio 2.3GHz milik PT First Media Tbk dan PT Internux (selaku operator penyedia layanan internet 4G Bolt).

Tidak hanya kedua penyelenggara layanan di atas, Kemkominfo juga akan mencabut izin penggunaan pita frekuensi 2.3GHz yang dimiliki oleh PT Jasnita Telekomindo, perusahaan yang diketahui didirikan oleh Dirjen Aplikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan.

Pencabutan izin penggunaan pita frekuensi dilakukan lantaran ketiga perusahaan tersebut belum melunasi utang Biaya Hak Penggunaan (BHP) frekuensi 2.3GHz hingga akhir masa tenggat waktu pembayaran, yakni 17 November 2018.

"Hingga batas akhir, Sabtu 17 November 2018 pukul 23.59, ketiga operator tidak melakukan pelunasan utang BHP frekuensi," kata Plt Kepala Humas Kemkominfo Ferdinandus Setu dalam pesan singkat dilansir Tekno Liputan6.com, Minggu malam (18/11/2018).

Pria yang karib dipanggil Nando ini menambahkan, karena hari Minggu merupakan hari libur, Kemkominfo tengah memproses penyiapan SK (Surat Keterangan) Pencabutan Izin Penggunaan Frekuensi Radio kepada ketiga operator yang menunggak pembayaran BHP frekuensi 2.3GHz.

Oleh karenanya, rencananya Kemkominfo akan mengeluarkan SK pencabutan izin penggunaan frekuensi radio kepada PT First Media Tbk, PT Internux (Bolt), dan PT Jasnita Telekomindo pada hari ini, Senin (19/11/2018).

"Besok Senin 19 November 2018, kami akan keluarkan SK Pencabutan tersebut," ujar Nando.

Pemerintah Siapkan Mekanisme Pengelolaan Dana Kelurahan

Konfrontasi - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan bersama kementerian Dalam Negeri akan menetapkan mekanisme agar penggunaan dana kelurahan fokus terhadap pembangunan infrastruktur, sama seperti dana desa. Namun, pengelolaannya tetap diperuntukkan di tingkat kelurahan.

Izinkan Asing Kuasai 100 Persen Saham UKM, Rizal Ramli: Mas Jokowi Kok kayak Putus Asa?

KONFRONTASI- Menko Ekuin Presiden Gus Dur yang juga Ekonom senior Rizal Ramli angkat suara terkait diizinkannya pihak asing menguasasi 100 persen saham di 54 industri oleh pemerintah.

Hal itu disampaikan Rizal lewat akun Twitternya @RamliRizal, Minggu (18/11/18).

Langkah Kementan Pinjam Jagung Dianggap Kurang Tepat

KONFRONTASI-Pengamat sekaligus Guru Besar Institut Pertanian Bogor Dwi Andreas menyatakan, peminjaman jagung dari dua perusahaan pakan ternak dinilai kurang tepat. 

Dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu, Dwi mengatakan, langkah Kementerian Pertanian (Kementan) memilih meminjam jagung dari 2 perusahaan pakan ternak besar (feedmill), yaitu Charoen Pokphand, dan Japfa, sebanyak 10 ribu ton, dinilai kurang pas dilakukan. 

Aliran Listrik di Palu Sudah Kembali Normal

KONFRONTASI-Manajer PT PLN (Persero) Area Palu, Sulteng, Abbas Saleh mengatakan sudah tidak ada pemadaman listrik di Palu, karena pasokan listrik Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso sudah kembali normal.

"Sejak Jumat (16/11) malam, suplai daya dari PLTA Poso sudah lancar setelah sebelumnya sempat mengalami gangguan yang menyebabkan Kota Palu menjadi gelap gulita," katanya di Palu, kemarin.

Ia mengatakan karena pasokan listrik sudah pulih, maka PLN tidak lagi memberlakukan pemadaman bergilir di wilayah Palu, Donggala dan Sigi.

Sebelum Terbang, Merpati Harus Lunasi Pesangon 1.532 Karyawan Senilai Rp 365 M

Konfrontasi - PT Merpati Nusantara Airline (Persero) siap untuk terbang kembali setelah berhenti beroperasi pada Februari 2014. Namun, tantangan yang dihadapi Merpati untuk bangkit kembali cukup banyak. Salah satunya adalah harus melunasi kewajiban utang perusahaan yang mencapai Rp 10,7 triliun.

Naik 4,2 Persen, Hutang Negara Indonesia Jadi Rp 5.253 Triliun

Konfrontasi - Jumlah utang luar negeri Indonesia pada akhir kuartal III 2018 naik 4,2 persen (tahun ke tahun) menjadi 359,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp5.253 triliun (asumsi kurs Rp14.600 per dolar AS).

Statistik Utang Luar Negeri kuartal III yang diumumkan Bank Indonesia di Jakarta, Jumat (16/11/2018), menunjukkan utang luar negeri (ULN) terdiri atas utang pemerintah dan bank sentral sebesar 179,2 miliar dolar AS serta utang swasta termasuk BUMN sebesar 180,6 miliar dolar AS.

Stok Berkurang, Harga Beras di Kota Kediri Melonjak

Konfrontasi - Akibat stok berkurang, harga beras di Kota kediri sepekan terakhir alami kenaikan. Di Pasar Pahing Kota Kediri, kenaikan harga beras berkisar antara Rp 300 hingga 500 per kilogramnya.

YLKI Harap Merpati Tetap Fokus di Penerbangan Perintis

Konfrontasi - Kabar maskapai Merpati kembali beroperasi tahun depan disambut baik rakyat Indonesia.

Aktivis Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sudaryatmo mengaku senang ada maskapai plat merah yang kembali hadir di dunia penerbangan. 

Menurutnya, dunia penerbangan adalah bagian dari pelayanan publik. Untuk itu, sudah seharusnya maskapai milik negara mendominasi pasar tersebut. 

Kementerian Pertanian Lepas Ekspor Desicated Coconut (Kelapa Parut Kering)

KONFRONTASI - Kementerian Pertanian melepas ekspor Desicated Coconut (Kelapa parut kering). Produk kelapa yang diekspor antara lain Dessicated coconut (DC), Coconut crude oil (CCO), turunan CCO, kelapa bulat, karbon aktif, dan air kelapa yang diekspor ke beberapa negara tujuan seperti PNG, Filipina, China, USA, Belanda, Vietnam, Singapura, Korsel, Jepang, Jerman, Afrika Selatan, Rusia, Turki, Polandia, Kuwait, Uruguay, Malaysia dan Slovakia.

Pages