Budaya

Kurva Ramadan

Oleh: Shinta Yudisia

 

Dua tahun yang berbeda
Kita berjarak, sulit bercengkrama
Tak bisa berduyun, jarang beranjangsana


Dua tahun yang berbeda
Sebagian di antara kita menapaki jalan sendiri
Virus kecil ini mampu memenjarakan manusia dalam peti
Menunggu, berharap, bertanya, terus menanti
Seperti apa sejarah manusia berakhir kemudian hari?


Ramadan   kini
Meski sunyi, cemas, terisolasi
Bersama virus yang mahakecil ini
BersamaMu yang Maha Besar tak tertandingi

Cerita Pagi

Oleh:  Tatang

 

Bercak merah bertabur di ufuk timur
Muncul tersembul keluar bersama doa-doa yang dipanjatkan datar para penikmat embun pagi
Memancing cicit burung pipit yang kehausan karena tidak punya tempayan

Bias keperakan makin nampak
Menyeruak dari balik bebukitan
Merangkak memeluk perdu yang masih mau peduli menjadi rerimbun pagi penutup aib para pendosa tadi malam

Seminar Paramadina: Demokrasi Substansial Tetap Diperlukan, masih Relevan. Harus Ada Perbaikan/Pendalaman Demokrasi ke Depan

KONFRONTASI: Demokrasi kita masih banyak kelemahan dari sisi aktor, arena publik/politik, struktur dan kultur sehingga bergerak mundur beberapa tahun terakhir ini, apalagi dengan kendali oligarki dan kaum pemodal yang begitu mendominasi. Akibatnya, kebijakan publik yang berpihak kepada kaum lemah dan miskin dan rakyat kecil belum nampak nyata. Terjadi letupan dan keresahan  sosial  di era pandemi corona yang harus diperhatikan oleh pemerintah agar tidak terjadi gejolak sosial.

Sayidah Khadijah: Cinta Sejati Sang Nabi

Juftazani

 

Sayidah Khadijah mencintai sang Mustafa
Karena perempuan itu bergetar mendengar kejujurannya,
Kehalusan budi pekerti dan ketangkasannya berniaga

 

Sayidah Khadijah sangat terpesona
Karena lelaki ini memang tampan
Meskipun jejak langkahnya penuh derita dan airmata
Gerak-geriknya sangat menawan dan menggetarkan

 

Perempuan agung ini begitu bahagia
Saat pertama menatap wajahnya
Seperti bulan berseri-seri bertaburkan cahaya

 

Ini Biaya Kuliah di Universitas Indonesia 2021 Program S1 Reguler

KONFRONTASI -    Universitas Indonesia (UI) telah menetapkan tarif UKT bagi Mahasiswa Program Sarjana (S1) Reguler tahun 2021. Bagi calon mahasiswa S1 Reguler, bisa memilih antara Biaya Operasional Pendidikan Berkeadilan (BOP-B) atau Biaya Operasional Pendidikan Pilihan (BOP-P). Hal tersebut disampaikan UI melalui laman Instagram resmi, Selasa (6/4/2021),"Halo, Calon Mahasiswa Baru Program S1 Reguler UI. Berikut ini adalah mekanisme penetapan biaya pendidikan bagi mahasiswa Program Sarjana Reguler.

Menepis Kesendirian

Oleh: Arif W

Bagaimana mungkin sampai detik ini dunia masih dicekam sepi?
Ke mana gerangan mereka?
Masihkah betah berlama-lama sembunyi di balik topeng kesendirian?
Apa makna kebangkitan itu sejatinya?
Ayo berusahalah!

Bila tekad telah membulat,
Lantas untuk apa masih meratapi keterpurukan?
Bukankah itu memang sebuah laku?
Agar jiwa lebih bisa meresapi makna cokro manggilingan

Pages