9 April 2020

Youtube

Kominfo Tunggu Revisi PP 82 Tahun 2012 untuk Kejar Pajak Google

Konfrontasi - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) masih menunggu hasil revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PSTE) untuk disahkan.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan menilai jika aturan ini resmi diberlakukan, maka perusahaan seperti Google, Youtube, Netflix dan masih banyak perusahaan digital lainnya akan patuh dalam membayar pajak.

Ragam Kisah Raden Fatahillah; Disebut Yahudi sampai Habib

Konfrontasi - Sejarah Raden Fatahillah kembali diperbincangan setelah Budayawan Betawi Ridwan Saidi menyebutkan bahwa Fatahillah adalah seorang keturunan Yahudi. Babe Ridwan, sapaan Ridwan Saidi menyampaikan pernyataan tersebut dalam video yang diunggah akun YouTube bernama Macan Idealis.

Dalam video berdurasi 15 menit 52 detik itu Babe Ridwan menceritakan secara kroronogis mengenai Raden Fatahillah. Namun, kisah Fatahillah versi Babe Ridwan bukanlah satu-satunya, ada beberapa kisah yang berbeda tentang Fatahillah. Berikut detailnya:

FTC Anggap Youtube Kids Langgar Privasi Anak

KONFRONTASI-Google kembali tersandung masalah privasi. Kali ini, Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) menemukan indikasi bahwa platform video YouTube Kids telah mengumpulkan data anak-anak.

YouTube Kids adalah versi YouTube yang sengaja dirancang agar menyajikan konten ramah anak. Masalahnya, data para pengguna belia itu seharusnya tidak dikumpulkan oleh YouTube Kids.

Menurut FTC, pengumpulan data ini melanggar undang-undang perlindungan privasi anak-anak di ranah online (COPPA) yang diterapkan di AS sejak awal tahun 2000.

Dipijat Sambil nge-Vlog, Vanessa Angel: Aduh Mas, Enak Banget Mas, Sumpah

Konfrontasi - Vanessa Angel seolah tak henti menuai sensasi. Setelah unggahan videonya di instagram yang memamerkan tubuhnya mengenakan bikini, Vanessa kembali mengundang kontroversi. Hal ini terkait unggahan video Vanessa di channel Youtube pribadinya.

Vanessa membuat konten pertamanya di channel youtubenya. Namun konten tersebut justru mengundang hujatan dari warganet di dunia maya.

210 Channel Youtube Dinonaktifkan Terkait Hoax

Konfrontasi - Raksasa teknologi Amerika Serikat, Google, mengumumkan layanan video streaming YouTube telah menonaktifkan 210 channel-nya pada Kamis (24/8/2019).

Dilansir dari Reuters, ratusan channel itu tampaknya terlibat dalam operasi pengaruh terkoordinasi soal protes Hong Kong.

Penutupan ini beberapa hari setelah Twitter dan Facebook berhasil membongkar kampanye hitam.

Operasi penyebaran hoax ini disebut berasal dari China, yang bertujuan untuk mendiskreditkan demonstrasi dan pengunjuk rasa di Hong Kong.

Youtube Segera 'Bunuh' Fitur Direct Message

KONFRONTASI-YouTube dikabarkan akan menghapus fitur direct message miliknya pada 18 September 2019. Pihaknya mengungkapkan akan fokus pada percakapan publik atau komentar ke depannya.

Dilansir dari laman Engadget, Rabu (21/8/2019) fitur direct message pada aplikasi memang tampaknya tidak begitu populer dan jarang digunakan. Meskipun demikian, YouTube tak menyebutkan alasannya dimatikannya fitur direct message secara detail.

Youtube Original Bakal Digratiskan

KONFRONTASI-YouTube dikabarkan akan merombak layanan YouTube Original miliknya menjadi gratis pada 24 September 2019. Sebelumnya, konten yang berisi acara dan film ini hanya dapat ditonton pengguna premium saja.

Dilansir dari laman Hindustan Times, Senin (19/8/2019) rencana ini sebelumnya telah diumumkan YouTube pada awal tahun. Meskipun gratis, konten YouTube Original kabarnya akan didukung iklan.

Google Konfirmasi YouTube Siapkan Jumpa Fans Online Berbayar

Konfrontasi - Youtube sepertinya mulai tertarik dengan layanan berbayar. Lewat Lab Area 120, platform itu diam-diam menguji coba layanan crowdfunding sentris.

Layanan ini dinamakan Fundo, yang memungkinkan creator mengundang fans mereka untuk sesi meet and greet atau jumpa fans secara virtual dan acara online berbayar lainnya. Juru bicara Google mengonfirmasi uji coba tersebut.

Dibully se-Indonesia Karena Video Pamit Hingga Ingin Bunuh Diri, Ria Ricis: Maaf Aku Bodoh

Konfrontasi - Youtuber Ria Ricis mengalami hari-hari mengerikan karena masalah datang bertubi-tubi seiring viralnya video pamitnya, beberapa waktu lalu.

Momen yang membuatnya berada di titik terendah hidupnya, karena tak sanggup menerima bullyan satu Indonesia yang menudingnya sedang bermain drama kehidupan.

Ya, netizen memang menghujatnya, karena baru saja pamit dari Youtube dua hari kemudian kembali aktif.

Maman Suherman: KPI Tidak Berhak Awasi Netflix dan Youtube

KONFRONTASI -  Pengamat sosial Maman Suherman, atau akrab disapa dengan Kang Maman, menganggap Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tdak berhak mengawasi konten media streaming Netflix, YouTube, maupuan layanan lain yang sejenis.

"KPI itu amanatnya mengawasi televisi dan radio frekuensi publik. Di (ranah) situ, bukan di (ranah) broadband seperti Netflix dan YouTube," kata Maman di sela diskusi "Sarasehan Nasional Penanganan Konten Asusila di Dunia Maya" di Gedung Museum Nasional Jakarta, Senin, 12 Agustus 2019, seperti dilansir Kantor Berita Antara.

Pages