22 February 2020

Yaman

Perang dan Blokade Yaman Sia-sia

KONFRONTASI - Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran Mohammad Javad Zarif Kamis (05/12) di cuitannya berbahasa Arab seraya menyatakan dukungannya terhadap mekanisme damai untuk menyelesaikan krisis Yaman menekankan, perang dan blokade Yaman tidak ada keuntungannya.

IRIB melaporkan, Mohammad Javad Zarif di akun twitternya menulis, Iran menilai berlanjutnya perang dan blokade Yaman sia-sia dan menyambut solusi damai. Iran menurut Zarif juga mendorong semua pihak untuk mengambil langkah-langkah di solusi damai.

Kerajaan Arab Saudi Respon Positif Gencatan Senjata dari Houthi

Konfrontasi - Arab Saudi memberikan respons positif terhadap tawaran gencatan senjata dari pemberontak Houthi di Yaman. Otoritas Saudi bahkan mengharapkan penerapan gencatan senjata bisa berlangsung efektif.

Saudi memimpin koalisi militer untuk mendukung pemerintahan Yaman dalam melawan pemberontak Houthi, yang didukung Iran, sejak tahun 2015. Konflik Yaman dilaporkan telah menewaskan puluhan ribu orang, yang sebagian besar merupakan warga sipil. 

Serangan ke Aramco, Perang Yaman-Saudi

KONFRONTASI - Menteri Pertahanan Iran membantah tuduhan sebagian kalangan terkait keterlibatan Iran dalam serangan pasukan Yaman ke kilang minyak Arab Saudi.

Ia mengatakan, masalahnya sangat jelas, dua negara terlibat dalam pertempuran.  

Fars News (18/9/2019) melaporkan, Brigjen Amir Hatami, Rabu (18/9) menyampaikan hal ini di sela rapat kabinet Iran.

Ia menambahkan, salah satu pihak yang bertikai adalah Yaman, dengan terbuka negara itu mengumumkan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Minyak Saudi tidak Lebih Berharga dari Darah Rakyat Yaman

KONFRONTASI - Juru bicara Gerakan Ansarullah Yaman seraya menekankan bahwa masyarakat internasional harus mengutuk kejahatan dan pembantaian beberapa tahun Arab Saudi di Yaman ketimbang mengecam bangsa Yaman mengatakan, minyak Arab Saudi tidak lebih berharga dari darah rakyat Yaman.

Mohammad Abdulsalam saat merespon kecaman terhadap Yaman karena seragan drone terbaru negara ini ke perusahaan Aramco Arab Saudi menyatakan, jika agresi ke Yaman tidak dihentikan, operasi selanjutnya terhadap koalisi Arab Saudi akan semakin menyakitkan.

Iran Sebut Serangan Terhadap Kilang Minyak Saudi Balasan dari Yaman

KONFRONTASI-Serangan terhadap fasilitas minyak Aramco di Arab Saudi merupakan aksi balasan dari "orang-orang Yaman" untuk menyerbu negara itu, kata Presiden Iran Hassan Rouhani pada Senin.

Rouhani menyampaikan hal itu beberapa jam setelah koalisi yang dipimpin Saudi menyebutkan serangan itu dilakukan dengan menggunakan senjata buatan Iran.

IRC Tuding Arab Saudi: 100 Orang Dilaporkan Tewas Saat Serangan Udara Hantam Penjara Yaman

KONFRONTASI -  Rentetan serangan udara menghantam sebuah penjara di Yaman. Palang Merah Internasional (IRC) melaporkan korban tewas tercatat sedikitnya 100 orang.

IRC menuding serangan udara dilakukan oleh Koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi. Serangan terjadi hari Minggu dan dianggap sebagai serangan paling mematikan di Yaman pada tahun ini.

Kelompok Houthi Akui Serang Ladang Minyak Saudi

KONFRONTASI-Pasukan al-Houthi di Yaman meluncurkan serangan pesawat nirawak ke fasilitas minyak di Shaybah, Arab Saudi, menurut laporan stasiun TV kelompok tersebut, Al Masirah, Sabtu.

Tidak ada konfirmasi atau pernyataan langsung dari Arab Saudi.

Fasilitas yang menjadi sasaran penyerangan mencakup kilang minyak beserta penyimpanannya, demikian Al Masirah, mengutip juru bicara. Pihaknya tidak mengungkapkan kapan serangan berlangsung.

Saudi Tembak Jatuh Dua Drone Houthi

KONFRONTASI-Angkatan Udara Arab Saudi menembak jatuh dua drone yang diluncurkan kelompok pemberontak Houthi dari Yaman. Ini terjadi seiring meningkatnya serangan-serangan Houthi terhadap Saudi.

1,2 Juta Anak di Yaman Hidup di Wilayah Konflik

KONFRONTASI-Sebanyak 1,2 juta anak tinggal di daerah konflik di Yaman --negara yang diguncang konflik, kata Dana Anak PBB (UNICEF) pada Senin.

Anak-anak "terus hidup di 31 zona konflik aktif termasuk Al-Hudaydah, Taiz, Hajjah dan Saada, di daerah yang menyaksikan kerusuhan besar yang berkaitan dengan perang," kata Geert Cappelaere, Direktur Regional UNICEF untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, di dalam satu pernyataan.

UNICEF Peringatkan Dunia: Di Yaman 1,2 Juta Anak Hidup di Daerah Konflik

KONFRONTASI -  Di Yaman, Sebanyak 1,2 juta anak tinggal di daerah konflik, kata Dana Anak PBB (UNICEF) pada Senin (25/2).

Geert Cappelaere, Direktur Regional UNICEF untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, di dalam satu pernyataan, “Anak-anak terus hidup di 31 zona konflik aktif termasuk Al-Hudaydah, Taiz, Hajjah dan Saada, di daerah yang menyaksikan kerusuhan besar yang berkaitan dengan perang.”

Kata pejabat itu, “Tidak cukup perubahan yang terjadi buat anak-anak di Yaman, sejak Kesepakatan Stockholm pada 13 Desember 2018.”

Pages