WHO

Hengkang dari WHO, AS Berikan Pukulan Terhadap Perang Melawan Corona Victor Maulana

KONFRONTASI -   Keptusan Amerika Serikat yang hengkang atau cabut dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) mendapat reaksi dari negara-negara besar. Rusia, misalnya, menyesalkan keputusan itu karena akan memberikan pukulan pada kerangka internasional untuk kerja sama melawan pandemi Corona.

Benua Amerika Jadi Episentrum Baru Penyebaran Corona

KONFRONTASI-Benua Amerika muncul sebagai episentrum baru pandemi COVID-19, demikian dinyatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada konferensi pers Selasa (26/5).

Pernyataan itu muncul saat penelitian Amerika Serikat memprediksikan lonjakan kematian di Brazil dan negara-negara Amerika Latin lainnya hingga Agustus.

“Kini bukan saatnya untuk negara-negara untuk melonggarkan pembatasan,” kata Carissa Etienne, Direktur WHO untuk Amerika sekaligus kepala Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) melalui konferensi video.

AS Ancam Minggat dari WHO, Begini Respon China

KONFRONTASI-Ancaman Amerika Serikat untuk keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hanyalah untuk mengalihkan kesalahan Washington atas penanganan Covid-19.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian kepada wartawan pada Selasa (19/5). Itu adalah respons untuk surat dari Presiden Donald Trump yang mengancam akan menghentikan pendanaan untuk WHO.

Trump Pertimbangkan Salurkan Kembali Sejumlah Bantuan untuk WHO

KONFRONTASI-Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan pemerintahannya sedang mempertimbangkan beberapa proposal tentang Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Salah satu proposal mengusulkan AS akan membayar sekitar 10% dari level pendanaan sebelumnya.

Dalam Twitternya, Trump menekankan belum ada keputusan akhir dan pendanaan AS untuk WHO masih dibekukan.

Trump menghentikan kontribusi AS pada WHO pada 14 April karena lembaga itu dituduh mempromosikan disinformasi China tentang wabah virus corona.

Indonesia Protes Keras WHO, Keluarkan Imbauan Menyesatkan Rugikan Banyak Negara: Infografis WHO menyesatkan dan tidak akurat

KONFRONTASI -   Indonesia bersama negara tetangga Malaysia sempat bersitegang dengan otoritas kesehatan dunia (WHO) belum lama ini.

Hal itu lantaran imbauan menyesatkan yang dikeluarkan oleh WHO mengenai salah satu tanaman yang banyak tumbuh di kedua negara tersebut.

Covid-19 akan Bertahan dalam Waktu yang Lama

KONFRONTASI - Virus corona tipe baru penyebab Covid-19 akan bertahan dalam waktu yang lama. Pasalnya, ada tren kenaikan infeksi yang mengkhawatirkan di beberapa bagian Afrika, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan.

Demikian hal itu dikatakan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus.

“Sebagian besar negara masih dalam tahap awal epidemi dan beberapa yang terdampak awal pandemi mulai melihat kebangkitan dalam kasus-kasus,” kata Ghebreyesus pada Rabu (22/4).

WHO Ingatkan Pasar Basah Harus Higienis dan Tidak Perdagangkan Satwa Liar

KONFRONTASI-Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan apabila pemerintah suatu negara mengizinkan kembali pasar basah (wet market) beroperasi, mereka harus memastikan sarana dan produk yang dijual higienis dan sesuai standar keamanan pangan, kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

WHO Tak Terima Disebut China Sentris Oleh Trump

KONFRONTASI-Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menolak tudingan Trump yang menyebut lembaga tersebut bersikap China-sentris. Tedros mendesak adanya persatuan antara para pemimpin dunia, sehari setelah agensi ini mendapat kecaman dari Presiden AS Donald Trump.

Trump mengatakan pada Selasa (7/4) bahwa ia akan mempertimbangkan untuk mengakhiri pendanaan AS untuk lembaga tersebut. Trump menuduh WHO sangat China-sentris dan mengatakan mereka benar-benar menghancurkan respons pandemi mereka.

Pages