26 March 2019

Ulama

Tragedi Masjid Christchurch, Ulama Didesak Keluarkan Fatwa Haram Game Perang Online "The PlayerUnknown’s Battlegrounds"

KONFRONTASI -  Malaysia mendesak para ulama di Malaysia mengharamkan Game perang online The PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG). Hal itu disampaikan setelah beredar laporan bahwa game tersebut menginspirasi pelaku penembakan kejam di Christchurch, Selandia Baru.

Ulama di Barisan Prabowo-Sandiaga Bakal Sumbang Jutaan Suara

KONFRONTASI-Sejumlah ulama yang bergabung di barisan pemenangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, diyakini mampu memberikan sumbangan suara signifikan untuk memenangkan pasangan nomor urut 02 pada Pilpres 2019 nanti. Diprediksi, ulama di barisan Prabowo-Sandi akan memberikan lebih dari 25 juta suara.

Jokowi Minta Tunjukkan Ulama Mana yang Dikriminalisasi

KONFRONTASI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah melakukan kriminalisasi kepada ulama, tudingan yang kerap dialamatkan kepada dirinya dalam beberapa waktu ke belakang. Ia meminta agar ditunjukkan ulama yang dianggap sedang dikriminalisasi oleh dirinya. 

"Tunjukkan, ulama mana yang dikriminalisasi, saya urus nanti. Saya urus. Saya juga enggak mau kok," saat memberikan sambutan dalam pembagian sertifikat tanah, di Lapangan Maulana Yudha, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (18/2). 

PKS Janji akan Perjuangkan RUU Pemuliaan Alim Ulama

KONFRONTASI -   Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berjanji akan memperjuangkan RUU Pemuliaan Alim Ulama, tokoh agama dan simbol agama, apabila meraih suara signifikan dalam Pemilihan Legislatif 2019.

Ini Yang Dikhawatirkan Rasulullah terhadap Ulama

KONFRONTASI -  APA yang sebenarnya dikhawatirkan Rasulullah 14 abad yang lalu terhadap umatnya sekarang?

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Ibnu Syihab, Rasulullah SAW pernah bersabda, ''Hai para sahabat, aku khawatir terjadi tiga perkara yang menimpa komunitas bangsa dan masyarakat.'' Lantas para sahabat bertanya, ''Apa ya Rasulullah yang engkau khawatirkan?''

Wakil Ketua MPR: Ulama Bisa Berperan Melalui Parlemen

Konfrontasi - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid didampingi Pimpinan Fraksi PKS MPR Soenmanjaya Rukmandis menerima peserta program Pendidikan Kaderisasi Ulama (PKU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor. Pertemuan berlangsung di Ruang GBHN Gedung Nusantara Komplek Parlemen, Jakarta, Jumat (2/11/2018) petang.

Dalam pertemuan itu, Hidayat menjelaskan tentang peran ulama dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui peran serta di lembaga perwakilan seperti MPR dan DPR. Keberadaan NKRI sebagai harga mati, salah satunya adalah karena peran parlemen. Misalnya Pasal 1 ayat 1 dari UUD NRI Tahun 1945 yang menyebutkan bahwa negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik.

Hidayat menceritakan usia Indonesia setelah merdeka tidak lama. Sebab, pada 15 Nopember 1946, Belanda hanya mengakui negara Indonesia adalah Jawa, Sumatera, dan Madura. Pada September 1948, sudah berdiri negara Republik Soviet Indonesia dengan ibukota Madiun. Lalu, pada 27 Desember 1949 melalui Konperensi Meja Bundar, Belanda mengakui Republik Indonesia Serikat (RIS) dengan UUD RIS dan 16 negara bagian (salah satu negara bagian adalah Republik Indonesia dengan ibukota di Yogyakarta).

Pada waktu itu parlemen berperan mengembalikan Indonesia menjadi NKRI. Ini tidak lepas dari peran ulama. Saat sidang DPR RIS, tampil seorang santri, tokoh ulama, dan ketua fraksi partai Masyumi DPR RIS yaitu M. Natsir.

Prabowo: Sedikit-sedikit Ulama Dibilang Radikal, Anti-Pancasila - #PrabowoSandi

KONFRONTASI -  Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, menyebut kondisi Indonesia saat ini tidaklah kondusif. Menurut dia, saling curiga dan saling tuduh seringkali terjadi memicu kegaduhan di tengah masyarakat. 

Serius, Ulama dan Agamawan Terlibat Pilpres 2019?

Oleh: Hanif Kristianto
Analis Politik dan Media

Karakter politik demokrasi di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari agama. Sekuat apapun upaya pemisahan politik dengan agama, akhirnya sia-sia belaka. Sentimen keagamaan, baik ide maupun agamawan, dalam kajian komunikasi politik begitu menarik. Ide dan kalangan agamawan menjadi daya dukung dan penarik suara dari bawah.

Ketika PKI Menekan Ulama Meminjam Tangan Negara

Oleh: Prof. Dr. Ing. H  Fahmi Amhar

Saya lahir ketika Orde Baru sedang mulai berkuasa,
yang saya tahu, saat itu PKI, anggota, keluarga dan pengikutnya,
sedang dikejar-kejar dari lubang semut sampai lubang buaya.
Tetangga saya di-pulau-Buru-kan sepuluh tahun lamanya.
Padahal di tahun 1960an, dia hanya orang-orang sederhana,
yang karena takut pada PKI lalu ikut menjadi penggembira acaranya.

Sandi Uno, Ulama dan Tugas Sang Cendikiawan

Oleh:   Dr. Syahganda Nainggolan

 


Beberapa hari ini kita diributkan pelabelan ulama pada diri Sandi Uno. Hal itu terkait dengan pernyataan Dr. Hidayat Nurwahid (HNW), bahwa merujuk Surah Al Fathiir 28 dan Assyura 197, di mana disebutkan bahwa ulama adalah orang yang berilmu dan sekaligus takut pada Allah, maka Sandi Uno termasuk seorang ulama.

Pages