18 February 2020

Turki

Viral, Fenomena Banjir 'Darah' Usai Gempa di Turki

KONFRONTASI -   Pada bulan Januari 2020, Turki mengalami gempa yang cukup besar, yaitu 6,8 magnitudo. Gempa tersebut memakan korban jiwa sebanyak 36 orang dan korban luka-luka 1.607 orang. Gempa bumi terjadi pada kedalaman sekitar 9 mil dan berpusat di dekat distrik Sivrice, di provinsi Elazig, Turki timur.

Kemudian provinsi itu diguncang lebih jauh oleh serangkaian gempa susulan mulai dari antara 5,4 hingga 3,3 skala Richter. Sehabis gempa muncul fenomena aneh yang meresahkan yaitu berubahnya air menjadi merah seperti darah.

Gulen Ramalkan Erdogan Bakal Tumbang Seperti Hitler

KONFRONTASI- Ulama berpengaruh di Turki, Fethullah Gulen, menyatakan bahwa pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan akan berakhir dengan buruk. Erdogan yang membatasi kebebasan berpendapat warganya akan jatuh seperti yang dialami pemimpin Nazi Adolf Hitler atau Josep Stalin di Rusia.

“Akhir dari semua tiran narsis sudah selesai, seperti Hitler atau Stalin. Erdogan akan mengalami nasib yang sama,” ujar Gulen seperti dikutip media utama Jerman, Die Welt, Rabu (29/1).

Bangsa Barat Bukan Pencipta Robot, Robot Pertama di Dunia Diciptakan oleh Ilmuwan Muslim dari Turki

KONFRONTASI -  Tahukah kalian bahwa teknologi robot pertama ternyata dibuat oleh seorang ilmuwan muslim yang bernama Musa Dede. Cerita tersebut sudah dimasukan dalam sebuah dokumen sejarah kekaisaran Ottoman. Diketahui ilmuwan muslim tersebut berasal dari negara Turki.

Cerita ilmuwan muslim membuat teknologi robot bermula di tahun 1887, pada saat itu keponakan kaisar jepang yang bernama pangeran Komatsu ingin berkunjung ke Istanbul untuk memberikan hadiah kepada Sultan Abdulhamid Han.

Korban Tewas Gempa Turki Jadi 21 Orang, Lebih dari 1.000 Lainnya Luka-luka

Konfrontasi - Korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 6,8 di Sivrice, Turki bagian timur, bertambah menjadi 21 orang. Lebih dari 1.000 orang mengalami luka-luka dalam gempa yang merobohkan gedung-gedung setempat ini.

Bom Mobil Sasar Kontraktor Turki di Somalia

KONFRONTASI-Bom mobil yang menyasar kelompok kontraktor Turki meledak pada Sabtu di Afgoye, barat laut ibu kota Somalia Mogadishu, demikian keterangan polisi.

Tidak ada informasi segera mengenai korban.

"Mobil sarat bom yang sedang melaju kencang menghantam sebuah restoran, tempat para insinyur Turki dan polisi Somalia sedang makan siang," kata petugas polisi Nur Ali kepada Reuters dari Afgoye.

Alasan Mahkamah Konstitusi Turki Buka Akses Wikipedia

Konfrontasi - Mahkamah Konstitusi (MK) Turki membuka kembali akses Wikipedia setelah 2,5 tahun dilarang. Hal ini karena, seperti dilansir dari laman The Verge, Jumat, 17 Januari 2020, pengadilan menemukan jika larangan tersebut telah melanggar kebebasan berekspresi pada akhir tahun lalu.

Pernyataan pengadilan ini kemudian dipublikasi, dan beberapa jam kemudian akses ke Wikipedia dibuka.

Turki Lakukan Ekspansi ke Libya, Dinilai Bersumber Pada Keyakinan Datangnya Mahdi

KONFRONTASI -   Adnan Tanrıverdi Kepala Penasehat Keamanan Militer Presiden Recep Tayyip Erdoğan, dan pendiri perusahaan paramiliter yang disponsori pemerintah Turki SADAT, yang membuat heboh dunia Arab dan juga media akhirnya mengundurkan diri. Ini karena pernyataan kontroversialnya pada pekan lalu bahwa pihaknya sedang mempersiapkan kedatangan seorang Mahdi, tokoh penyelamat dan pemimpin yang telah lama ditunggu-tunggu dan dikirim untuk memimpin dunia Islam.

Turki Bisa Lanjutkan Proses Hukum Kasus Khashoggi

KONFRONTASI -   Turki menyatakan, keputusan Arab Saudi menghukum mati lima orang yang terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi tidak akan menghentikan langkah negaranya melanjutkan proses hukum. Khashoggi dibunuh di Konsulat Arab Saudi, di Istanbul, Turki, pada Oktober 2018.

Pengacara kriminal Ersan Sen mengatakan kepada Anadolu Agency, Turki memiliki hak pengadilan atas kasus pembunuhan Khashoggi. Sebab, keputusan pengadilan Arab Saudi tidak mengikat.

Turki akan Uji Coba Sistem Pertahanan S-400 Buatan Rusia

KONFRONTASI-Pesawat-pesawat tempur F-16 milik Turki dijadwalkan beterbangan di Ibu Kota Turki, Ankara, pada Senin dan Selasa untuk menguji coba sistem pertahanan rudal S-400 Rusia yang baru dibeli, menurut laporan media massa Turki.

Uji coba tetap dilakukan kendati ada tekanan dari Amerika Serikat agar Turki membatalkan pembelian sistem rudal buatan Rusia tersebut.

Turki Beli S-400 Bukan Sekedar untuk Pajangan

KONFRONTASI-Kepala Direktorat Industri Pertahanan Turki Ismail Demir menegaskan negaranya membeli sistem pertahanan rudal S-400 dari Rusia untuk digunakan, tidak untuk dipajang saja. Pernyataan itu muncul etelah perundingan antara Presiden Turki Tayyi Erdogan dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Pages