16 December 2019

Turki

Turki akan Uji Coba Sistem Pertahanan S-400 Buatan Rusia

KONFRONTASI-Pesawat-pesawat tempur F-16 milik Turki dijadwalkan beterbangan di Ibu Kota Turki, Ankara, pada Senin dan Selasa untuk menguji coba sistem pertahanan rudal S-400 Rusia yang baru dibeli, menurut laporan media massa Turki.

Uji coba tetap dilakukan kendati ada tekanan dari Amerika Serikat agar Turki membatalkan pembelian sistem rudal buatan Rusia tersebut.

Turki Beli S-400 Bukan Sekedar untuk Pajangan

KONFRONTASI-Kepala Direktorat Industri Pertahanan Turki Ismail Demir menegaskan negaranya membeli sistem pertahanan rudal S-400 dari Rusia untuk digunakan, tidak untuk dipajang saja. Pernyataan itu muncul etelah perundingan antara Presiden Turki Tayyi Erdogan dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Menjelang Muktamar, KAMMI Turki Usulkan Debat Online Lintas Negara

KONFRONTASI - Menjelang perhelatan Muktamar ke-XI KAMMI yang akan diadakan di Jawa Timur pada 11-15 Desember 2019 mendatang, memunculkan respon yang beragam dari diaspora KAMMI yang berada di luar negeri. Salah satunya adalah para aktivis KAMMI Turki yang mempertanyakan bagaimana kesiapan para kandidat ketua umum menghadapi agenda nasional tersebut.

Akun Dihack, Profil Instagram Luna Maya Berubah Jadi Wanita Turki

Konfrontasi - Akun Instagram Luna Maya diretas. Akun yang sudah dapat centang biru itu mendadak berubah nama, bio, dan kontak.

Akun Instagram Luna Maya yang sudah punya lebih dari 23,6 juta pengikut itu tiba-tiba berubah. Dalam keterangannya, tertulis nama Neslim Gungen. Si peretas mengaku berasal dari Turki.

Erdogan: Amerika Ingkar Janji soal Kurdi Suriah

Konfrontasi - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan, Amerika Serikat tidak memenuhi janji terkait milisi Kurdi di Suriah. Sebelumnya, negara adidaya tersebut menjamin milisi YPG akan mundur dari wilayah zona aman dalam waktu 120 jam.

Erdogan menegaskan bahwa ia akan mengangkat isu tersebut saat dirinya bertemu dengan Presiden Donald Trump pekan depan.

Turki Benteng Terakhir antara Eropa dan Terorisme

KONFRONTASI - Kementerian Pertahanan Turki mengumumkan, negara ini adalah benteng terakhir antara Eropa dan terorisme.

Kantor berita Anadolu (3/11/2019) melaporkan, Kemenhan Turki mengatakan, Ankara bukan saja melindungi perbatasannya sendiri, tapi juga perbatasan NATO.

Menurut Kemenhan Turki, keamanan Turki adalah keamanan Eropa, terutama NATO dan Ankara berada di garda depan perang melawan terorisme.

Bom Mobil Meledak Diperbatasan Turki dan Suriah, 13 Orang Meninggal Dunia

Konfrontasi - Sebuah bom mobil meledak dan menewaskan setidaknya 13 orang di kota perbatasan yang dikuasai Turki di timur laut Suriah. Bom tersebut meledak tepat saat ribuan orang Kurdi di wilayah tersebut melakukan unjuk rasa.

Dilansir dari AFP pada Minggu (3/11/2019), bom tersebut mengoyak Tal Abyad, salah satu dari beberapa kota yang dikuasai Kurdi namun direbut Turki pada bulan lalu, dalam serangan mematikan di lintas perbatasan.

Turki: Kami Bukan Hotel untuk ISIS

KONFRONTASI-Turki akan mengembalikan pejuang ISIS yang berasal dari luar negeri ke negara asal masing-masing. Pemerintah Turki menegaskan negaranya bukan penampungan bagi para anggota ISIS tersebut.

"Kami tidak akan menyimpannya sampai akhir waktu. Kami bukan hotel untuk ISIS," kata Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu, seperti dikutip dari AFP, Minggu (3/11/2019).

Turki Tangkap 20 Orang Terkait ISIS

KONFRONTASI- Sedikitnya 20 orang ditangkap pada Senin di Ibu Kota Turki, Ankara, karena mereka dicurigai memiliki hubungan dengan organisasi teror Da'esh, yang juga dikenal sebagai ISIS, kata satu sumber keamanan.

Para tersangka, semuanya warga negara asing, ditangkap dalam satu operasi gabungan oleh satu kontra-teror departemen kepolisian provinsi dan Organisasi Intelijen Nasional Turki (MIT), kata sumber tersebut, yang meminta tak disebutkan jatidirinya karena keterbatasan berbicara dengan media.

Ngeri, Erdogan Ancam Hancurkan Kepala Kelompok Kurdi Jika Tak Mundur dari Perbatasan

KONFRONTASI-Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Sabtu mengancam akan menghancurkan kepala orang-orang Kurdi di Suriah jika mereka tidak menarik pasukannya atau mundur dari zona aman perbatasan.

Ancaman muncul ketika Turki dan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi saling tuduh satu sama lain telah melanggar ketentuan gencatan senjata 120 jam yang ditengahi oleh Turki dan Amerika Serikat pada Kamis lalu.

Pages