13 November 2019

Suriah

Gejolak Suriah Tak Kunjung Padam, Korban Sipil Terus Berjatuhan

KONFRONTASI-Pemantau PBB melaporkan sejumlah warga sipil tewas dan terluka, sementara ribuan lainnya melarikan diri dari rumah mereka, ketika kekerasan dan pelanggaran HAM meningkat di Suriah utara dan timur laut.

Dalam lima hari terakhir saja, sekurangnya 92 warga sipil tewas dalam dua pertempuran terpisah. Kantor HAM PBB di Jenewa, Swiss, melaporkan bahwa sebagian besar kematian terjadi di daerah timur laut Suriah yang dikuasai Kurdi, yang diserang oleh militer Turki. Demikian VOA, Senin (11/11/2019).

Erdogan: Amerika Ingkar Janji soal Kurdi Suriah

Konfrontasi - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan, Amerika Serikat tidak memenuhi janji terkait milisi Kurdi di Suriah. Sebelumnya, negara adidaya tersebut menjamin milisi YPG akan mundur dari wilayah zona aman dalam waktu 120 jam.

Erdogan menegaskan bahwa ia akan mengangkat isu tersebut saat dirinya bertemu dengan Presiden Donald Trump pekan depan.

AS Bangun Pangkalan Militer Baru Dekat Lokasi Kaya Minyak di Suriah

KONFRONTASI-Amerika Serikat telah memulai pembangunan pangkalan militer baru di Gubernuran Deir Ez-Zor, yang kaya akan minyak di Suriah.

Pangkalan militer tersebut sedang dibuat di Daerah Brigade ke-113 dan di dekat Wilayah As-Sur, kata beberapa sumber lokal.

Bom Mobil Meledak Diperbatasan Turki dan Suriah, 13 Orang Meninggal Dunia

Konfrontasi - Sebuah bom mobil meledak dan menewaskan setidaknya 13 orang di kota perbatasan yang dikuasai Turki di timur laut Suriah. Bom tersebut meledak tepat saat ribuan orang Kurdi di wilayah tersebut melakukan unjuk rasa.

Dilansir dari AFP pada Minggu (3/11/2019), bom tersebut mengoyak Tal Abyad, salah satu dari beberapa kota yang dikuasai Kurdi namun direbut Turki pada bulan lalu, dalam serangan mematikan di lintas perbatasan.

Presiden Suriah Sebut Donald Trump Presiden Terbaik AS dan Musuh yang Jujur

Konfrontasi - Presiden Suriah, Bashar Al-Assad menyatakan timpalannya Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump adalah presiden AS terbaik, menyebutnya sebagai "musuh yang jujur".

"Dia bukanlah presiden yang baik karena kebijakan-kebijakannya, tapi karena dia paling terbuka. Beberapa Presiden AS pernah membuat kekeliruan dan kejahatan politik, dan menerima Nobel untuk itu," jelasnya dalam sebuah wawancara yang disiarkan televisi nasional Suriah, dilansir dari Middle East Monitor, Sabtu (2/11/2019).

Rusia Tuding AS Ingin Lindungi Penyelundup Minyak di Suriah

KONFRONTASI-Kementerian Pertahanan Rusia, Sabtu, menyerang rencana AS untuk mempertahankan dan meningkatkan kehadiran militer Amerika di Suriah Timur sebagai "aksi bandit negara internasional" yang didorong oleh keinginan melindungi penyelundup minyak dan bukan oleh masalah keamanan nyata.

Menteri Pertahanan AS Mark Esper mengatakan pada Jumat (25/10), Washington akan mengirim kendaraan-kendaraan lapis baja dan tentara ke ladang-ladang minyak Suriah guna melindunginya agar tidak jatuh ke tangan para militan ISIS.

Ngeri, Erdogan Ancam Hancurkan Kepala Kelompok Kurdi Jika Tak Mundur dari Perbatasan

KONFRONTASI-Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Sabtu mengancam akan menghancurkan kepala orang-orang Kurdi di Suriah jika mereka tidak menarik pasukannya atau mundur dari zona aman perbatasan.

Ancaman muncul ketika Turki dan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi saling tuduh satu sama lain telah melanggar ketentuan gencatan senjata 120 jam yang ditengahi oleh Turki dan Amerika Serikat pada Kamis lalu.

Erdogan Ultimatum Kurdi Segera Tinggalkan Perbatasan

KONFRONTASI-Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengultimatum para pejuang Kurdi untuk segera meninggalkan daerah perbatasan di timur laut Suriah mulai malam ini. Jika itu dilakukan, Turki akan menghentikan serangan militernya.

Pernyataan itu dilontarkan Erdogan di Parlemen Turki di tengah tekanan baginya untuk menyerukan gencatan senjata dan menghentikan serangannya ke Suriah, seperti dikutip dari Miami Herald, Rabu (16/10/2019).

Ini Alasan Erdogan Lancarkan Operasi Militer di Suriah

KONFRONTASI- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Senin (14/10) mengatakan kegagalan masyarakat internasional untuk membantu Turki menangani jutaan pengungsi menyulut operasi perdamaian di bagian timur-laut Suriah.
Di dalam satu artikel yang ia kirim ke The Wall Street Journal, Erdogan mengatakan tak satu negara pun telah merasakan sakit akibat krisis kemanusiaan yang berlangsung lebih parah daripada yang dirasakan Turki sejak perang saudara Suriah meletus pada 2011.

Serangan Turki ke Suriah Untungkan ISIS, Ini Buktinya

Konfrontasi - Pasukan Demokratik Suriah (SDF) menyebut agresi militer Turki sangat menguntungkan ISIS. Pasalnya, sejak serangan itu berlangsung, penjara-penjara berisi anggota ISIS di bagian utara Suriah menjadi tidak terurus.

Aliansi militer yang dimotori milisi Kurdi, YPG tersebut menegaskan bahwa penjagaan penjara ISIS tidak lagi jadi prioritas. SDF terpaksa memusatkan pasukan untuk mempertahankan kota-kota yang mereka kuasai agar tak dicaplok Turki.

Pages