Sipil

Pembangkangan Sipil

Oleh: Radhar Tribaskoro

 

Istilah civil disobedience (pembangkangan sipil) dipergunakan pertama kali oleh Henry David Thoreau dalam esai yang ia tulis tahun 1848 untuk menjelaskan penolakannya terhadap pajak yang dikenakan pemerintah Amerika untuk membiayai perang mereka di Mexico. Pembangkangan Thoreau berkaitan dengan rencana pemerintah AS untuk memperluas praktek perbudakan di perbatasan Mexico.

Delapan Tahun Konflik Suriah, Warga Sipil Masih Menderita

KONFRONTASI -  Konflik yang terjadi di Suriah telah mencapai tahun kedelapan. Dari sini, ratusan ribu orang tewas dan hampir 6 juta warga sipil terusir.

Konflik bermula ketika rezim Suriah pimpinan Bashar Assad menanggapi secara brutal sekelompok orang yang mengadakan protes damai di provinsi Daraa barat daya.

Insiden itu dianggap sebagai protes biasa mengikuti gejolak Arab Spring. Namun, tidak disangka bahwa insiden akan menjadi percikan perang berdarah yang akan berlangsung bertahun-tahun.

Ke Mana Aparat Sipil?

Oleh:  Saur Hutabarat

 

JUDUL itu pertanyaan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Pertanyaan menggugat karena aparat sipil 'tidak tampak' di tengah warga korban bencana. Ke mana aparat sipil?

Kata Wapres JK, "Minggu lalu, saya ke Palu melihat (penanganan) bencana. Semua yang memegang kendali tentara. Semua bantuan lewat korem, satgas lewat korem, yang mengatur tentara. Ke mana aparat sipil? Ke mana Kantor gubernur? Ke mana kantor wali kota?"

Perppu Merupakan Bentuk Teror Terhadap Gerakan Sipil Berbasis Islam

KONFRONTASI -  Pemerintah baru saja resmi menerbitkan Perppu No 2/2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan. Langkah menerbitkan Perpu ini karena UU No. 17 Tahun 2013 tentang Ormas sudah tidak relevan dalam menindak Ormas yang diduga bertentangan dengan ideologi Pancasila dan UUD 1945. Demikian disampaikan Sekjend Serikat Kerakyatan Indonesia (Sakti) Girindra Sandino melalui siaran pers yang dikirim kepada redaksi, Sabtu (15/7).

Baku Tembak di Ukraina, 22 Warga Sipil Terluka

KONFRONTASI-Setidaknya 22 warga sipil dan tentara terluka dalam penembakan terbaru antara separatis pro-Rusia dan pasukan pemerintah di Ukraina tenggara, kata para pejabat Jumat.

Kantor walikota di Donetsk, kota yang dikuasai pemberontak terbesar, mengatakan ada penembakan sebagian besar malam di dua lingkungan yang menghadapi reruntuhan terdekat dari bandara internasional, di mana tentara pemerintah telah keluar.

"Sebagai hasil dari pertempuran ..., 15 orang menderita luka pecahan peluru dari berbagai derajat keseriusan," kata kantor pers balai kota.