27 February 2020

Salim Said

Delegasi Uighur Dikabarkan Ditolak Jokowi, Salim Said: Indonesia Merdeka Apa Dijajah China?

KONFRONTASI -   Komitmen pemerintah Indonesia terhadap nasib muslim Uighur di Xinjiang, China diragukan oleh Pengamat pertahanan dan keamanan, Salim Said.

Dalam sebuah video wawancara dengan salah satu stasiun TV swasta, Salim mengungkap fakta bahwa Presiden Joko Widodo pernah menolak kedatangan delegasi Uighur di Istana Kepresidenan.

Salim Said: Kita Ingatkan Presiden, Anda Bukan Panglima Tertinggi

KONFRONTASI-Presiden Jokowi mengatakan bahwa dirinya adalah Panglima Tertinggi AD, AL, AU pada pembukaan rapat kabinet paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Senin, 2 Oktober 2017.

Banyak Yang Salah Paham soal Islam di Indonesia

KONFRONTASI - Terkait berita yang diterbitkan oleh media sebesar New York Times (NYT), Gurubesar Universitas Pertahanan Prof. Salim Said mengaku terkejut.

Pemberitaan yang diterbitkan belum lama itu menegaskan posisinya yang membela Ikhwanul Muslimin (IM) terhadap Presiden AS Donald Trump.

Salim Said: Jokowi bukan Suharto yang didukung militer

JAKARTA-Pengamat militer yang juga mantan Dubes Indonesia di Ceko, dalam sebuah diskusi di bilangan Menteng Jakarta, mengatakan bahwa Jokowi bukan Suharto yang didukung militer penuh, maka untuk memperkuat pemerintahannya Jokowi melakukan bargaining dengan loby-loby termasuk menerima Golkar dan PAN dan mengakomodasinya dalam kabinet. Ini juga dalam rangka melakukan antagonis dengan kompetiternya sehingga kewsetabilan politik dalam pemerintahannya lebih terjamin.

Salim Said: Komunisme Sudah Bangkrut, Tak Perlu Cemas akan Bangkit Lagi

KONFRONTASI-Publik dan aparat penegak hukum diminta tak perlu cemas tentang kemungkinan kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Menurut, Guru Besar ilmu politik pada Universitas Pertahanan (Unhan), Salim Said, komunisme sebagai ideologi atau pun gerakan politik sudah tak banyak yang menganutnya, tidak hanya di Indonesia, melainkan di dunia. Negara komunis terbesar yang pernah ada di dunia, yakni Uni Soviet, sudah bubar dan kini menjadi Rusia.

Salim Said: Samadikun Hartono dan Hartawan Aluwi Itu Perampok Duit Rakyat

KONFRONTASI - Buronan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Samadikun Hartono dan buronan Bank Century, Hartawan Aluwi bukan koruptor melainkan perampok uang rakyat.

"Dia merampok duit rakyat. Jadi marilah kita gunakan bahasa yang pantas," kata Guru Besar Universitas Pertahanan, Salim Said dalam diskusi 'BLBI Yang Hampir Terlupakan' di Bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/4).

Menurutnya, salah jika Samadikun disamakan dengan koruptor. "Dia bukan koruptor. Dia rampok," tegasnya.

Salim Said Miris Lihat Indonesia: Sebenarnya Apa Yang Terjadi?

KONFRONTASI - Pengamat pertahanan senior Prof. Salim Said miris melihat fenomena yang terjadi di Indonesia. Pasalnya, sebelum dikagetkan aksi teror Kamis kemarin di kawasan Sarinah, Jakarta, masyarakat dihebohkan seorang dokter yang hilang bersama bayinya dan seorang ibu hilang bersama anaknya, yang belakangan disebutkan dibawa organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).

Terinspirasi Paris Attack, Serangan Thamrin Dilakukan Sejumlah Pemuda Gila?

KONFRONTASI - Analis politik dan pertahanan, Salim Said meragukan klaim Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian, yang menyatakan para pelaku teror di kawasan Sarinah Jakarta adalah kelompok ISIS.

"Semua teroris terbunuh, dari mana Kapolda mengambil kesimpulan kalau itu ISIS?" ungkap wartawan senior itu dalam diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (16/1).

Said menilai, kesimpulan Kapolda hanya bersifat spekulatif berdasarkan data terdahulu.

Salim Said: Tanpa Keberanian dan Ketegasan, Jokowi akan Hilang

KONFRONTASI - Ilmuwan politik Prof. Dr. Salim Said mengatakan sudah waktunya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatasi kemerosotan citra dan kinerja pemerintahan dengan menjadi dirinya sendiri.

Menurutnya, secara konstitusional, kedudukan Jokowi sebagai presiden sangat kuat dan nyaris tidak mungkin dimakzulkan. Dia menjadi lebih kuat lagi karena hasil survei SMRC menunjukkan kuatnya kecenderungan publik untuk menolak pemakzulan.

Salim Said Doakan Sutiyoso Sukses jadi KaBIN

KONFRONTASI - Letjen TNI (Purn) Sutiyoso dipilih Jokowi sebagai Kepala Badan Intelijen Negara menggantikan Letjen TNI (Purn) Marciano Norman. Guru besar Universitas Pertahanan Jakarta Salim Said menilai pemilihan Sutiyoso  bukan dilatarbelakangi bahwa dia ketua umum partai politik. Salim juga mendoakan kesuksesan kepada Sutiyoso.

"Sutiyoso itu dulu bertugas di Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat. Dia tentu memiliki pengalaman intelijen saat bertugas di Sandi Yudha," kata Salim dihubungi di Jakarta, Rabu.

Pages