saham

Erick Thohir Beberkan Alasannya Lepas Semua Sahamnya di Inter Milan

Konfrontasi - Erick Thohir baru-baru ini melepas kepemilikan saham Inter Milan yang dimilikinya. Saham sebesar 31,05 persen, dilepas Erick ke Lion Rock Capital.

Dengan demikian, Erick sudah tak memiliki saham lagi di Inter. Muncul pertanyaan mengapa Erick melepas sisa kepemilikannya di Inter.

Ternyata, penjualan ke Lion Rock tersebut dilakukan demi membayar utang pada sejumlah proyek investasinya di luar negeri, khususnya sepakbola.

Soal Beli Saham Freeport, Harus Dikaji Perjanjian Awalnya

KONFRONTASI- Sebagai praktisi hukum yang menekuni hukum ekonomi/korporasi, soal beli saham Freeport, harus dilihat juga perjanjian awal. Di sektor minyak dan gas, hukum Indonesia yang juga diikuti oleh dunia, dikenal perjanjian bagi hasil, PSC atau Production Sharing Contract, di sektor Tambang juga ada Kontrak Karya, intinya, seluruh biaya ditanggung oleh negara, dari hasil produksi dan sisanya dibagi antara korporasi/investor dengan negara, sekirar 15-30% utk korporasi dan 85% -70% utk negara.

BEI Anggap 'Free Float' Praktek yang Biasa Berlaku di Bursa Dunia

KONFRONTASI-Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan bahwa metode penghitungan terhadap kelompok saham atau indeks dengan memasukan rasio free float merupakan praktik umum di bursa dunia.

"Metode itu telah menjadi common practice (praktik umum) penghitungan indeks oleh bursa-bursa utama di dunia," ujar Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi di Jakarta, Senin.

Sedianya, lanjut dia, BEI akan menerapkan metode itu dan akan efektif terhadap kelompok 45 saham unggulan (LQ45) dan IDX30 untuk periode Februari-Agustus 2019.

Saham-saham di Bursa Singapura Ditutup Menguat

KONFRONTASI - Saham-saham di Bursa Singapura berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) menguat 0,91 persen atau 27,88 poin menjadi 3.093,24 poin.

Sebanyak 1,74 miliar saham berpindah tangan senilai 1,17 miliar dolar Singapura (sekitar 856,4 juta dolar AS), dengan jumlah saham naik melebihi yang turun, sebanyak 202 saham terhadap 192 saham.

Indeks STI ditutup naik 0,15 persen atau 4,74 poin menjadi 3.065,36 poin pada Rabu (7/11). Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.[ian/ant]

Baru Melantai, Saham Perusahaan Rental Modem Ini Melejit 48%

KONFRONTASI -  PT Yello Integra Datanet Tbk (Passpod) hari ini resmi mencatatkan sahamnya (listing) di pasar modal. Dengan begitu jumlah emiten di pasar modal bertambah menjadi 573 perusahaan.

Perusahaan yang bergerak di bidang penyewaan modem ini menawarkan saham perdananya di level Rp 376 per lembar saham. Saat pencatatan saham berkode YELO ini menguat 48,94% atau langsung terkena auto reject atas ke level Rp 560.

Saham Telkom Masih Menjanjikan di Tengah Ketidakpastian Global

KONFRONTASI-Bahana Sekuritas menyampaikan bahwa saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menjadi salah satu efek yang masih dapat dilirik investor di tengah ketidakpastian global.

"Dengan memperhatikan pencapaian hingga kuartal ketiga dan risiko perekonomian baik secara domestik dan global ke depan, Bahana masih merekomendasikan beli untuk beberapa saham pilihan yang terbilang aman dan tahan uji ditengah berbagai gejolak yang ada," ujar Analis PT Bahana Sekuritas Muhammad Wafi di Jakarta, Selasa.

OTT Terkait Meikarta Bikin saham Lippo Anjlok

KONFRONTASI-Analis pasar modal Indra menilai bahwa kabar mengenai operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Bekasi terkait perizinan proyek Meikarta berdampak negatif pada kinerja saham Grup Lippo, terutama sektor properti, yang terlihat dari penurunan harga saham.

"Kabar itu membuat penilaian investor menjadi negatif terhadap saham Grup Lippo, terutama sektor properti," ujar Indra yang juga Analis Henan Putihrai Sekuritas di Jakarta, Senin.

Top Gainers 7 September: Saham Gunawan Dianjaya Steel Melonjak 30,34%

KONFRONTASI -  PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk. membukukan penguatan harga saham paling signifikan pada perdagangan hari ini, Jumat (7/9/2018).

Saham emiten bersandi GDST ini memimpin penguatan saham (top gainers) setelah ditutup menguat 30,34% atau 44 poin ke level Rp189 per lembar saham.

Menyusul di belakang saham GDST adalah saham PT Greenwood Sejahtera Tbk. (GWSA) yang menguat 25,19% atau 33 poin dan ditutup di Rp164 per lembar saham.

Pesan Capres Rizal Ramli ke Jokowi dan Kabinetnya: Hati-hati ‘Buyback’ Saham di Pasar Modal, Negara Bisa Rugi !

Pages