20 February 2020

RR

Agus Lenon dalam Kenangan Para Tokoh Pergerakan: 40 Hari Kepergiannya

KONFRONTASI- Tokoh Malari /Ketua Umum DM-UI 1974 dr Hariman Siregar dan tokoh Gerakan Mahasiswa ITB  1977/78 Dr Rizal Ramli menyampaikan kenangan dan kesannya atas sepak terjang almarhum  Agus Edy Santoso (Lenon) dalam  40 hari meninggalnya Agus, aktivis kiri Islam. Agus memiliki  memori dengan banyak aktivis 1980-an dan 1998.

Solusi Rizal Ramli soal Impor Baja yang Dikhawatirkan Jokowi

 KONFRONTASI- Pekan lalu, Presiden Jokowi menyampaikan keprihatinan atas besarnya impor baja yang masuk ke Indonesia. Baja, kata Jokowi, masuk urutan ketiga terbesar dalam daftar impor.  Besarnya jumlah impor baja itu tidak bisa dibiarkan sebab disamping merugikan industri baja nasional, juga memicu defisit transaksi berjalan. 

“Authoritarian’s Ghosts” in Indonesia's Democracy

by Dr. Rizal Ramli

JAKARTA-- Back in the early 1970s, when I was a university student in the city of Bandung, my classmates and I had come to the realization that we needed to take action if our country was to have any chance of freeing itself from the grip of authoritarian rule.  

Analisa Rizal Ramli Soal Krisis Ekonomi 1997/1998 Terbukti. Kini, Apa Kata RR Terkait Ekonomi Jokowi?

KONFRONTASI- Kerentanan, resesi, dan meruaknya  masalah ekonomi di Indonesia tampaknya sudah  dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Hal ini terlihat dari sejumlah kebijakan yang dilakukan pemerintah yang dinilai berdampak buruk bagi seluruh lapisan masyarakat.

Namun demikian, belum ada satupun ekonom, kecuali begawan ekonomi Rizal Ramli PhD, yang menelisik adanya perkiraan krisis yang terjadi di tanah Air.

Prediksi Rizal Ramli Terbukti lagi: Ribuan Nasabah Reksa Dana Ngaku Rugi, capai Rp6 trilyun

KONFRONTASI- Ratusan nasabah yang menjadi korban produk reksadana Mina Padi dan Emco Aset Manajemen mengadu ke pengacara kondang Hotman Paris.

Mereka berbondong-bondong mendatangi Kopi Johny, di kawasan Jakarta Utara, Minggu (16/2/2020).

Diduga, hampir sekitar 6.000 nasabah mengaku telah rugi besar karena membeli produk reksa dana kedua manajer investasi tersebut, dengan total kerugian mencapai lebih dari Rp6 triliun.

Pandangan Rizal Ramli Agar Indonesia Capai Pertumbuhan Ekonomi yang Baik di 2020

KONFRONTASI- Tokoh nasional yang juga ekonom senior Rizal Ramli mengingatkan bahwa kondiri ekonomi RI saat ini berada di posisi yang memprihatinkan, mengingat target kenaikan pada pertumbuhan ekonomi yang digembar-gemborkan tidak kunjung datang.

RR Sentuh soal Kualitas Kepemimpinan Nasional

KONFRONTASI- Seperti biasa, mantan menteri keuangan Rizal Ramli rajin melontarkan kritik terhadap kinerja pemerintah, termasuk saat berbicara di acara Indonesia Lawyers Club / ILC di tvOne  baru-baru ini pada edisi 'Menatap Indonesia.'

Saat Rizal Ramli menyinggung ketertinggalan Indonesia dibanding negara-negara lain, kalah cepat berpacu, mantan menteri yang juga dikenal sebagai pengamat ekonomi ini menyinggung soal kualitas kepemimpinan nasional.

Rizal Ramli: Banyak ‘Penumpang Gelap’ di rancangan Omnibus Law

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli  mengingatkan  pemerintah dan mengkritik bahwa banyak ‘penumpang gelap’ di rancangan Omnibus Law, yang semakin menjauhkan keadilan & kemakmuran untuk rakyat. Ternyata Omnibus tidak lebih dari ‘Bus Sewaan’ untuk kelompok punya uang.

‘’Tulisan mas Bambang Kesowo ''Pembonceng Omnibus di koran Kompas  13 Feb. pekan ini bagus sekali,’’ujar RR mengapresiasi esai Bambang Kesowo di harian Kompas tersebut.

Rizal Ramli: Kelakuan Srintil, Beraninya Uber yang Kecil-Kecil.Mau Hapuskan Royalty Batubara

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli (RR) mengingatkan, Kelakuan Srintil (cara Menkeu terbalik Sri Mulyani), beraninya uber yang kecil-kecil, ngomong bayar pensiunan berat, tapi mau hapuskan royalty batubara. 

Rizal Ramli Serukan ''Stop dan Hentikan Demokrasi Kriminal, Politik Uang, Korupsi''

KONFRONTASI- Tokoh Nasional Dr Rizal Ramli menilai kunci yang menghancurkan ketatanegaraan Indonesia saat ini adalah ‘politik uang, money politics, KKN (korupsi,kolusi, nepotisme)’. Hal ini jelas berbeda dengan negara lain yang tingkat demokratisasinya sudah maju.

“Saya diundang makan siang dengan PM (Perdana Menteri) Belanda. Iseng-iseng saya tanya ke dia, ‘habiskan uang berapa untuk jadi PM?’ Dia tersinggung. Dia bilang saya kurang ajar tanya seperti itu,'” ujar Rizal di Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Pages