22 October 2019

Rizal Ramli

Rizal Ramli: Pak Jokowi Punya Cita-cita yang Besar, Tapi...

KONFRONTASI-Sejumlah tokoh telah dipanggil Presiden Jokowi untuk bergabung di kabinet, tak terkecuali dengan rivalnya di Pilpres 2019, Prabowo Subianto, yang akan menempati sektor pertahanan.

Terkait hal tersebut, ekonom senior Rizal Ramli mengatakan sosok Prabowo tulus saat mengatakan ingin membantu pemerintahan Jokowi.

“Pada dasarnya Pak Prabowo itu baik hatinya, meskipun imagenya kayaknya galak banget gitu. Tapi dia gentlemen, apa yang dia katakan, itu yang dia kerjakan” ungkapnya dalam tayangan wawancara dengan Tvone, Senin (21/10/2019).

Renungan Kebangsaan: Rizal Ramli Bertanya, Untuk Siapa Kalian Bekerja?

KOLONIALISME Belanda di Nusantara sebenarnya dilakukan terutama bukan dengan operasi militer, melainkan kebanyakan lewat perjanjian dengan raja-raja atau pangeran setempat.

Intinya, karena elit kekuasaannya mau diajak berkongsi dengan penjajah.

Jumlah tentara VOC dan Hindia Belanda* tidaklah terlalu besar. Kalah besar kalau dibandingkan dengan Inggris, sehingga saking besarnya, wilayah jajahan Inggris adalah yang terluas di dunia.

Rizal Ramli Paparkan Penyebab Ekonomi RI Makin 'Nyungsep'

KONFRONTASI-- Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli mengatakan bahwa ekonomi Indonesia tahun 2019 akan semakin ‘nyungsep’ atau merosot.

Ekonom senior tersebut memprediksi ekonomi Indonesia sepanjang 2019 bakal tumbuh hanya sebesar 4,5 persen, jauh dari target pemerintah yakni sebesar 5,2 persen.

Rizal Ramli: Mafia Berkeley Bikin Ekonomi Indonesia Dari Awal Babak Belur

KONFRONTASI -   SEJAK dulu hingga saat ini setiap kali turun ke lapangan, baik sebagai jurnalis maupun selaku pengamat sosial, saya kerap menemui sebuah pertanyaan dari sejumlah orang di lapisan bawah. Begini pertanyaannya: “Kenapa ekonomi Indonesia sejak awal selalu saja tumbuhnya sangat lambat. Padahal, negara kita punya banyak uang dan punya kekayaan alam yang lebih melimpah. Ke mana semua itu? Apakah ada orang jahat (penjahat ekonomi) yang sengaja menguasai untuk kepentingan kelompoknya saja?

Rizal Ramli: Penunggak BPJS Tidak Bisa Urus SIM, Itu Kejam Banget!

KONFRONTASI-Kecaman dilontarkan berbagai kalangan terkait sanksi bagi penunggak iuran BPJS Kesehatan tidak bisa mengakses pelayanan public, seperti tidak bisa mengurus SIM, passport, kredit bank, sertifikat tanah dan lainnya. Aturan ini tertuang dalam Inpres yang bertujuan untuk meningkatkan kolektibilitas iuran BPJS Kesehatan.

Rizal Ramli: Masih Ada Solusi Benahi BPJS Kesehatan Tanpa Menambah Beban Rakyat Kecil

KONFRONTASI-Sengkarut BPJS Kesehatan menjadi sorotan banyak pihak, bahkan pemerintah berencana menaikkan iuran BPJS Kesehatan untuk kelas mandiri I dan II mulai awal tahun mendatang. 

Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo menuturkan besaran kenaikan sesuai dengan usulan Kementerian Keuangan sebesar 100 persen dari iuran semula. Dengan kepastian tersebut berarti, iuran kepesertaan BPJS Kesehatan untuk golongan mandiri I naik dari Rp80 ribu menjadi Rp160 ribu per orang per bulan dan kelas mandiri naik dari Rp51 ribu per bulan menjadi Rp110 ribu.

Rizal Ramli Benar Lagi, Kali Ini Soal ‘Buzzer Anjing Penggonggong’

Oleh: Edy Mulyadi, analis/jurnalis

KEPALA Staf Kepresidenan Moeldoko membuat pernyataan jujur dan mengejutkan. Dia bilang, istana tidak lagi memerlukan ‘buzzer’ alias para penggonggong.

Saya lebih suka menyebut mereka dengan penggonggong. Bukankah perilaku orang-orang ini bak anjing yang menggonggong untuk melindungi tuannnya?

Rizal Ramli Tantang Sri Mulyani Beri Solusi Agar Ekonomi Tumbuh Lebih Tinggi

KONFRONTASI-Menteri Keuangan Sri Mulyani mengimbau perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk waspada dan mencegah risiko gagal bayar utang, di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi RI.

Menurut dia, ancaman krisis global memaksa perusahaan-perusahaan untuk mengubah asumsi mereka untuk tetap bisa mencetak keuntungan. Karenanya, perusahaan juga harus memperhatikan dinamika lingkungan operasinya secara rinci.

Rizal Ramli Di Festival Balinale

Film Dan Budaya Dapat
Mengikis Sistem Otoriter

 

KONFRONTASI -  Indonesia merupakan pasar film paling potensial di Asia Pasifik dengan rata-rata pertumbuhan 28 persen per tahun. Sedangkan jumlah penontonnya yang kini mencapai 50 juta masih akan terus meningkat. Dibarengi dengan bertambahnya jumlah gedung bioskop dari  1.700 gedung pada 2018 akan berkembang menjadi 3.000 gedung antara tahun 2020-2021.

Rizal Ramli Sebut Indonesia Sedang Alami Pancaroba Politik, Ini Lima Faktor Pemicunya

KONFRONTASI-Tokoh nasional Rizal Ramli mengatakan, Indonesia tengah memasuki pancaroba. Namun, yang dimaksud bukan terkait dengan perubahan cuaca, melainkan perubahan politik.

Menurut mantan Menko Ekuin di era pemerintahan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur itu, pancaroba politik bisa diartikan perubahan menuju Indonesia maju atau justru mengalami kemunduran.

Setidaknya, kata Rizal Ramli, ada lima faktor yang membuat pancaroba politik itu terjadi. Pertama, sebut Rizal Ramli, dari aspek hukum, khususnya pemberantasan korupsi.

Pages