21 January 2020

presiden jokowi

Fadli Zon Apresiasi Pidato Jokowi Pada Pembukaan KAA

KONFRONTASI-Pidato Presiden Joko Widodo saat membuka Konferensi Asia Afrika di Jakarta, Rabu (22/4) banjir apresiasi, termasuk dari Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

Fadli terang-terangan memuji pidato Jokowi yang menurutnya tergolong keras, terutama terhadap Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

"Saya sangat mendukung itu, itu suatu ucapan dan sikap yang pantas acungi jempol dan apresiasi. Dan itulah kalau kita ingin merdeka seperti itu," kata Fadli Zon di gedung DPR Jakarta, Kamis (23/4).

Siapa Dibalik Isi Pidato Presiden Jokowi yang Mengundang Decak Kagum Delegasi KAA

 KONFRONTASI-Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato yang berisi kritik dalam pembukaan Konferensi Asia-Afrika 2015 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (22/4/2015). Pidato Jokowi ini langsung mendapat sambutan meriah peserta KAA yang hadir.

Siapakah yang menyusun pidato itu? Ternyata, pidato itu disusun sejak lama oleh tim yang dinamakan Tim Substantif. Isi tim itu adalah Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto.

Kata Presiden Jokowi , Asia Afrika hadapi tantangan baru

KONFRONTASI-Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengatakan negara-negara Asia Afrika saat ini menghadapi tantangan baru yang berbeda dengan yang dihadapi 60 tahun lalu, meski demikian dengan kerja sama yang erat semua tantangan dapat dihadapi bersama.

Presiden Jokowi Bagikan KIS ke Buruh Perkebunan Karet

KONFRONTASI-Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) membagikan secara simbolis Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada sejumlah buruh di perkebunan PT Perkebunan Nusantara III, Kecamatan Sei Karang, Kabupaten Deli Serdang, Medan, Sumatera Utara, Sabtu.

"Bangsa yang maju, bangsa yang kuat adalah bangsa yang sehat. Jadi, tanpa kesehatan jangan harap negara maju," ujar Presiden Jokowi.

Pembagian KIS di perkebunan milik PT Perkebunan Nusantara III merupakan pertama kalinya dilakukan untuk tahun anggaran 2015.

Presiden Jokowi Diangkat Sebagai Warga Kehormatan Pasukan Khusus TNI

KONFRONTASI - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko didampingi Kasad Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., dan Kasau Marsekal TNI Agus Supriatna mengangkat Presiden RI Ir.

Pengamat Minta Mabes TNI Kaji Ulang Konstitusionalitas Pembaretan Presiden Jokowi (Panglima Tertingi ABRI)

KONFRONTASI-Penghargaan pemberian baret kepada Presiden Joko Widodo dinilai kurang tepat. Simbolisasi pengangkatan Jokowi menjadi warga kehormatan TNI ini dianggap tak perlu mengingat presiden sesungguhnya telah resmi menjadi "warga TNI" ketika diangkat sumpah sebagai kepala negara.

Pandangan tersebut dikemukakan Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahudin, sebab pada Pasal 10 UUD 1945 tegas menyatakan, presiden memegang kekuasaan tertinggi atas Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. 

Presiden Bisa Lantik Badrodin Kamis Malam Ini

KONFRONTASI-Proses fit and proper test calon Kapolri Komjen Pol Badrodin Haiti terbilang lancar. Bahkan, kalau Presiden Joko Widodo mau melantiknya jadi Kapolri Kamis (16/4) malam atau Jumat (17/4) pagi, itu sudah bisa dilakukan.

Itu karena Kamis sore direncanakan DPR langsung menggelar sidang paripurna untuk pengambilan keputusan tingkat I, menyetujui Badrodin sebagai Kapolri. Setelah itu pimpinan DPR langsung bersurat ke Presiden Joko Widodo.

Ssst Baru Kali Ini Lho, Ada Presiden Tinjau Ujian Nasional

KONFRONTASI-Sidak hari kedua ujian nasional (UN) tidak hanya dilakukan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan. Presiden Joko Widodo pun ikut meninjau persiapan dan pelaksanaan UN di sejumlah sekolah. Salah satunya ialah SMA Negeri 2 Gajah Mada.

Pengamat Sosial Kemasyarakatan : Jokowi bukan lagi milik PDI Perjuangan dan bukan petugas partai

KONFRONTASI-Pernyataan keras Megawati Soekarno Putri di Bali, saat Musayawarah Nasional partai PDI Perjuangan, yang mengatakan, bila para kadernya tak mau disebut petugas partai "Silahkan Keluar!" ucapan itu seolah ditujukan pada Presiden Jokowi.

Presiden Harapkan Kerjasama Lebih Kongkrit dengan Jepang

KONFRONTASI-Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan tindak lanjut kerjasama yang lebih kongkrit dengan Jepang dan Tiongkok dalam kunjungan kenegaraannya selama dua hari di Jepang dan Tiongkok.

"Kunjungan resmi kenegaraan ini dimaksudkan untuk menindaklanjuti pembicaraan pada November lalu dengan Presiden Tiongkok Xi Jin Ping dan Perdana Menteri Shinzo Abe," ujar Presiden Joko Widodo sebelum melakukan lawatan luar negerinya di Bandara Halim Perdanakusumah, Minggu.

Pages