23 September 2019

pks

FPKS Minta Pemindahan Ibu Kota Negara Dikaji Secara Komprehensif

KONFRONTASI- Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini menilai kebijakan pemindahan ibukota negara adalah isu strategis nasional yang harus dikaji secara komprehensif, kritis, rasional, dan konstruktif.

"Fraksi PKS sebagai stakeholder negara mengajak publik untuk ikut berpartisipasi melalui diskusi publik," kata Jazuli Juwaini dalam diskusi bertajuk "Pemindahan Ibukota Negara" di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu.

Gerindra dan PKS Tolak Anggota Dewan Pengawas KPK Dipilih Presiden

KONFRONTASI - Meski hanya dihadiri 80 dari 289 anggota DPR yang mengisi absensi,revisi UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK).tetap disahkan dalam Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/9).

Salah satu yang menyita perhatian dari revisi itu adalah pembentukan Dewan Pengawas KPK. Pembentukan Dewan Pengawas menjadi catatan penting bagi Fraksi Partai Gerindra dan PKS.

Ini Respon PKS Seandainya Ditinggal Gerindra

KONFRONTASI-Politikus PKS Mardani Ali Sera mengatakan, partainya tak akan "sakit hati" jika nantinya Partai Gerindra betul bergabung ke pemerintah Jokowi-Ma"ruf Amin.

"Di politik enggak ada baper. Kita masing-masing punya satu garis bawahnya politik ke depan jangan lagi berpikir politik elite ya. Makin kompatible sikap parpol dengan aspirasi rakyat banyak, maka makin besar peluang parpol itu mendapat dukungan," kata Mardani di Kompleks Parlemen, Senayan, Senayan, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

PKS Harapkan Parpol Pendukung Prabowo-Sandi Jadi Oposisi

KONFRONTASI- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berharap seluruh partai politik (parpol) yang sebelumnya tergabung dalam Koalisi Adil Makmur (KAM) pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, agar menjadi parpol penyeimbang dengan duduk sebagai oposisi. 

Hal ini dikatakan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera dalam Dialog Kenegaraan dengan tema 'Langkah Demokrasi RI setelah Usia 74' di Media Center, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Dipuji, Keputusan KSAD Pertahankan Enzo Allie

KONFRONTASI-Keputusan TNI AD yang mempertahankan seorang tarunanya, Enzo Zenz Allie,18, tetap mengikuti pendidikan Akademi Militer (Akmil) dinilai tepat.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera memuji Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa. "Tepat dan berjiwa besar," ujar Mardani Ali Sera dilansir SINDOnews, Selasa (13/8/2019).

Legislator asal daerah pemilihan Jawa Barat VII inipun mengapresiasi KSAD Jenderal Andika Perkasa. Sebab, Enzo Zenz Allie dianggap aset bangsa. 

PKS Sinyalir Ada Upaya Menghambat Pergantian Wagub DKI

KONFRONTASI-Politikus PKS Nasir Djamil mengaku heran terkait lamanya proses pergantian kursi wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta yang sampai saat ini belum juga rampung diputuskan. Nasir menduga ada pihak yang sengaja menghambat PKS menduduki kursi DKI 2 mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

"Saya juga nggak tahu sepertinya ada upaya untuk membolak-balikan sesuatu yang sudah diatur, sesuatu yang sudah disepakati," kata Nasir di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (8/8).

PKS Desak Dewan Segera Gelar Pilwagub DKI

KONFRONTASI-Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta meminta pimpinan dewan segera menggelar rapat pimpinan untuk menetapkan jadual pemilihan wakil gubernur (Pilwagub). Alasannya aturan tata tertib (Tatib) yang disusun panitia khusus (Pansus), sudah tuntas.

"Tinggal penetapan sidangnya yang akan ditentukan oleh rapat pimpinan DPRD,"kata Abdurrahman Suhaimi, Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Menurut Suhaemi, penentuan rapat pimpinan merupakan kewenangan Ketua DPRD Prasetio Edi Marsudi. "Itu adalah wewenang Pak Prasetyo dalam menginstruksikan Sekretaris Dewan DPRD DKI Jakarta untuk mengirim surat ke seluruh pimpinan fraksi guna memulai Rapimgab," katanya.

Dalam rapat tersebut nantinya Pansus Tatib akan melaporkan hasil kerjanya. Sebab, pansus sudah menuntaskan tugasnya.

"Suratnya kan yang tanda tangan siapa? Iya, Pak Prasetio. Dia yang menginstruksikan untuk buat surat. Kita pansus sudah laporan. Hasil draf Pansus sudah dilaporkan ke pimpinan untuk ditindaklanjuti," kata Suhaimi.

Suhaimi menyadari bahwa keterlambatan pemilihan Wagub DKI Jakarta merupakan imbas dari banyaknya kepentingan dan lobi-lobi politik terjadi di DPRD DKI Jakarta. "Ya ini proses politik, pasti dibutuhkan ada komunikasi, ada lobi. Semua upaya kita lakukan. Jadi kita berharap dalam waktu dekat mudah-mudahanlah ada Wagub, Pak Syaikhu atau Pak Agung," katanya.

Mardani Ali Sera: Monggo saja Garbi jadi Partai

KONFRONTASI - Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera mengatakan pihaknya tidak ambil pusing dengan rencana organisasi masyarakat besutan Anis Matta dan Fahri Hamzah, Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) yang dalam waktu dekat akan menjadi partai politik.

"Saya pribadi monggo saja Garbi jadi partai, wong negara demokrasi ini," ujarnya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/7).

Garbi merupakan organisasi yang dipelopori Anis Matta dan Fahri Hamzah. Dua nama itu sebelumnya merupakan tokoh senior dalam kepartaian PKS.

Pilih Oposisi, PKS Jadi Tumpuan Terakhir Rakyat

Oleh: Tony Rosyid
Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Koalisi 02 bubar. Demokrat sudah lebih dulu merapat ke istana. Ada lampu hijau, kecuali PKB yang masih khawatir jatah kursi di kabinet berkurang. "Silahkan bergabung, tapi jangan ambil jatah PKB", kata Muhaimin Iskandar.

PKS Tak Gentar Jadi Oposisi Sendirian

KONFRONTASI -  Wakil Sekretaris Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengisyaratkan partainya tetap akan menjadi oposisi. Bahkan dirinya tak menyoalkan jika pada akhirnya hanya PKS yang di luar pemerintahan.

"Oposisi terbaik itu sebetulnya bukan dengan partai politik tapi dengan rakyat, siapapun yang membela kepentingan rakyat sekecil apapun dia jadi besar, sedikit apapun dia jadi banyak," kata Mardani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/7/2019).

Pages