20 February 2019

Pilpres

Dari dua kali Debat Pilpres, Sudah menjadi keniscayaan Prabowo-Sandi Menang

KONFRONTASI- Dari dua kali Debat Capres, Insya Allah, sudah menjadi keniscayaan Prabowoo-Sandi menang kalau pemilu/pilpres  berlangsung jujur-adil, bersih  dan tidak curang karena mayoritas rakyat makin tahu kualitas dan kapasitas Jokowi yang sangat dangkal, miskin intelektualisme, penghafal, sesat data, ngawur data, lemah dan terkesan serang pribadi lawan politiknya sebagai tipu muslihat. Rakyat ingin Jokowi  lengser dan diganti, rakyat  sudah begah dan mual,  ingin harapan terang dan  perubahan.

Bahasa Tubuh Jokowi Dan Prabowo di Debat Kedua Pilpres

KONFRONTASI -   Pakar Semiotika Institut Teknologi Bandung (ITB) Acep Iwan Saidi membuat ulasan mengenai makna sikap, gestur, dan retorika dari Joko Widodo dan Prabowo Subianto saat bertarung dalam debat capres kedua tadi malam, Minggu (18/2). Acep membaginya ke dalam 5 kategori.

Di kategori emosi, Acep menyebut Jokowi cenderung emosional sehingga sempat menyerang Prabowo. Misalnya ketika menyebut Prabowo kurang optimistis dan menyinggung soal ratusan ribu hektare lahan yang dikuasai rivalnya itu di Kalimantan Timur dan Aceh.

Soal Debat Pilpres, Rizal Ramli: Jokowi Hanya Mengulang Praktik Lama yang Gagal. Strategi dan Komitmen Prabowo Tegas bagi Daulat Pangan, Ekonomi

KONFRONTASI-  Jokowi tidak punya pergeseran strategi yang penting, kecuali mengulang praktik-praktik lama yang gagal. Apalagi kebijakan impor yang jor-joran tersebut ditunggangi oleh kartel pemburu rente.

Prabowo ke Jokowi soal Beras: Kalau Stok Banyak Kenapa Pemerintah Pak Jokowi Impor?

KONFRONTASI- Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengkritisi kebijakan impor pangan yang dilakukan oleh pemerintahan Joko Widodo.

Dia menyebutkan bahwa impor yang dilakukan oleh pemerintahan tidak tepat. "Ini jawaban yang selalu kita dengar, masalahnya strategi falsafah ekonomi kita yang berbeda, kita ingin berdayakan produsen kita sendiri," kata Prabowo dalam Debat Capres Jilid 2 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019).

Debat Pilpres: Ekonomi Terpuruk, Prabowo Raih Simpati dan Momentum, Jokowi Tertekan & Mau Umbar Senyum

KONFRONTASI- Sadar bahwa popularitas dan elektabilitasnya terus merosot, dalam debat capres putaran kedua pada malam hari ini, calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi yang sudah terdegradasi disebut-sebut bakal lebih banyak mengumbar senyum. Namun umbar senyum itu tak akan menarik publik karena senyuman hampa.

Rizal Ramli: Mohon Maaf Pak Jokowi, Anda Tidak Kredibel

KONFRONTASI- Rekam jejak Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang pernah berjanji mewujudkan kedaulatan pangan di tahun 2014, sangat bertolak belakangan kebijakannya saat ini.
Sebab, pemerintah masih saja melakukan impor pangan, sekalipun kebutuhan pangan dari dalam negeri sudah mencukupi.

Atas alasan itu, ekonom senior Rizal Ramli menilai jika Jokowi kembali berjanji untuk mewujudkan kedaulatan pangan pada debat kedua pilpres, maka itu jelas tidak akan kredibel.

LIPI: Jokowi, Jangan demi Menang Pilpres Anda Biarkan TNI/Polri Aktif ke Ranah Sipil

KONFRONTASI- Analis politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syamsuddin Haris tanggapi pemberitaan soal Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang yakinkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tempatkan Perwira TNI di Kementerian/Lembaga.

Begini Perspektif Rizal Ramli Memperkirakan Kekalahan Jokowi

KONFRONTASI- Ekonom senior DR. Rizal Ramli memperkirakan pasangan Joko Widodo dan Maruf Amin kalah dalam pemilihan presiden bulan April mendatang.
Di DKI Jakarta, ia memperkirakan Jokowi akan kalah lebih dari 15 persen. Sementara di Banten, Jokowi-Maruf akan kalah sekitar 9 persen. Di Jawa Barat kekalahan Jokowi bisa lebih dari 20 persen.

Rizal Ramli, Menko Ekuin era Presiden Gus Dur, juga memperkirakan, pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno akan mengalami kekalahan tipis di Jawa Tengah yang merupakan basis tradisional PDIP dan PKB.  

Prabowo: Rizal Ramli adalah salah satu Putra Terbaik Bangsa Indonesia

KONFRONTASI- Capres Prabowo Subianto  mengatakan, dari segi otak, Rizal Ramli adalah salah satu putra terbaik bangsa Indonesia, mungkin dari segi otak beliau lebih pantas jadi presiden dari saya, dari segi otak. Prabowo menilai, Rizal adalah tokoh yang sangat intelektual.

''Dari segi potongan baju, mungkin aku yang lebih (cocok)," kelakar Prabowo.

Ring of Fire, Jadi Alasan Capres 02 Mau Gabungkan Dua Badan Menjadi Kementerian

Bencana gempa yang sering terjadi akhir-akhir ini tak lepas dari posisi Indinesia yang berada di lingkaran cincin api (ring of fire). Posisi ini membuat Indonesia sering mengakami bencana gempa.

Pages