Perkosaan

Mahasiswi Kedokteran Unpad Selamat dari Pemerkosaan Sopir Angkot Usai Angkot Masuk Jurang

Konfrontasi - Mahasiswi Fakultas Kedokteran Unpad MS (23), hampir saja jadi korban pemerkosaan sang sopir Angkot yang dinaikinya. Aksi bejat sopir angkot Jurusan Wado-Sumedang itu gagal setelah Angkotnya terperosok ke jurang. Syarif Hidayat (22), sang sopir berhasil dibekuk polisi.

Upaya pemerkosaan disertai ancaman pembunuhan itu terjadi pada Jumat (22/2/2020) malam, tepatnya pukul 23.58 WIB di Jalan Proyek cipining, Desa Pajagan Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang. MS hendak pulang ke kampung halamannya di Cirebon.

Alamak, Dalam Sehari Pemuda Ini Dua Kali Coba Perkosa Istri Tetangga

KONFRONTASI-Andi Syaputra (25) warga Desa Jirak, Kecamatan Jirak Jaya, Musi Banyuasin ditangkap Polisi karena kedapatan dua kali mencoba memperkosa istri tetangganya sendiri dalam satu hari. Peristiwa ini terjadi, Minggu 21 Oktober 2018. Saat itu, sekitar pukul 13.30 WIB siang, pelaku masuk ke rumah tetangganya dan langsung menuju ruang tengah di mana tempat korban sedang menonton tv bersama anaknya. Saat itu, suami korban sedang istirahat di dalam kamar.

Diancam Parang, Bunga Pasrah 'Digituin'

KONFRONTASI-Tragis nasib yang dialami Bunga (bukan nama sebenarnya). Ia tak berdaya ketika Aan (23) memkasanya melayani nafsu bejatnya di rumahnya di Kecamatan Pematang Karau, Barito Timur, Kalimantan Selatan, Sabtu (13/10).

Remaja malang itu tidak kuasa menolak permintaan Aan karena diancam dibunuh menggunakan parang.

Aan sendiri sudah ditangkap petugas Polres Barito Timur tidak lama setelah peristiwa memilukan itu terjadi.

Kisah Pilu Melati, Gadis Belia yang Jadi Korban Kebejatan Bapak-bapak Tetangganya

KONFRONTASI-Sungguh memilukan peristiwa yang dialami Melati, sebut saja namanya begitu. Gadis bau kencur yang masih berumur 13 tahun ini sudah mengalami nasib tragis. Di usianya yang masih belia itu, ia menjadi korban keganasan seksual tujuh pria bapak-bapak para tetangganya.

Kasus yang menimpa warga Desa Jrambe, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto ini tengah ditangani Polres Mojokerto. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk menangkap para pelaku yang disebutkan korban. Selama berbulan-bulan korban yang menderita penyakit epilepsi ini menerima kekerasan seksual maupun ancaman-ancaman dari para pelakunya.

Meski tak pernah mengenyam bangku sekolah, Melati bisa dengan runut menceritakan derita yang ia alami. Tak hanya menyebut nama-nama pelakunya, ia juga masih mengingat tempat-tempat yang pernah digunakan para pelaku untuk melampiaskan hasrat seksualnya. Tak hanya di rumah, beberapa pelaku memilih areal persawahan sebagai tempat pemerkosaan.

Peristiwa pemerkosaan pertama kali ia alami beberapa bulan lalu. Tak ingat pasti waktu kejadian, Melati menyebut jika orang pertama kali yang merenggut kegadisannya itu adalah seorang kakek-kakek berusia sekitar 80 tahun. Kakek berinisial D itu melakukan tiga kali pemerkosaan. "Pertama di rumahnya, kandang sapi, dan kebun jagung,” ungkap Melati kepada SINDOnews, Minggu (14/10).

Di sela-sela aksi bejat D, Melati kembali mengalami kekerasan seksual dari bapak-bapak tetangganya yang lain, yakni PD. Melati menyebut, terhitung lima kali pelaku PD memerkosa dirinya di rumah pelaku, kebun tebu dan kebun jagung. "Di rumahnya dan kebun jagung dua kali. Satu kali di sawah padi," katanya.

Tak berhenti di situ, di waktu dan tempat yang berbeda, Melati kembali menjadi korban pemerkosaan tetangganya, PM. Tetangganya yang juga sudah berkeluarga itu tiga kali melakukan pemerkosaan terhadap dirinya, yakni di rumah pelaku, perkebunan tebu dan jagung. Sementara tetangga lainnya, ED, juga melakukan aksi pemerkosaan sebanyak dua kali. "ED memerkosa saya di rumahnya. Di ruang tamu sama di tingkat (lantai dua rumah pelaku)," katanya.

Lagi-lagi, penderitaan Melati tak berhenti. Tetangganya yang lain, WR, yang sekali memerkosanya di kebun jagung. Disusul seorang laki-laki tetangga kampung Dusun Pekingan, Desa Sumbersono, yang tak ia kenali namanya ikut memerkosa sebanyak dua kali di kebun tebu dan kebun jagung. Dan pelaku terakhir adalah tetangganya pula, JK, yang memerkosanya tiga kali di kandang sapi.

Ya Ampun, Siswi SMK Diperkosa di Kebun Sawit Hingga Pingsan

KONFRONTASI-Nasib tragis dialami seorang siswi SMK di Kabupaten Bungo, Jambi. Keinginan untuk berkenalan dan berteman dengan seorang pria malah berbuah pemerkosaan di perkebunan sawit milik warga.

Peristiwa ini terjadi di Dusun Rantau Keloyang Kabupaten Bungo. Berawal saat korban bernama Bunga (bukan nama sebenarnya) 16 tahun, diajak oleh satu orang pria yang baru dikenalnya ke salah satu kebun sawit di Dusun Rantau Keloyang, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo. Di lokasi tersebut pelaku memperkosa Bunga hingga berulang kali sampai pingsan.

Dicekoki Arak Bali, Turis Diperkosa Usai Mandi

KONFRONTASI- Indra Kumala (34), warga Desa Mencirim di Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai Sumatra Utara terpaksa berurusan dengan kepolisian di Bali. Penyebabnya adalah aksi bejat instruktur surfing itu terhadap seorang turis bernama Julia Yulian Zhu (25).

Polisi membekuk Indra di kampung halamannya. Sebelumnya, Indra memerkosa Julia di Pantai Kuta, Badung, Bali pada 7 Juni 2018.
Indra menggunakan arak untuk memperdaya korbannya. Mulanya, Indra mengajak Julia makan jagung bakar dan meminum arak bali usai mandi di Pantai Kuta.

"Antara korban dan tersangka sedang makan jagung bakar. Keduanya di bawah pengaruh alkohol," ujar Kapolsek Kuta AKP Teguh Ricki Fadliansyah, Jumat (29/6).

Pada hari kejadian, Indra dan korbannya bertemu di Pantai Kuta sore. Pelaku mengenal korban dari temannya yang bernama Made.

Sekitar pukul 21.05 WITA, pelaku mengajak korban dan Made untuk minum arak di tempat kejadian perkara (TKP). Usai menghabiskan tiga botol arak dalam botol kemasan air mineral, pelaku menyuruh Made untuk membeli minuman beralkohol lagi.

Sekitar pukul 22.40, Made pergi meninggalkan Indra dan Julia. Ternyata Indra punya maksud jahat.

Ketika Made pergi, Indra langsung menggarap Julia. Tiba-tiba pelaku memaksa korban untuk berhubungan badan.

“Kemudian, celana dalam korban dibuka dengan paksa dan selanjutnya mencekik leher korban. Kemudian pelaku berhasil menyetubuhi korban selama kurang lebih sepuluh menitan," tutur Teguh.

Korban sempat berontak sambil berteriak. Namun, korban yak berdaya menghadapi Indra.

Setelah puas, Indra mengeloyor pergi. Sedangkan korban yang saat itu setengah sadar berlari tanpa celana untuk mencari pertolongan.

Namun, usaha korban mencari pertolongan tak berhasil. Selanjutnya Made datang menemui korban.

Made pun bertanya ke korban tentang penyebab kondisinya menjadi seperti itu. Namun, korban dengan kesal menjawab pertanyaan Made.

"Untuk apa kamu bertanya ada apa?” tutur Teguh menirukan keterangan Made.

Akhirnya Julia meninggalkan Made dan kembali ke TKP untuk mengambil tas dan celana dalamnya. Selanjutnya, korban langsung menyetop taksi dan kembali ke hotelnya.

Pada 8 Juni 2018 dini hari atau sekitar pukul 02.00 WITA, korban mendatangi Polsek Kuta untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya. Laporan itu teregister dengan nomor LP/124/VI/2018/Bali/Resta Denpasar/Sek Kuta tertanggal 8 Juni 2018.

Polisi pun bergerak. Tim Opsnal Polsek Kuta lantas mencari informasi terkait identitas pelaku.

Polisi sempat kewalahan karena saat itu minim saksi. Namun, polisi akhirnya memperoleh informasi bahwa Indra tinggal di Jalan Pattimura nomor 6, Legian, Kuta.

Sayangnya, Indra sudah meninggalkan tempat tinggalnya. Ternyata dia pergi untuk pulang kampung.

"Kamar indkos pelaku sudah dalam keadaan kosong. Pamitnya ke pemilik kos pulang kampung," ujar Teguh.

Polisi lantas bergerak ke seseorang yang mempekerjakan Indra sebagai pekerja penyewaan papan surfing di Pantai Kuta. Akhirnya, polisi mengantongi identitasnya.

Polisi langsung menduga Indra hendak kabur ke kampung halamannya di Binjai, Sumatera Utara. Selanjutnya, Polsek Kuta berkoordinasi dengan Polres Binjai.

Usai melakukan koordinasi dengan Tim Resmob Polres Binjai, Tim Opsnal Reskrim Kuta berhasil melacak posisi pelaku. Polisi lantas membekuk Indra di pul bus ALS, Medan, Senin (18/6).

Bejat Tiada Tara, Mantan Pacar Dicekoki Miras Lalu Digarap Ramai-ramai

KONFRONTASI-Kelakuan pemuda satu ini sungguh bejat tiada tara.  Indra Wahyudi (24) warga Desa Kedayung, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi tega memaksa mantan pacarnya, SS (17) warga Sidoarjo, menenggak minuman keras (miras).

Setelah korban kehilangan kesadaran, ia lalu menyetubuhinya. Ironisnya, aksi tersebut dilakukan bergiliran bersama tiga temannya.

Pages