9 April 2020

perbatasan

Diancam Trump, Meksiko Kirim 6.000 Personel Jaga Perbatasan

Konfrontasi - Saat Rusia dan Tiongkok mulai kongkalikong, AS bersikap peduli setan. Saat ini perhatian musuh dari dua negara itu lebih terarah ke Meksiko. Mereka harus menunggu apakah Presiden Andres Manuel Lopez Obrador bisa menghentikan karavan imigran dari Amerika Tengah.

Setelah pembicaraan hari kedua, pemerintah Meksiko menyatakan sudah menambahkan 6.000 personel baru di wilayah perbatasan dengan Guatemala.

Sumur Bor Yonif 521, Atasi Kesulitan Air Bersih di Perbatasan RI-PNG

KONFRONTASI -  Untuk membantu mengatasi kesulitan air bersih di Perbatasan RI-PNG, Satgas Yonif 521/DY membuatkan sumur bor bagi warga Kampung Toray. Selama ini warga hanya mengandalkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari mereka. 

Tentara Pakistan dan India Baku Tembak di Perbatasan Kashmir, 7 Orang Tewas

Konfrontasi - Tentara India dan Pakistan dikabarkan kembali melakukan baku tembak dengan menargetkan pos dan desa masing-masing di sepanjang perbatasan mereka yang bergejolak di Kashmir pada akhir pekan ini. Baku tembak itu setidaknya menewaskan setidaknya 7 orang, yang terdiri dari 5 warga sipil dan 2 tentara,

Demikian kata para pejabat di kedua pihak seperti dikutip dari Al Jazeera, Minggu (3/3/2019).

Abaikan Trump, Gubernur California Berniat Tarik Pasukan dari Perbatasan

KONFRONTASI -   Gubernur California Gavin Newsom berniat menarik seluruh 360 personel pasukan negara bagian dari perbatasan Amerika Serikat (AS)-Meksiko, lapor media pada Senin (11/2/2019).

Langkah itu diduga sebagai bentuk bantahan atas sikap Presiden Donald Trump yang menganggap ada krisis keamanan nasional di wilayah itu.

Dalam pidato State of the State yang akan disampaikan pada Selasa, gubernur dari Partai Demokrat itu akan mengatakan dia akan memberikan misi baru bagi Garda Nasional.

 

Tembok Trump akan Kosong dari Tentara, Setelah Gubernur California Tarik Pasukan dari Perbatasan

KONFRONTASI -   Gubernur California Gavin Newsom berniat menarik seluruh 360 personel pasukan negara bagian dari perbatasan Amerika Serikat (AS)-Meksiko, lapor media pada Senin (11/2/2019).

Langkah itu diduga sebagai bentuk bantahan atas sikap Presiden Donald Trump yang menganggap ada krisis keamanan nasional di wilayah itu.

Menteri PUPR Era Soeharto Akui China Paling Rakus Soal Klaim Perbatasan

Konfrontasi - Menteri Perumahan Rakyat era presiden Soeharto, Siswono Yudo Husodo, mengingatkan pemerintah bahwa Indonesia masih memiliki sejumlah masalah sengketa perbatasan dengan negara-negara tetangga, bahkan sejak masa Orde Baru. Dua di antaranya ialah sengketa perbatasan dengan Malaysia dan Cina.

Sengketa dengan Malaysia, menurut Siswono, sesungguhnya pernah cukup pelik tetapi secara bertahap mulai terselesaikan meski belum semua. “Tapi secara umum kita tidak mempunyai masalah yang membahayakan karena sebagian ada di laut,” katanya saat menerima Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjadi dosen tamu di kampus Universitas Pancasila, Jakarta, Kamis, 13 Desember 2018.

Sengketa yang masih berlarut-larut, katanya, ialah dengan Cina atau Tiongkok tentang zona ekonomi di atas perairan Natuna. Beberapa kilometer persegi perairan itu sesungguhnya bagian dari wilayah Indonesia tetapi Cina mengklaim itu milik mereka.

Persoalan itu kian rumit karena juga melibatkan beberapa negara lain dalam perebutan klaim Laut Cina Selatan, di antaranya mencakup Filipina, Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Indonesia.

“Kita tahu Cina sangat rakus soal mengklaim perbatasan negaranya sampai jauh ke bawah laut Cina selatan, berbentur dengan Filipina, berbentur dengan Thailand, Malaysia, kemudian Brunei. Dengan kita bukan perbatasan; hanya zona ekonomi. Saya yakin kita bisa meng-handle-nya (mengatasinya) dengan baik,” katanya.

Ketua Dewan Pembina Yayayan Universitas Pancasila itu mengakui, masalah perbatasan tidak selamanya dapat diselesaikan dengan cepat. Merunut pengalaman Indonesia ketika berebut wilayah Pulau Sipadan dan Ligitan dengan Malaysia, yang prosesnya begitu lama tetapi akhirnya kedua pulau itu direnggut Malaysia.

Dia menyarankan, pemerintah Indonesia mesti berupaya keras menyelesaikan setiap sengketa perbatasan. Tetapi, belajar dari pengalaman kasus Sipadan dan Ligitan, kalau memang proses negosiasi tak menguntungkan Indonesia, lebih baik tak perlu diselesaikan.

“Jadi soal perbatasan bukan seperti bangun rumah. Ada hal yang harus cepat diselesaikan maupun sebaliknya,” ujarnya.

Anggota TNI-Polri Diminta Tegakkan Kedaulatan di Perbatasan NKRI

KONFRONTASI - Negara Indonesia memiliki beberapa wilayah yang berbatasan langsung dengan negara lain, salah satunya Pulau Sebatik. TNI dan Polri sebagai alat negara memiliki tugas menjaga dan mengamankan wilayah perbatasan dalam rangka menegakkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pemerintah Harus Mempercepat Pembangunan di Perbatasan

Konfrontasi - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Mahyudin mengatakan negara harus menyiapkan perangkat untuk memberikan perlindungan serta kemajuan pembangunan wilayah perbatasan. Salah satunya di wilayah Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).

Menurut Mahyudin, Kepri merupakan wilayah yang luas bahkan lautnya berada hingga Kepulauan Natuna yang berbatasan dengan Kalimantan Barat.

Selain itu, Kepri sebagai wilayah yang berbatasan dengan Singapura memiliki banyak peluang dan tantangan. Namun, kesenjangan perbedaan pembangunan wilayah yang berbatasan itu masih sangat kuat.

“Meski dekat dengan Singapura, perbedaan pembangunannya cukup jauh. Karena itu, pemerintah harus mempercepat pembangunan Kepulauan Riau," kata Mahyudin saat membuka Press Gathering Wartawan Parlemen dan Pimpinan MPR di Tanjungpinang, Kepri, Jumat (18/11) malam.

Menurut Mahyudin, wilayah perbatasan sangat rentan dengan kriminal. Termasuk masalah narkotika. Selain itu, pengaruh budaya luar juga tidak kalah berbahayanya.

Mahyudin bercerita, budaya luar masuk tanpa pengawasan tentu sangat membahayakan.

Dia mengatakan, pernah membeli alat untuk perlengkapan permainan golf di Tanjungpinang. Namun, alangkah kagetnya Mahyudin karena transaksi harus dilakukan menggunakan mata uang dolar Singapura.

"Saya marah. Saya bilang saya orang Indonesia dan di negara saya transaksi harus pakai rupiah. Tidak ada pakai begitu (dolar Singapura)," katanya.

Wakil ketua Dewan Pakar Partai Golkar itu menambahkan, masalah ini sedikit banyak mengganggu rasa nasionalisme. Hal itu akibat banyaknya pihak asing yang sudah menguasai sektor ekonomi.

"Banyak villa yang pemiliknya orang asing. Transaksi-transaksinya sudah banyak menggunakan mata uang asing karena faktor ekonomi juga," jelasnya.

Dia menegaskan, Kepri sangat kaya akan budaya, sumber daya alam, sumber daya manusia. Karena itu, harus diberikan prioritas pembangunan supaya tidak terjadi kesenjangan dengan negara tetangga.

"Pembangunan perbatasan harus jadi prioritas, biar tidak jadi kesenjangan, tidak tidak terjadi kecemburuan sosial. Sehingga orang perbatasan bangga menjadi Indonesia," paparnya.

India Beri Peringatkan Keras Terhadap China Atas Pembangunan Jalan Perbatasan

KONFRONTASI - India memperingatkan China pada Jumat bahwa pembangunan jalan di dekat perbatasan bersama akan menyebabkan dampak keamanan yang serius, ketika Kementerian Luar Negeri China membantah pasukannya telah melanggar wilayah sekutu India, Bhutan.

Kebuntuan atas wilayah dataran tinggi dekat pegunungan India di negara bagian Sikkim, yang berbatasan dengan China, telah mengakibatkan ketegangan antara dua negara raksasa bertetangga itu, yang memiliki 3.500 km (2.175 mil) bagian wilayah yang diperdebatkan.

Teritorial Perbatasan Sebagai Pintu Gerbang Ekspor Ke Negara Tetangga

KONFRONTASI -  Menteri Pertanian Amran Sulaiman kembali menyinggung masalah pengembangan pangan di wilayah penyangga kota besar dan pengembangan lumbung pangan di wilayah perbatasan negara.

Ini disampaikannya saat Rapat Koordinasi Gabungan yang digelar di Kantor Badan Litbang Pertanian.

Pages