PBB

Batalkan Klaim Yerusalem Ibu Kota Israel, Ini Kata PBB

KONFRONTASI - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akhirnya menyetujui sebuah resolusi yang meminta Amerika Serikat menarik pengakuannya atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Sebanyak 128 anggota mendukung resolusi, sembilan negara menolak sementara 35 lainnya abstain.

Dikutip dari Anadolu, pada Jumat 22 Desember 2017, sebanyak 193 anggota Majelis Umum PBB melakukan pemungutan suara atas resolusi yang menolak keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel pada 6 Desember lalu.

Pasukan Garuda Misi PBB Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW di Afrika

KONFRONTASI - Pasukan Garuda Misi Perdamaian PBB yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) dibawah pimpinan Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, S.E. sebagai Dansatgas, beberapa waktu lalu melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 Hijriah/2017 Masehi, bertempat di Masjid Nurul Hijrah Indo Eng Coy Camp, Mpoko, Bangui, Republik Afrika Tengah.

Dubes Amerika Serikat Kena Semprot di PBB Pasca Trump Nyatakan Yerussalem Ibukota Israel

Konfrontasi - Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dikecam banyak pihak. Namun, setidaknya taipan 72 tahun itu masih bisa menyaksikan kemarahan dunia dengan santai di Gedung Putih.

Nasib berbeda dialami beberapa anak buah Trump. Merekalah yang harus pasang badan, menerima hujan kritik langsung di depan muka, sekaligus memberikan respon.

Demokrat Dorong PBB dan OKI Tekan Amerika Serikat

Konfrontasi - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat (PD) Hinca Pandjaitan menegaskan partainya menentang dan mengecam Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang menyatakan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Demokrat, kata Hinca, menilai pernyataan Trump akan menyebabkan ketegangan baru di Timur Tengah maupun global yang bisa memicu kepada konflik internasional. "Serta menjadi ancaman terhadap proses perdamaian antara Palestina dan Israel," tegasnya, Sabtu (9/12/2017).

Pemberontak Uganda Bunuh 14 Pasukan Penjaga Perdamaian PBB Tanzania

Konfrontasi - Pemberontak Uganda telah membunuh setidak-tidaknya 14 anggota pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa Tanzania, dan melukai 53 lagi dalam serangan terhadap markas di Kongo.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan, serangan tersebut merupakan serangan yang terburuk terhadap organisasi itu sepanjang sejarah.

Sekjen PBB Serukan Solusi Damai untuk Akhiri Krisis Zimbabwe

Konfrontasi - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Kamis (16/11/2017) meminta sebuah solusi damai untuk krisis di Zimbabwe setelah Presiden Robert Mugabe mengatakan kepada militer bahwa dia tidak akan mundur.

"Kami khawatir," kata juru bicara PBB Stephane Dujarric. "Kami tidak ingin melihat adanya destabilisasi lagi."

Yusril Menang, Bawaslu Perintahkan KPU Untuk Teliti Ulang Dokumen Pendaftaran Pemilu PBB

KONFRONTASI - Bawaslu RI dalam putusannya memerintahkan KPU untuk meneliti ulang dokumen pendaftaran keikutsertaan PBB dalam Pemilu. Penelitian ulang itu harus dilakukan KPU dalam tiga hari sejak putusan Bawaslu dibacakan pada hari Rabu sore 14 November 2017.

Yusril Minta Bawaslu Putuskan PBB Memenuhi Syarat Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu

KONFRONTASI - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) mohon kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk memutuskan bahwa PBB memenuhi syarat kelengkapan administrasi pendaftaran Pemilu 2019. Hal itu dikemukakan Yusril dalam pertemuan dengan pejabat Bawaslu di Jalan Thamrin Jakarta sore ini.

Yusril datang ke Bawaslu didampingi Sekjen PBB Afriansyah Noor dan sejumlah pimpinan teras partai untuk menyampaikan laporan pelanggaran administrasi Pemilu yang wajib diputus Bawaslu dalam waktu 14 hari. 

Duterte Ancam Usir Seluruh Diplomat Uni Eropa dalam 24 Jam, Ini Alasannya

Konfrontasi - Presiden Filipina Rodrigo Duterte menuding Uni Eropa mencampuri urusan dalam negeri negara itu. Duterte mengancam akan mengusir para diplomat Uni Eropa dalam waktu 24 jam.

Dia menuduh bahwa Eropa bersekongkol untuk mengeluarkan Filipina dari PBB, ia tidak memberikan bukti-bukti untuk ini.

Sebelumnya, seorang delegasi Barat mengkritik perang terhadap narkoba yang dilancarkan Duterte dengan penuh kekerasan. Namun juru bicara Uni Eropa kemudian mengatakan bahwa delegasi itu tidak mewakili blok mereka.

Dalam pidatonya, Presiden Duterte mengatakan: "Kami akan disingkirkan dari PBB? Kalian bajingan! Ayo coba saja."

"Kalian mencampuri urusan dalam negeri karena kami miskin, Kalian memberi uang dan kemudian mengatur apa yang harus dilakukan."

'Harus pergi dalam 24 jam'

Tentang para diplomat Uni Eropa, dia berkata: "Anda harus meninggalkan negeri saya dalam waktu 24 jam, Anda semua."

Dalam pidato itu ia melontarkan juga berbagai makian kasar. Namun dia tidak memberikan bukti untuk mendukung tudingannya bahwa pemerintah Uni Eropa berusaha agar Filipina dikeluarkan dari PBB.

Menanggapi pernyataan Duterte, juru bicara Uni Eropa mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Kunjungan 'Delegasi Internasional Aliansi Progresif pada 8-9 Oktober lalu bukan merupakan sebuah 'misi Uni Eropa', sebagaimana yang secara keliru dilaporkan oleh beberapa media."

Dikatakan delegasi beranggotakan tujuh orang tersebut meliuputi perwakilan dari Swedia, Jerman, Italia, Australia dan Amerika Serikat.

Soal Rohingya, PBB akan Dengar Penjelasan Kofi Annan

KONFRONTASI-Dewan Keamanan PBB pada Jumat akan mengadakan pertemuan informal mengenai Myanmar untuk mendengar penjelasan rinci mantan sekretaris jenderal PBB Kofi Annan tentang kondisi muslim Rohingya menurut beberapa diplomat.

Lebih dari 500.000 orang, kebanyakan warga Rohingya, sejak akhir Agustus lalu melarikan diri ke Bangladesh dari operasi tentara di negara bagian Rakhine, Myanmar, yang disebut PBB sebagai pembersihan etnis.

Pages