Palestina

Diserang Roket Gaza, Netanyahu Ngacir Tinggalkan Panggung Kampanye

KONFRONTASI- Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu bergegas turun dari panggung kampanye ketika roket-roket asal Gaza menyerang Ashdod. Beruntung dia tidak terkena senjata kelompok militan Gaza tersebut, karena senjata itu diintersepsi sistem pertahanan rudal Iron Dome.

Insiden itu terjadi Selasa malam. Sirene roket di Ashdod dan Ashkelon meraung-raung ketika beberapa roket asal Gaza bermunculan. Raungan sirene itu membut acara kampanye Netanyahu dan beberapa politisi lainnya dipersingkat.

Israel Tembak Mati Dua Remaja Palestina

KONFRONTASI-Korban jiwa kembali jatuh dalam aksi demonstrasi di perbatasan Israel-Gaza, Jumat (6/9). Kali ini peluru tajam tentara Israel merenggut nyawa dua remaja Palestina, Khaled Al-Rabai (14) dan Ali Al- Ashqar (17).

Sementara itu, 70 orang lainnya terluka akibat kebrutalan tentara Israel. Sebanyak 38 di antaranya terkena tembakan langsung.

Angkatan bersenjata Israel melaporkan bahwa lima proyektil ditembakkan dari Jalur Gaza beberapa jam setelah insiden tersebut. Serangan tersebut menyasar Kota Sderot dan dua desa terdekatnya.

Keji, Israel Jual Organ Para Syuhada Palestina

KONFRONTASI-Palestina mendesak Israel untuk memulangkan 51 jenazah syuhada Palestina yang mereka tahan sejak Oktober 2015.

Desakan itu disampaikan Sekretaris Pertama Kedutaan Besar Palestina untuk Indonesia Muamar Milhem dalam konferensi pers tentang kampanye nasional pemulangan jenazah syuhada Palestina di Jakarta, Rabu (4/9).

Muftia Tlaib: Semoga Tuhan Menghancurkan Trump

KONFRONTASI-Duduk di bawah pohon zaitun di Tepi Barat, wilayah Palestina yang diduduki Israel, Muftia Tlaib mencemooh perhatian yang baru saja ia terima dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump.

"Semoga Tuhan menghancurkannya," katanya.

Muftia Tlaib adalah nenek dari anggota Kongres AS Rashida Tlaib, salah satu politisi Partai Demokrat yang "dikeroyok" Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Buku Puisi ''Palestina Aku Memanggilmu'', seberkas sajak yang nyaris hilang, kilas balik

KONFRONTASI- Dunia Barat dan  Islam sangat dikejutkan dengan  kebijakan Presiden AS Donald Trump soal Palestina. Tahun-tahun ini  Palestina kembali bergolak setelah Donald Trump secara sepihak mengakui Jerusalem sbg ibukota Israel. PBB, Paus, Putin mengecamnya.

Jerman Kecam Rencana Israel Bangun Pemukiman di Tepi Barat

KONFRONTASI-Pemerintah Jerman pada Rabu (7/8) mengatakan tindakan Israel melanjutkan rencana untuk membangun lebih dari 200 unit permukiman di permukiman tidak sah Tepi Barat Sungai Jordan bertolak-belakang dengan penyelesaian dua-negara yang dirundingkan.

Satu pernyataan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman mengatakan Jerman menolak semua langkah sepihak yang membahayakan penyelesaian dua-negara, demikian laporan Kantor Berita Resmi Palestina, WAFA.

Raja Abdullah Tak Sudi Bertemu Netanyahu

KONFRONTASI-Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan telah meminta pertemuan dengan Raja Yordania Abdullah II. Namun permintaan itu ditolak.

Hal itu dilaporkan surat kabar Arab, al-Quds al-Arab, Sabtu (3/8). Selain bertemu, Netanyahu disebut ingin melakukan percakapan via telepon dengan Raja Abdullah. Tapi permintaan tersebut juga ditolak.

Kota Sheffield Inggris Akui Kedaulatan Palestina

KONFRONTASI-Kota Sheffield di Inggris pada Rabu (17/7) mengakui Negara Palestina sebagai negara berdaulat dan mengibarkan bendera Palestina di luar Balai Kotanya.

Tindakan itu dilakukan setelah Sheffield Labor Friends of Palestine mengumpulkan hampir 20.000 tandatangan mengenai petisi yang menyeru Dewan Kota agar mengakui Negara Palestina.

Israel Kembali Persempit Zona Penangkapan Ikan di Gaza

KONFRONTASI-Israel mengumumkan pembatasan zona penangkapan ikan terhadap warga Palestina di Jalur Gaza pada Rabu (29/5). Pengumuman ini datang setelah pelonggaran atas blokade sempat dilakukan pada awal Mei.

Dengan pembatasan ini, menurut Aljazirah, para nelayan dari wilayah tersebut hanya dapat memancing hingga maksimum 10 mil laut. Langkah itu dilakukan hanya beberapa hari setelah Israel mengembalikan batas penangkapan ikan ke batas maksimum 15 mil laut karena adanya serangan dari Gaza.

Pages