28 February 2020

Pajak

Sri Mulyani, Kamu Kesetanan?

SRI  MULYANI, KAMU KESETANAN ?

Oleh : Nasrudin Joha

الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ

“Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) gila.” (QS. Al Baqarah: 275)

Menkeu Sri  Mulyani, kowe serius ? Mau malak rakyat lagi ? Karena utang riba yang kamu tumpuk ? Ingat Menkeu Sri  Mulyani! Bagaimanapun Kowe itu Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Islam.

Penerimaan Pajak Jeblok, Ekonom: Pemerintah Harus Perhatikan Data yang Disampaikan Rizal Ramli

KONFRONTASI-Ekonom senior Dr. Rizal Ramli mengungkap data realisasi penerimaan pajak jelang pergantian tahun. Data yang diungkap sangat mencengangkan.

Hingga Selasa (31/12) sekitar pukul 10.30 WIB, pencapaian realisasi penerimaan pajak baru 83,04 perse, kurang Rp 267 triliun dari target Rp 1.557,5 Triliun. 

Merespons informasi defisit penerimaan pajak itu, Ekonom Universitas Indonesia, Athor Subroto menyatakan data angka yang disampaikan oleh Rizal Ramli harus diperhatikan pemerintah. 

Rizal Ramli:Tahum 2020 Perekonomian bakal Lebih Anjlok lagi jika Tidak Ada Perubahan Strategi Ekonomi

KONFRONTASI-  Kekurangan penerimaan pajak ditangan Menkeu Sri Mulyani pada tahun ini  berada di atas proyeksi kementrian keuangan, terbukti  shortfall pajak 2019 mencapai Rp267 trilyun. Kemenkeu bobol lagi dalam soal penerimaan pajak. Ekonomi terus merosot menjadi sinyal gelap. Tokoh nasional Rizal Ramli memprediksi,Tahum 2020 perekonomian akan lebih anjlok lagi jika tidak ada perubahan strategi ekonomi,.

Lagi, Menkeu Sri Mulyani Gagal Penuhi Target Keuangan Jokowi. Layak Diganti

KONFRONTASI-  Menteri Keuangan Sri Mulyani gagal penuhi target keuangan yang diminta Presiden Joko Widodo. Ini terbukti dari penerimaan pajak hingga 10 Desember 2019, baru mencapai Rp 1.136 triliun dari target Rp 1.577 triliun pada APBN 2019.Sebelumnya, Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo menyampaikan penerimaan pajak hingga 10 Desember 2019, baru mencapai Rp 1.136 triliun dari target Rp 1.577 triliun pada APBN 2019.

Demikian disampaikan pakar ekonomi Dradjad H. Wibowo di Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Gagal Penuhi Target Penerimaan Pajak, Ekonom PAN: Kenapa Sri Mulyani Masih Dipertahankan?

KONFRONTASI -   Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo menyampaikan penerimaan pajak hingga 10 Desember 2019, baru mencapai Rp 1.136 triliun dari target Rp 1.577 triliun pada APBN 2019.

Pernyataan tersebut terlontar dari Suryo Utomo sambil terbata-bata tidak lantang mengatakan secara langsung di hadapan anggota Komisi XI DPR RI saat rapat dengar pendapat pada 11 Desember 2019.

DPR Soroti Penerimaan Pajak yang Tak Capai Target

KONFRONTASI-Anggota Komisi IX DPR, Ecky Awal Mucharam, menyoroti realisasi penerimaan pajak pada Januari-Oktober yang baru mencapai Rp1.173 triliun atau 65 persen dari target yang telah ditetapkan yaitu Rp1.743 triliun.

"Periode Januari-Oktober 2018, realisasi penerimaan perpajakan mencapai Rp1.160 triliun sedangkan Januari-Oktober 2019 hanya Rp1.173 triliun. Artinya, penerimaan perpajakan hanya naik 1,12 persen (yoy)," kata Mucharam dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

SBY: Pajak Kurang Rp 559 Triliun, Mau Ditutup Pakai Utang?

KONFRONTASI -   Partai Demokrat juga menyoroti kondisi fiskal Indonesia yang tengah dikelola oleh pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Terlebih, penerimaan negara melalui pajak jauh dari target.

Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, permasalahan utama yang dihadapi Indonesia adalah tidak tercapainya pendapatan negara dari sasaran yang ditetapkan. Penerimaan pajak jauh dari target.

Walah, 1100 Mobil Mewah di Jakarta Tunggak Pajak

KONFRONTASI-Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta menyebut ada 1.100 mobil mewah yang menunggak pajak di wilayah DKI Jakarta.

Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta, Faisal Syafruddin mengatakan potensi pendapatan pajak dari tunggakan mobil mewah tersebut mencapai Rp37 miliar.

"Jadi ada kurang lebih 1.100 kendaraan mobil mewah yang masih menunggak dengan potensi Rp37 miliar se-Jakarta," kata Faisal di Polda Metro Jaya, Rabu.

Dorong Investasi, Pemerintah Perluas Tax Allowance

KONFRONTASI-Pemerintah memperluas cakupan fasilitas pengurangan pajak atau tax allowance untuk mendorong penanaman modal atau investasi langsung dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta percepatan pembangunan di daerah-daerah tertentu.

Kuli Bangunan Ini Kaget Ditagih Pajak Mobil Mewah yang Tak Pernah Dimilikinya

KONFRONTASI-Dimas Agung Prayitno (21), kuli bangunan ini tersentak kaget ditagih pembayaran pajak kendaraan mobil mewah Rolls Royce Phantom senilai Rp210 juta. Keterkejutan Dimas ini terjadi saat tim gabungan dari Samsat Jakarta Barat dan Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta mendatangi rumahnya.

Ditemui di rumahnya di salah satu gang kecil di kawasan Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat, Dimas seakan tak percaya bila identitasnya dipergunakan orang tak bertanggungjawab sebagai pemilik mobil Rolls Royce Phantom nopol B 5 ARI.

Pages