19 September 2019

OJK

Dilaporkan ke OJK dan Dewan Asuransi Indonesia, Ijin Panin Dai Ichi Life Layak Dicabut?

KONFRONTASI -  Ijin Asuransi Panin Dai Ichi Life layak untuk ditinjau ulang bila perlu dicabut. Pasalnya, pihak  Asuransi Panin Dai_Ichi Life dianggap ingkar janji terhadap nasabahnya. Kasus terbaru adalah nasabah atas nama Molly yang klaim asurasunya tidak dibayarkan Panin Dai_Ichi Life terkait  meninggalnya suami Molly, almarhum Astiang.

Bangun Pusat Data, OJK Bakal Lebih Intensif Awasi Fintech

KONFRONTASI-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang mengembangkan Pusat Data Fintech Lending (Pusdafil) sebagai bagian dari pengawasan terhadap industri. Bila sudah beroperasi, Pusdafil akan dapat memonitor industri secara lebih intensif menggunakan teknologi informasi.

"Saat ini Pusdafil masih dalam tahap uji coba yang dilakukan OJK bersama Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI)," kata Juru Bicara OJK, Sekar Putih, dilansir Republika, Rabu (31/7).

OJK 'Pede' Bisa Selamatkan AJB Bumiputera

KONFRONTASI-Pemegang polis asuransi Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 boleh memiliki harapan. Di tengah ketatnya likuiditas keuangan yang dialami, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dinilai dapat menyelamatkan perusahaan ini. 

Menurut Pengamat Asuransi Herris Simanjuntak salah satu yang langkah yang dilakukan yakni demutualisasi atau masuknya investor baru. Langkah ini harus sejalan dengan permasalahan AJB Bumiputera secara komprehensif.

Awas, Fintech Ilegal Masih Marak

KONFRONTASI-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta masyarakat lebih cermat dalam melakukan transaksi menggunakan layanan jasa keuangan digital lantaran masih banyak perusahaan financial technology (fintech) tak resmi yang coba beroperasi di Indonesia.

"Kami juga meminta masyarakat lebih cermat dalam melakukan konsumsi terhadap layanan jasa keuangan digital," ujar Kepala Group Inovasi Keuangan Digital (IKD) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Triyono seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Jumat (20/7/2019).

Tak Berizin, 140 Fintech Segera Diblokir

KONFRONTASI- Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi (Satgas Waspada Investasi) kembali menemukan 140 entitas yang melakukan kegiatan usaha fintech peer to peer lending namun tidak terdaftar atau memiliki izin usaha dari OJK. Dengan demikian, sampai saat ini secara total jumlah fintech peer to peer lending tidak berizin yang ditemukan Satgas Waspada Investasi sebanyak 1.087 entitas. 

Reksadana Masih Kurang Diminati Masyarakat, OJK Geleng Kepala

KONFRONTASI-Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan, Hoesen mengaku miris dengan minimnya minat masyarakat terhadap reksadana sebagai salah satu instrumen investasi.

Sebab, dari 260 juta jiwa total populasi penduduk Indonesia hanya sekitar 0,4 persen saja masyarakat yang memiliki reksadana.

Nasabah Desak OJK Telusuri Larinya Dana Brent Ventura

KONFRONTASI -  Nasabah PT Brent Ventura dan PT Brent Securities meminta kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera mengambil tindakan atas lambannya pengembalian dana sejumlah Rp 859 miliar yang disetor oleh kreditur terhadap kedua perusahaan itu.

Sebab, sejak kasus investasi berbalut Medium Term Notes (MTN) ini berstatus PKPU pada Januari 2016 silam, manajemen Brent Ventura dan Brent Securities baru satu kali melakukan pembayaran ke nasabah atau kreditur. 

OJK Watch Indonesia Dibentuk, Siap Kawal OJK, kata Syahganda

JAKARTA- LSM Sabang Merauke Institute meluncurkan OJK Watch Indonesia (OJKWI), di Jakarta, Rabu (5/12/2018). OJKWI diluncurkan untuk mengawasi kekuasaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Peluncuran dipimpin oleh Direktur Eksekutif Sabang Merauke Institute, Dr Syahganda Nainggolan.

“Kami memikirkan untuk membantu OJK dalam menjalankan keberadaannya di sektor jasa keuangan, dengan membangun OJK Watch Indonesia” ujar Syahganda di tempat peluncuran, di Hotel Grand Hyatt, Jakarta.

OJK Harus profesional, guna Memperkuat Pembiayaan kepada Masyarakat dan Dunia Usaha

KONFRONTASI-  Peran OJK (Otoritas Jasa Keuangan) yang proaktif  dalam mendorong pertumbuhan ekonomi perlu dikembangkan dengan profesionalisme. Bagaimana dulu OJK, ketika dipimpin Muliaman Haddad  pada awal berdirinya, mampu membawa keluar ekonomi dari krisis karena melakukan pelonggaran kebijakan. Tentu kebijakan yang rasional dan profesional.

Tak Patuhi Aturan, Tiga Modal Ventura Dibekukan OJK

KONFRONTASI-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekukan kegiatan tiga perusahaan modal ventura karena gagal memenuhi ketentuan Pasal 42 ayat (4) POJK Nomor 36/POJK.05/2018 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Modal Ventura.

Berdasarkan surat resmi OJK yang ditandatangani Deputi Komisioner Pengawasan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) II OJK Ihsanuddin dan dikutip Kamis di Jakarta, tiga perusahaan modal ventura itu adalah Ventura Cakrawala Investama di Jakarta, Modal Nusantara Ventura di Makassar, dan Sosial Enterprener di Jakarta.

Pages