20 November 2019

Minang

Sebuah Nilai yang Mempersatukan Perantau. Minang & Purworejo?

“Walau kaie nan dibantuak, ikan dilauik nan diadang”

 

KONFRONTASI -  Artinya, bagaimanapun bentuk kailnya, bakal bertemu ikan di laut. Prinsip yang sangat familiar dari tanah Minang ini menyampaikan pesan untuk mempunyai visi dan misi yang besar dari sesuatu hal. Dan penggambaran dalam pelaksanaan sekaligus untuk mengukur tingkat keberhasilannya.

Rizal Ramli Bangun Kembali Mental Pejuang Orang Minang

KONFRONTASI- Ekonom sekaligus tokoh nasional, Rizal Ramli menerima seratusan warga perantauan dari Minang di kantornya, kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (7/4).

Desainer Anne Avantie Minta Maaf kepada Masyarakat Minang

KONFRONTASI - Akhirnya desainer kondang Anne Avanti menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat Minangkabau atas penggunaan sunting dipadukan dengan kebaya yang cukup seksi.

Permintaan maaf itu disampaikannya melalui surat dikirimkan kepada Ketua Bundo Kanduang dan Kabiro Humas Pemprov Sumatera Barat Jasman, Senin (9/4/2018).

Jasman membenarkan telah menerima surat permintaan maaf tersebut

Berikut isi suratnya:

Kepada yang saya hormati dan sayangi, seluruh masyarakat Minangkabau dimanapun berada.._

Salam Sejahtera,

Kepincut Berondong, Ini Jawaban Cinta Penelope

Konfrontasi - Setelah bercerai dari Donny Hermawan pada 2015, Cinta Penelope tak pernah terlihat menggandeng pria. Namun, akhir-akhir ini pedangdut itu digosipkan sedang dekat dengan berondong yang menjadi produser salah satu rumah produksi.

Ketika ditemui beberapa waktu lalu di kawasan Petamburan, Jakarta Selatan, Cinta terlihat beberapa kali bermesraan dengan pria yang bernama Putra itu. Benarkah keduanya berpacaran?

Novel “Senandung Sabai” Karya Vera Yuana Angkat Budaya Minang

KONFRONTASI - Tak salah bermimpi. Sepanjang mimpi itu baik dan bertujuan baik. Mimpi itulah yang mengantarkan Vera Yuana berhasil menulis novel “Senandung Sabai” (Cinta dan Luka) dan terbit tahun ini.

Vera mengakui bahwa novel “Senandung Sabai” (FAM Publishing, 2015) merupakan karya perdananya yang akan selalu dianggap spesial, karena lahir dari sebuah mimpi kecil dan sederhana  yang ia bangun beberapa tahun silam.

Lompong Sagu, Warisan Minang Yang Hampir Punah

Konfrontasi - Kue lompong sagu merupakan kue khas Minang yang sudah jarang ditemukan. Kue yang terbuat dari tepung sagu yang diaduk bersama pisang kepok, santen, kelapa, dan gula aren ini memiliki citarasa yang manis. Kue ini dibuat dengan cara dipanggang di atas bara hingga memiliki aroma khas sisa pemanggangan. Dalam keadaan hangat, kue ini terbungkus dalam daun pisang dan siap untuk dinikmati.