Menstruasi

Mitos atau Fakta: Minum Es saat Menstruasi Bikin Darah Membeku?

Konfrontasi - Menstruasi merupakan salah satu tanda bahwa tubuh seorang wanita sudah berkembang dan dapat mengandung. Setelah seorang wanita memasuki tahap menstruasi, maka setiap bulan ovarium akan melepaskan sebuah sel telur yang menjadi cikal bakal pembuahan. Proses ini dinamakan ovulasi. Jika sperma masuk ke dalam rahim dan membuahi sel telur, maka kehamilan dapat terjadi.

Tak Hanya Popok, Kini Pembalut Juga Ada Versi Celana Lho

Konfrontasi - Menstruasi masih menjadi momen yang menyebalkan bagi wanita modern yang mempunyai segudang aktivitas.

Saat menstruasi sedang banyak-banyaknya, banyak wanita yang memakai pembalut dua sampai tiga buah sekaligus.

Ada yang mengalaskan perlak di tempat tidur, takut gerak karena takut bocor, bikin serba salah, gak bisa tidur nyenyak, dan akhirnya mereka menjadi #TeamZombie.

Chelsea Islan Bagikan Cara Hadapi Menstruasi

Konfrontasi - Sebagai perempuan, Chelsea Islan juga mengalami menstruasi. Saat datang bulan, kata Chelsea Islan, mood-nya pun seringkali tak terprediksi.

Dia juga harus pandai membangun mood ketika akting. Terlebih pada saat menstruasi.

"Kadang-kadang lemas, letih, lesu, penginnya tidur aja. Tapi kan ada kerjaan tetap semangat melawan rasa itu, harus tetap jaga mood," kata Chelsea Islan ditemui di kawasan Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.

Berbulan-bulan Tidak Menstruasi padahal Tidak Hamil? Ini Potensi Penyakitnya

Konfrontasi - Menstruasi atau haid merupakan hal yang penting bagi seorang wanita. Menstruasi yang normal menandakan wanita siap untuk bereproduksi dan menunjukkan bahwa sistem reproduksi Anda sehat dan berfungsi dengan semestinya. Amenore, yaitu tidak haid untuk beberapa waktu, merupakan salah satu gangguan menstruasi yang bisa juga berbahaya bila disertai dengan gejala lainnya. Apa saja risiko amenore bagi kesehatan wanita?

Dipermalukan Guru Saat Haid, Gadis 12 Tahun di India Bunuh Diri

Konfrontasi - Menstruasi adalah topik yang tabu di India. Saking tertutupnya, seorang perempuan bisa dihina, dipermalukan, bahkan dikucilkan kala masa menstruasi.

Biasanya, kaum hawa di negara itu menerima nasib atas kodrat mereka. Namun, tak sedikit yang tidak tahan atas perlakukan tersebut dan mengambil jalan singkat: bunuh diri.

Hal itu dialami seorang gadis 12 tahun di India Selatan. Ia memutuskan untuk bunuh diri karena tak tahan kerap dipermalukan gurunya, gara-gara saat menstruasi darahnya tembus mengenai pakaian.

Dikutip dari BBC, Jumat (1/9/2017), dalam surat bunuh dirinya ia menuduh si guru telah "menyiksa".

Meski gadis itu tak menuliskan kapan dia dipermalukan, sang ibu mengatakan putrinya diminta meninggalkan kelas karena noda haid yang menempel di pakaian.

Menstruasi adalah hal tabu di beberapa daerah pedesaan di India. Wanita secara tradisional diyakini menjadi sosok najis selama datang bulan.

Polisi mengatakan tengah menyelidiki penyebab kasus bunuh diri yang terjadi pada Minggu, 27 Agustus, di Distrik Tirunelveli negara bagian Tamil Nadu, India.

Surat bunuh diri remaja itu dimulai dengan kalimat, "Amma (Ibu) mohon maafkan aku..."

"Aku tidak tahu mengapa guruku mengeluhkan kondisiku, aku masih tidak mengerti mengapa mereka melecehkan dan menyiksa aku seperti ini," kata siswi malang itu dalam catatan bunuh dirinya.

Ibunya menuduh si guru telah memukul putrinya di suatu kesempatan karena tidak mengerjakan pekerjaan rumahnya.

"Putriku mendapat menstruasi saat dia di sekolah Sabtu lalu," kata sang ibu kepada BBC Tamil."

"Ketika dia memberi tahu gurunya bahwa ia tengah datang bulan, dia diberi kain lap untuk digunakan sebagai pembalut darah mensnya."

"Guru itu meminta putriku berdiri di luar kelas. Bagaimana mungkin seorang anak berusia 12 tahun menahan penghinaan seperti itu?" ujar sang ibu.

Lalu sang gadis itu bunuh diri sehari kemudian. Pihak sekolah mengatakan kepada BBC bahwa pihaknya tengah bekerja sama dengan polisi atas kasus tersebut.

Tetap Laksanakan Ajaran Hindu Kuno, Gadis di Nepal Tewas di Gubuk 'Menstruasi'

Konfrontasi - Seorang gadis bernama Tulasi Shahi di Nepal tewas setelah dipatuk ular berbisa, saat dirinya dikurung di sebuah pondok karena sedang menstruasi.

Praktik mengurung gadis sendirian di sebuah gubuk karena menstruasi atau "chhaupadi" adalah bagian tradisi Hindu kuno yang sebenarnya sudah dilarang pemerintah.

Pelarangan itu diberlakukan sejak kerajaan feodal Nepal diruntuhkan kelompok Maois atau Partai Komunis Nepal pada revolusi tahun 2008.

Dipaksa Diet, Model Cantik Ini Tidak Menstruasi Selama 3 Tahun

Konfrontasi - Zuzanna Buchwald (28), seorang Model yang telah berkarier selama belasan tahun di pentas mode dunia, tersedu-sedu dalam sebuah video bertajuk Real Women Real Stories.

Buchwald mengaku, dia dipaksa oleh agensinya untuk tidak makan, mengurangi masa otot tubuh, dan tidak boleh berolahraga.

Riset: Wanita Butuh Zat Besi Lebih Banyak dari Pria

Konfrontasi - Wanita membutuhkan lebih banyak asupan zat besi untuk tetap sehat dibanding pria. National Health Service (NHS) di Inggris merekomendasikan, 8,7 miligram per hari untuk pria, sementara wanita butuh 14,8 miligram per hari.

Adapun alasannya, karena wanita akan kehilangan banyak darah selama menstruasi. Pada wanita hamil, zat besi memastikan janin tumbuh dan berkembang selama di kandungan.