Luhut Pandjaitan

Luhut Pandjaitan Bubarkan Tim Ad Hoc Bikinan Sudirman Said

KONFRONTASI - Pelaksana Tugas Menteri ESDM, Luhut Pandjaitan membubarkan unit-unit dan tim ad hoc di Kementerian ESDM. Alasannya, tim ad hoc bikinan Sudirman Said itu dianggap bikin gemuk organisasi, juga boros. Kerjaan Sudirman Said (SS) diacak-acak nih.

Luhut menyampaikan, kebijakannya itu dilakukan untuk merampingkan organisasi. "Kembali pada struktur yang ada. Kalau kurang baik diperbaiki. Kalau orangnya yang nggak baik, tinggal diganti," kata Luhut saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta kemarin.

Kejar Perompak, Indonesia Masih Tunggu Finalisasi Izin Filipina

KONFRONTASI-Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan mengatakan Indonesia masih menunggu finalisasi terkait izin untuk mengejar perompak sampai ke wilayah Filipina.

Hal itu dikatakan Luhut menyambung pernyataan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu sepulangnya dari Filipina beberapa waktu lalu yang bertemu dengan otoritas Filipina untuk membicarakan masalah keamanan di perbatasan.

Luhut Pandjaitan: Brexit Untungkan Indonesia

KONFRONTASI - Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan, Luhut Pandjaitan, mengatakan, hasil referendum yang memenangkan keputusan Inggris keluar dari Uni Eropa atau disebut Brexit memberikan sejumlah keuntungan bagi Indonesia.

"Ya sekarang dengan poundsterling melemah sampai 10-11 persen, kemudian yen menguat, ekspornya Inggris bisa jadi bagus dan ekspornya Jepang jadi tidak kompetitif, mungkin Indonesia jadi salah satu pilihan untuk mereka datang kemari," kata Pandjaitan, di Jakarta, Senin.

Posisi Indonesia Dalam Konflik Laut China Selatan

KONFRONTASI-Terkait konflik di wilayah Laut China Selatan, Menkopolhukam RI, Luhut Pandjaitan, menegaskan posisi Indonesia tidak mengklaim 9 dashed lines atau garis putus-putus (garis perbatasan yang diklaim China) wilayah LCS itu.

"Posisi Indonesia kan jelas ya, kita tidak akui 9 garis putus itu dan kita tidak ingin ada power projection di situ (wilayah LCS)," kata Luhut ketika ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Senin 13 Juni 2016.

Luhut Minta Kivlan Zein Laporkan Dimana PKI Berada

KONFRONTASI-Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan mempersilakan Mayjen TNI Purnawirawan Kivlan Zein untuk melaporkan eksistensi Partai Komunis Indonesia (PKI) jika memiliki informasi mengenai hal tersebut.

"Kalau beliau tahu, tolong laporkan tempatnya di mana nanti kita siap menindaklanjuti," kata Luhut di Jakarta, Rabu (1/6).

Luhut mengaku belum mengetahui soal kemunculan kembali PKI layaknya diinformasikan Kivlan Zein. Luhut meminta media menanyakan informasi itu kepada Kivlan.

Luhut Tolak Tawaran Masuk Dewan Kehormatan Golkar

KONFRONTASI - Pengurus Golkar memasukkan nama Luhut Pandjaitan sebagai Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai. Luhut menolak.

"Nggak. Saya sudah bilang mundur. Nggak mau. Terima kasih kepada Golkar saya ditawarkan itu dan diumumkan," ujar Luhut di kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (31/5/2016).

Penolakan Luhut telah disampaikan langsung kepada Ketua Umum Golkar Setya Novanto. Luhut tak bisa menjabat di partai karena masih mengabdi untuk Negara sebagai Menko Polhukam.

Hakim Tunda Sidang Gugatan PPP Kubu Djan

KONFRONTASI - Sidang gugatan PPP kubu Djan Faridz terhadap Presiden Joko Widodo, Menkopolhukam Luhut Pandjaitan dan Menkumham Yasonna Laoly di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (29/3), ditunda lagi hingga 6 April 2016.

Ketua Majelis Hakim Baslin Sinaga kembali menunda sidang karena tergugat II, yakni Menkopolhukam tidak menghadiri sidang, meski sudah dipanggil.

Soal LGBT, Luhut: Harus Kita Sikapi Secara Arif

KONFRONTASI-Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Luhut Pandjaitan, mengatakan pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan dan maraknya isu Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di Indonesia.

"Tidak usah kita buru-buru nanti kita over react. Karena itu sudah ada masalah di tengah-tengah masyarakat yang harus kita sikapi secara arif," kata Pandjaitan, ditemui di Kompleks Istana Negara, Jakarta pada Senin.

Seluruh pihak, kata pensiunan jenderal TNI AD itu, perlu menanggapi isu itu tanpa emosi.

Pages