Korea Utara

Kim Jong-un Kirim Surat ke Bashar al-Assad, Mau Apa?

KONFRONTASI-Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, telah mengirim surat kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad di tengah laporan tentang kesehatannya yang dikatakan dalam "bahaya besar" setelah operasi jantung.

Surat itu adalah surat balasan setelah sebelumnya Presiden Suriah mengirim surat berisi pesan ucapan selamat kepada Kim Jong-un pada 11 April lalu untuk menandai ulang tahun pendiri negara itu sekaligus kakek Kim Jong-un, Kim Il-sung.

Korea Selatan Kalah, Ini Dia Standar Ketampanan Pria Korea Utara

Konfrontasi - Drama Crash Landing on You menjadi drama Korea Selatan yang sukses menyita perhatian penggemar di berbagai belahan dunia. Crash Landing on You bercerita tentang seorang wanita Korea Selatan kaya bernama Yoon Se Ri (Son Ye Jin), yang tak terduga mendarat darurat di Korea Utara saat melakukan paralayang. Di sana, Yoon Se Ri bertemu Ri Jung Hyuk (Hyun Bin), seorang perwira elit Korea Utara. 

Tahun Depan, Korut Diprediksi Miliki 40 Hulu Ledak Nuklir

KONFRONTASI-Seorang peneliti dari Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) memperkirakan Korea Utara (Korut) dapat melipatgandakan gudang senjata nuklirnya pada tahun depan.

Dan Smith memprediksi bahwa Pyongyang akan memiliki antara 30 hingga 40 hulu ledak nuklir yang dapat digunakan pada tahun 2020. Demikian laporan surat kabar Korea Selatan (Korsel), Chosun Ilbo, mengutip pernyataannya di kediaman Duta Besar Swedia di Seoul.

Rakyat Korut Terkepung Siklus Keji Korupsi dan Represi

KONFRONTASI-Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia atau Office of the United Nations High Commissioner for Human Rights (OHCHR) melaporkan bahwa rakyat Korea Utara menghadapi kesulitan menyambung hidup karena tingginya "siklus keji deprivasi, korupsi dan represi."

OHCHR juga menuduh pemerintahan Kim Jong-un melakukan kesalahan manajemen ekonomi sehingga rakyat harus berupaya keras memenuhi kebutuhan minimum.

Korut Kembali Uji Coba Nuklir, Trump: Saya Tak Terganggu

Konfrontasi - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengaku tidak terganggu dengan uji coba rudal yang dilakukan oleh Korea Utara (Korut). Trump menyebut Korut hanya melakukan uji coba senjata kecil.

"Korut menembakkan beberapa senjata kecil, yang mengganggu sebagian orang saya, dan yang lain, tetapi bukan saya," kata Trump dalam sebuah pernyataan melalui akun Twitternya, seperti dilansir PressTV pada Minggu (26/5/2019).

Korut Luncurkan Rudal lagi, Ini Respon Trump

KONFRONTASI- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Jumat ia memandang peluncuran peluru-peluru kendali (rudal) balistik jarak-pendek oleh Korea Utara baru-baru ini "bukan pelanggaran kepercayaan".

Dalam wawancara dengan Politico, Trump meremehkan uji-uji rudal itu oleh Korea Utara, dengan menyebutnya "barang yang sangat standar."

Kim Jong Un Sebut Sikap AS Jadi Penentu Kedamaian di Semenanjung Korea

Konfrontasi - Pemimpin Korea Utara Kim Jon Un, saat bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin, mengatakan perdamaian dan keamanan di Semenanjung Korea akan sepenuhnya tergantung pada sikap Amerika Serikat, lapor kantor berita Korea Utara, KCNA, Jumat (26/4/2019).

Pernyataan Kim itu dilihat sebagai tekanan terus-menerus agar AS “lebih fleksibel” dalam menerima tuntutan Pyongyang untuk melonggarkan sanksi, seperti yang juga ia nyatakan awal bulan ini.

Korut Uji Coba Senjata Taktis Baru

KONFRONTASI-Negeri pimpinan Kim Jong-un, Korea Utara, mengklaim telah menguji coba senjata model baru "yang dipandu secara taktis".

Klaim yang dirilis kantor berita Korea Utara, KCNA, itu tidak menjelaskan secara rinci. Yang jelas, sebagaimana disebutkan dalam laporan itu, senjata tersebut dipasangi "hulu ledak yang kuat". Demikian BBC, Kamis (18/3/2019).

Pages