24 July 2019

Kopi

Tips agar Kopi Tak Picu Masalah Dalam Perut

KONFRONTASI-Minum kopi saat perut kosong tak cuma memengaruhi kondisi fisik saja, khususnya pencernaan, tetapi hal tersebut juga memengaruhi kesehatan mental. Kelebihan produksi asam dalam perut ternyata bisa menyebabkan perubahan suasana hati, kegugupan, detak jantung meningkat, dan gemetar. 

Supaya Anda terhindar dari efek tersebut plus agar perut tak bergejolak, dr. Reza Fahlevidari KlikDokter punya tips minum kopi secara aman yang patut untuk dicoba.

1. Pilih biji dark roast

Polisi Grebek Pabrik Ekstasi Berbahan Ekstrak Kopi dan Obat Warung

Konfrontasi - Satuan Narkoba Polres Bogor membongkar pabrik rumahan atau home industry pil ekstasi di Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ekstasi yang diedarkan untuk wilayah Jabodetabek ini merupakan campuran bahan kimia cair, obat-obat warung, dan ekstrak kopi.

Perlu Ada Standarisasi Kopi Sidikalang

KONFRONTASI-Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir mengatakan perlu adanya standarisasi kopi Sidikalang yang berasal dari Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara.

"Dairi memiliki potensi hasil pertanian dan juga perkebunan, salah satunya adalah kopi Sidikalang yang terkenal itu. Nah, bagaimana pengemasan maupun cita rasa kopinya harus sama atau dengan kata lain ada standar mutunya," ujar Menristekdikti usai melakukan peresmian rintisan "Science Techno Park (STP)" di Sidikalang, Sabtu.

Pusat Sains Kopi Nusantara Diluncurkan

KONFRONTASI-Institut Pertanian Stiper Yogyakarta meluncurkan Pusat Sains Kopi Nusantara di gedung perpustakaan perguruan tinggi tersebut sebagai wadah stakeholder perkopian Indonesia dalam membangun sistem industri dan bisnis kopi yang berkelanjutan.

"Pusat Sains Kopi Nusantara ini merupakan wadah bersama para stakeholder kopi yang bertujuan untuk mendorong terwujudnya sistem industri kopi yang berkeadilan," kata Rektor Instiper Purwadi di sela peluncuran Pusat Sains Kopi Nusantara (PSKN) Instiper Yogyakarta, Rabu.

Tampil di World of Coffee 2019, Kopi asal Bandung Barat Kebanjiran Pesanan

KONFRONTASI - Tampil di World of Coffee 2019 di Jerman, kopi asal Kabupaten Bandung Barat mendapatkan sambutan yang baik dari berbagai negara. Bahkan, kopi dari tiga daerah pegunungan di Bandung Barat ini mendapatkan pesanan hingga ratusan ton.

Si Jago Merah Lalap Gudang Kopi Rumahan di Bogor, 2 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Konfrontasi - Sebuah gudang pabrik kopi rumahan yang terletak di kawasan Puncak, tepatnya Kampung Legok Gadog, RT 03/03, Desa Pasir Angin, Megamendung, Kabupaten Bogor hangus dilalap si jago merah. 

Akibatnya dua orang pegawai pabrik dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi lantaran mengalami sesak nafas setelah mengirup asap dari material yang terbakar. Bahkan dikabarkan seorang relawan yang membantu petugas Damkar pingsan di lokasi juga harus dievakuasi ke rumah sakit.

4 Pria Tergeletak Keracunan di Alam Sutera, Polisi Amankan Penjual Kopi Keliling

Konfrontasi - Video 4 pria tergeletak dan kejang di pinggir jalan viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di depan Gapura Kampung Marga Jaya, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.

Video yang menggambarkan empat orang pemuda itu terkapar di pinggir jalan di kawasan Alam Sutera itu pun viral. Polisi hingga kini masih mendalami kejadian tersebut.

Biasa Ngopi, Tak Ngopi, Ini Efeknya!

KONFRONTASI-Bagi pencinta kopi, sehari tanpa kopi rasanya tak lengkap. Namun, jika Anda merasa beberapa waktu belakangan sudah terlalu banyak ngopi (misalnya lebih dari 4 cangkir per hari) dan ingin berhenti sementara atau menguranginya, ada beberapa perubahan yang akan Anda alami.

Membayangkan melewati hari tanpa kopi memang rasanya sulit, meski ada sisi baiknya untuk tubuh. Dilansir dari Reader’s Digest, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Anda alami saat berhenti minum kopi.

1. Sakit kepala lebih sering
Setiap pencinta kopi tentu tahu tanda-tanda sakit kepala akibat tidak mendapatkan kafein pada pagi hari. Ketika Anda berhenti minum kopi, asupan dopamin dan adrenalin pun hilang. Keduanya bertindak sebagai stimulan alami yang membuat Anda terjaga.

Sebaliknya, adenosin – hormon yang bertanggung hawa untuk istirahat dan rasa lelah – mengalir deras ke kepala. Ini menyebabkan perubahan pada kimiawi otak yang bisa mengakibatkan sakit kepala.

Saran dari Wesley Delbridge, RD, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics kepada Prevention, untuk meminimalkan rasa sakit jangan langsung berhenti total minum kopi. Sebaiknya, kurangi asupan kopi dari biasanya setiap 2-3 hari. Menghilangkan setengah cangkir kopi, mengganti kopi dengan teh, atau mengombinasikan kopi biasa dengan kopi decaf bisa membantu menghindari gejala putus kafein. Ini bisa membantu Anda “sembuh” dari ketergantungan Anda.

2. Perubahan berat badan, bisa turun atau bisa naik
Kalau setiap hari Anda beli kopi di kedai kopi favorit, berhenti atau mengurangi kopi berarti bisa memangkas pengeluaran sekaligus asupan kalori. Sebuah studi dari Universitas Duke, Amerika Serikat, konsumsi harian kafein lewat kopi, teh, atau minuman ringan bisa meningkatkan asupan gula hingga 10 persen. Ini dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan obesitas.

Bahkan, jika kopi favorit Anda adalah latte dengan tambahan pemanis, kandungan gula dan krimnya bisa menambah asupan kalori hingga 200 per sajian. Dengan mengurangi konsumsi jenis kopi tersebut (baiknya beralih ke kopi hitam tanpa pemanis), akan memotong ratusan kalori dari asupan harian Anda, yang berarti berat badan bisa turun.

Efek lain berhenti minum kopi adalah bertambahnya berat badan. Kopi diketahui dapat menahan nafsu makan. Berhenti mengonsumsinya bisa membuat Anda mencari pengganti yang mengandung gula dan lemak lebih sering dari biasanya. Ini sangat mungkin terjadi jika gejala putus kafein yang dialami tubuh adalah mencari makanan atau minuman manis, yang dapat meningkatkan gula darah dan konsumsi kalori harian.

3. Timbul rasa sakit lainnya pada tubuh
Tak cuma sakit kepala, mereka yang berhenti mengonsumsi kopi dinilai bakal mengalami efek samping seperti depresi, kecemasan, gejala seperti flu, insomnia, lekas marah, perubahan suasana hati, dan kelesuan. Meski begitu, kondisi ini tak akan berlangsung dalam waktu lama.

Para ahli mengatakan bahwa sebagian besar gejala fisik dari putus kafein akan berlalu setelah dua hari pertama. Sementara itu, sisa efek samping lainnya tidak akan bertahan lebih dari satu atau dua minggu.

4. Kualitas tidur lebih baik
Meskipun Anda akan merasa lelah karena tubuh sedang menyesuaikan dengan berkurangnya stimulan dari kopi, memangkas kafein bisa berdampak baik pada kualitas tidur Anda, terutama jika terbiasa minum kopi pada sore atau malam hari.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam “Journal of Clinical Sleep Medicine” menemukan bahwa asupan kafein, bahkan 6 jam sebelum waktu tidur, dapat mengganggu siklus tidur pada malam tersebut. Saat berhenti minum kopi, alhasil kualitas tidur Anda lebih baik.

5. Berhenti mendapat asupan antioksidan
Kopi adalah sumber antioksidan yang baik. Sejumlah penelitian telah menemukan bahwa minum lebih dari tiga cangkir kopi per hari dapat menurunkan risiko seperti kanker payudara, Parkinson, serta meningkatkan kesehatan tulang. Jangan khawatir, Anda bisa tetap mendapatkan asupan antioksidan dari konsumsi buah dan sayuran.

Ada Delapan Jenis Kopi Ternikmat di Dunia yang Hanya Bisa Dicicipi di Indonesia

KONFRONTASI -  Indonesia memiliki puluhan jenis kopi yang tumbuhnya tersebar luas diseluruh penjuru nusantara. Bagi para pecintanya, berburu kopi adalah hal yang sangat dinantikan. For your information, di Indonesia sendiri ada dua varietas kopi yang tumbuh subur.

Awas, Bahaya Keseringan Minum Kopi Bagi Ibu Hamil

Konfrontasi - Kebiasaan minum kopi merupakan salah satu ritual wajib yang dijalani oleh banyak orang setiap harinya. Namun patut dipahami bahwa terdapat sebuah kondisi yang membuat sebaiknya kamu jauhi minum kopi ini.
 
Ketika sedang hamil, sebaiknya berhentilah minum kopi untuk sementara waktu. Dilansir dari Boldsky, berikut tiga bahaya yang mengancam ibu hamil ketika mengonsumsi kopi.
 

Pages