27 February 2020

kapitalisme

46 Tahun Malari. Hariman Siregar: Demokrasi Dibajak Oligarki dan Pemodal. Kapitalisme Hanya Untungkan Golongan Tertentu

KONFRONTASI- Aktivis Malapetaka 15 Januari 1974 (Malari 1974), Hariman Siregar mengatakan, sejak 46 tahun setelah peristiwa Malari 1974 lalu, demokrasi Indonesia dibajak oligarki dan pemodal, praktiknya masih sekedar prosedural, belum banyak berubah.

Kesalahan Mendasar Kapitalisme

Oleh: Dina Wachid

Kapitalisme Biang Kerok Gejolak Papua

Oleh : Sulatri
Pemerhati Umat Konda

Jakarta,CNN Indonesia.Aksi protes yang terjadi di sejumlah daerah di Papua Narat sejak senin 19/8 di sebabkan karna mereka tidak terima ketika mahasiswa asal Papua mendapat perlakuan kurang mengenakan di Surabaya dan Malang.

Pajak: Memalak Uang Rakyat

Oleh: Ratna Kurniawati

Untuk menekan penggunaan kantong plastik, pemerintah RI melalui Kementerian Keuangan mengusulkan cukai kantong plastik kepada Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Dilansir dari detikfinance, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa pihaknya mengusulkan agar kantong plastik dikenai cukai sebesar Rp 30 ribu per kilogram. Per lembar, bakal dikenai cukai Rp 200 dengan catatan per kilogram ada sebanyak 150 lembar kantong plastik. 

Kapitalisme dan Prostitusi

Oleh: Rini Hartono
Aktivis Aksi Perempuan Indonesia (API) Kartini

Di samping isu penistaan agama yang sedang ramai-ramainya di media sosial saat ini, sayup-sayup muncul pemberitaan tentang pengadilan kasus pembunuhan dua Warga Negara Indonesia (WNI), yaitu Sumarti Ningsih dan Seneng Mujiasih, di Hongkong.

Cara Kapitalisme Global Merampok Sebuah Negara

 

"Siapa pun yang ingin mengetahui apa yang sesungguhnya terjadi di dunia, mesti segera membaca buku ini." Itulah komentar majalah Rolling Stone tentang buku "The Shock Doctrine; The Rise of Disaster Capitalism" karangan wartawati Kanada, Naomi Klein, yang diterbitkan Penguin Books, London, Inggris (2007). 

Rizal Ramli: Indonesia Tidak Pilih Mazhab Ekonomi Kapitalisme dan Komunisme

KONFRONTASI- Ekonom senior Rizal Ramli  (RR) menjelaskan latar belakang Indonesia tidak memilih mazhab ekonomi kapitalis dan komunis saat orasi kebangsaan di Munas Serikat Pekerja BTN, di Hotel Millenium, Jakarta Pusat, Selasa (15/5) malam.

Menurut RR, mantan Menko Ekuin dan Menko Kemaritiman, depresi ekonomi dunia selama 10 tahun akibat kapitalisme yang ugal-ugalan membuat pendiri Republik Indonesia tidak memilih kapitalisme libaral dan tidak memilih sisi pemikiran lain yakni komunisme atau sosialisme.

Jokowi Ingin Gebuk PKI, Putri Bung Karno: yang Harus Digebuk Itu Kapitalisme-Liberalisme !

KONFRONTASI- Tokoh Nasional Rachmawati Soekarnoputri mengkritisi pernyataan Presiden Joko Widodo perihal “Gebuk PKI”. “PKI itu sudah tidak ada. Apanya yang mau digebuk?” ujar Rachma dalam sambutan di acara memperingati “Haul Kelahiran Bapak Proklamator Indonesia Ir Soekarno” di Universitas Bung Karno (UBK), Jakarta, Selasa (6/6).

Tugas Utama Presiden Jokowi adalah Memisahkan Kapitalisme dengan Negara

Oleh: Salamuddin Daeng
AEPI


Sekarang ini di era Presiden Joko Widodo, negara Indonesia yang berlandaskan Pancasila, gotongroyong dan sosialistik telah berubah haluan menjadi negara kapitalis, individualis dan liberal yang menghisap rakyat.
 
Pancasila dan gotongroyong hanya dijadikan lipstik dan sloganistik. Program bagi-bagi atau distribusi lahan kepada petani persis seperti projek karitatif, belas kasihan atau permen semata.

Pseudo Ideologi Pancasila dalam Pusaran Kapitalisme dan Komunisme

Oleh: Arief B. Iskandar*

Pancasila, jika dihitung sejak tahun 1945--tepatnya tanggal 1 Juni 1945 sebagai  hari kelahirannya--hingga tahun ini, berarti sudah memasuki usia 72 tahun; sudah beranjak tua bahkan jompo jika diasosiasikan dengan manusia.

Pages