27 May 2019

Jokowi

Abdullah Hehamahua kepada Mahasiswa: Apakah dalam usia senja ini, saya harus turun ke jalanan lagi ?

Oleh Abdullah Hehamahua, (Mantan Penasehat KPK)

Sebenarnya saya tidak ingin komentari kisah ini karena saya sudah membacanya beberapa kali sejak 5 tahun lalu. Cuma saya tergelitik dgn apa yg terjadi beberapa pekan belakangan ini di mana presiden, para menteri, dan penegak hukum, khususnya kepolisian bertingkah seperti mahasiswa indonesia yang belajar di perancis tsb.

Rizal Ramli, A Love Letter to the President dan Pak Jokowi

A love  letter to the president dari Dr Rizal Ramli kepada Pak Jokowi membersitkan makna dan impresi:

1. Dari seorang tokoh bangsa sejati yang dapat melihat permasalahan bangsa secara konfrehensip
2. Pada masa dan sikon yang tepat
3.  Bahasa yang halus, to the point tapi juga sangat  tajam

Prabowo Belum Ada Rencana Temui Jokowi

KONFRONTASI-Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Ferry Juliantono menegaskan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto belum merencanakan bertemu calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo karena masih fokus mengawal proses gugatan hasil Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

"Prabowo belum ada rencana dengan Jokowi. Belum ada komunikasi juga," kata Ferry di Jakarta, Sabtu (25/5).

8 Orang Korban Tewas Ulah Polisi dan Kerusuhan Maut, Tanggungjawab Utama dan Pertama Ada Pada Jokowi

KONFRONTASI -  UNTUK mengusut tewasnya sejumlah peserta aksi massa 21-22 Mei di Jakarta, Polri akan membentuk tim investigasi. Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Pol M. Iqbal, tim yang akan dipimpin oleh Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri itu akan mencari penyebab kematian dan semua aspek yang terkait.

Ketika Sang Rajawali Kepret Jokowi dengan Bahasa Inggris

Sang Rajawali Kepret, julukan untuk Dr. Rizal Ramli, telah mengkepret Jokowi dengan tulisannya yang tajam “An Open Letter to the President”.

Kepretan sebelumnya yang legendaris adalah menyerang Surya Paloh yang menggunakan instrumen kekuasaan memperkaya diri via menteri Nasdem, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Sebelumnya lagi, ketika Rizal masih di kabinet Jokowi, dia mengkepret atasannya Jusuf Kalla sebagai PENG-PENG, penguasa yang cari kekayaan dengan memanipulasi kebijakan yang merugikan rakyat.

Om Sam Mulai 'Gebuk' Jokowi?

Aksi demo di Bawaslu pada 21 Mei 2019 berbuah kericuhan. Sekelompok massa tiba-tiba saja datang usai para peserta aksi damai membubarkan diri. Kerusuhan pun meletup hingga pagi hari dan menelan korban jiwa dan luka-luka. Polisi menyebut ada pihak ketiga yang menunggangi aksi damai di Gedung Bawaslu. Siapa? Dan apa motifnya?

Rezim Jokowi dan Stigma Pro-China

Rakyat Siap Jihad Lenserkan Jokowi

Sekilas info saya sampaikan testimoni sewaktu menghadiri aksi mimbar bebas menuntut kejahatan pemilu di depan kantor Bawaslu Pusat kemarin (22/5). Maap agak terlambat laporan. WA saya mengalami nge jam sejak di loasi sampai baru pagi dini hari ini kembali lancar koneksinya.

Mengkepret Jokowi

Oleh:  Dr. Syahganda Nainggolan

 

 

Si Rajawali Kepret,  julukan untuk Dr. Rizal Ramli,  telah mengkepret Jokowi dengan tulisannya yang tajam "An Open Letter to the President". Kepretan sebelumnya yang legendaris adalah menyerang Surya Paloh yang menggunakan instrument kekuasaan memperkaya diri via menterinya Nasdem  menteri perdagangan. Sebelumnya lagi,  ketika Rizal masih di kabinet Jokowi,  dia mengkepret atasannya Jusuf Kalla sebagai PENG-PENG,  penguasa yang cari kekayaan dengan memanipulasi kebijakan2 yang merugikan rakyat.

Menyangkut Pertemuan dengan Jokowi, BPN: Rumah Prabowo Terbuka Kapan Saja

KONFRONTASI -  Koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan kubunya terbuka terhadap wacana pertemuan bersama Jokowi-Ma'ruf. Dahnil menilai, secara pribadi, Prabowo-Sandiaga tidak berkonflik dengan Jokowi-Ma'ruf. Sebab, kata dia, persaingan kedua pasangan di Pilpres 2019 murni kompetisi. Karena itu, kalau ada pertemuan kedua belah pihak, bukan suatu persoalan.

Kemenangan Jokowi di Pilpres 2019 Rapuh, Gaduh, Rusuh dan Akan Berakhir Runtuh

Oleh Anton Permana 
Pendidikan Lemhannas Angkatan LVIII

Penulis tidak kaget ketika KPU selayaknya pengumumuman kenaikan BBM dulu, tiba-tiba memajukan pengumuman kemenangan paslon 01 sebagai pemenang Pilpres. Karena apa, sejak awal didalam beberapa tulisan sebelumnya, penulis sudah menyampaikan beberapa analisis dan prediksi kejanggalan yang terjadi pada proses penyelenggaraan Pemilu tahun ini.

Pages