12 December 2019

Jaya Suprana

Urgensi Rizal Ramli Bagi Kebangkitan Indonesia di Mata Jaya Suprana

KONFRONTASI -   Ekonom senior DR. Rizal Ramli memiliki posisi yang unik dalam landskap politik nasional terkini.

Jaya Suprana: Rizal Ramli Cocoknya Jadi Presiden atau Wapres Biar Ekonomi Indonesia Cepat Meroket

KONFRONTASI-Budayawan Jaya Suprana menilai ekonom senior DR. Rizal Ramli memiliki posisi yang unik dalam landskap politik nasional terkini. Rizal Ramli memiliki pengalaman yang cukup banyak dalam pemerintahan, dan terbukti mempunyai kecakapan dalam membenahi persoalan ekonomi yang tengah dihadapi bangsa ini.

Selain itu, Rizal Ramli juga memiliki pergaulan yang baik di kalangan elite politik, dan berpotensi menjadi tokoh pemersatu bangsa karena tidak memiliki kepentingan sempit untuk diri sendiri dan kelompok.

Umat Islam Bukan Hanya Afghanistan, Uzbekistan Tapi Juga di Londonistan

Oleh: Jaya Suprana .  

 

SAYA memang tahu ada nama Pakistan, Afghanistan, Turkistan, Kazhakstan, Kirgistan, Uzbekistan dan lain-lain nama berakhiran “stan”. Namun saya tidak tahu bahwa ternyata ada pula nama Londonistan.

Ternyata Londonistan adalah julukan terbaru bagi sebuah kota yang bernama London . Yang menciptakan julukan Londonistan adalah jurnalis terkemuka, Melanie Phillips, demi melukiskan betapa besar pengaruh Islam terhadap ibukota Inggris di masa kini.  

Terima Kasih RR Telah Berpihak ke Wong Cilik

Diberitakan Mantan Menko Maritim Rizal Ramli mempertanyakan kebijakan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani  dalam hal rencana merevisi UU tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang dikuatirkan akan membebani masyarakat dengan iuran tambahan atas lebih dari 60 ribu transaksi lain

Jangan Fitnah Bangsaku!

Oleh: Jaya Suprana*

Akibat Basuki Tjahaja Purnama dinyatakan bersalah melakukan penistaan agama maka dijatuhi hukuman 2 tahun kemudian diwajibkan masuk rumah tahanan, maka bangsa, negara dan rakyat Indonesia dihujat sebagai rasis, intoleran, anti pluralis, diskriminatif serta aneka ragam keburukan lain-lainnya.

Jangan Pecah Belah Bangsaku!: Pandangan Jaya Suprana atas Tulisan Allan Nairn

Oleh: Jaya Suprana*

Amanat Penderitaan Rakyat Kendeng

Oleh: Jaya Suprana*

PADA 15 Maret 2017 petang hari sekitar pukul 17.)) waktu Jakarta, Ibu Ayla dan saya menyapa masyarakat Kendeng, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah yang sedang merendam kaki mereka ke dalam kotak semen di depan Istana Merdeka Jakarta.

Para petani Kendeng ingin menghadap Presiden Jokowi yang sangat mereka hormati dan cintai demi menyampaikan amanat penderitaan mereka.

Menguatkan Pembiaran Pemerintah Melanggar Hukum

OLEH: JAYA SUPRANA* SAYA memiliki empat sahabat merangkap mahaguru saya yaitu mantan Menko Kemaritiman Dr. Rizal Ramli, Menhukham Dr. Yasonna Laoly, mantan Ketua MK, Prof. Mahfud MD dan pendekar kemanusiaan, Sandyawan Sumardi. Rizal Ramli, mahaguru nasionalisme, Yasonna Laoly, mahaguru pemahaman HAM, Mahfud MD mahaguru hukum, Sandyawan Sumardi mahaguru kemanusiaan saya. Akibat saling beda keahlian dan keilmuan, maka empat sahabat saya itu kerap saling beda pendapat dan pandangan. 

Jaya Suprana: Menguatkan Pembiaran, Pemerintah Melanggar Hukum

SAYA memiliki empat sahabat merangkap mahaguru saya yaitu mantan Menko Kemaritiman Dr. Rizal Ramli, Menhukham Dr. Yasonna Laoly, mantan Ketua MK, Prof. Mahfud MD dan pendekar kemanusiaan, Sandyawan Sumardi.

Bersama Jaya Suprana, Romo Sandyawan Pimpin Demo Tolak Penggusuran di Bukit Duri. Ahok Sungguh Kejam?

KONFRONTASI - Romo Sandyawan Sumardi memimpin puluhan warga Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, melakukan aksi damai untuk menolak penggusuran yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Rabu pagi.

Laki-laki, perempuan, dan anak-anak yang ikut melakukan aksi damai itu mengikatkan pita merah putih pada lengan kiri mereka serta membawa spanduk yang antara lain memuat tulisan "Bukit Duri Tumbal Pembangunan Jakarta", dan "Rakyat Bermartabat Pejabat Bermuslihat."

Pages