22 October 2019

Israel

Israel Kalah Strategi dari Iran

KONFRONTASI - Mantan perdana menteri rezim Zionis Israel memprotes keras kebijakan PM Israel, Benjamin Netanyahu dan mengatakan, kebijakan Netanyahu terkait Iran menyebabkan Tel Aviv kalah strategi dari Tehran.

Fars News (15/10/2019) melaporkan, Ehud Olmert dalam wawancaranya hari ini, Selasa (15/10) memprotes keras kebijakan Netanyahu dan menuturkan, PM Israel karena terlalu berlebihan memusatkan perhatian pada program nuklir Iran, ia abai atas aktivitas regional Iran termasuk kehadiran Tehran di Suriah.

Uni Eropa Kecam Pemukiman Ilegal Israel di Wilayah Palestina

KONFRONTASI-Uni Eropa mengecam keberadaan semua permukiman ilegal Israel di wilayah Palestina yang diduduki. Hal itu dinyatakan setelah otoritas Israel menyetujui pembentukan permukiman baru di Kota Yerikho, Tepi Barat. 

"Uni Eropa menegaskan kembali bahwa semua permukiman di wilayah Palestina yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur, adalah ilegal berdasarkan hukum internasional," ujar juru bicara Uni Eropa untuk Kebijakan Luar Negeri dan Keamanan Maja Kocijancic, dikutip laman kantor berita Palestina, WAFA, Rabu (18/9).

Swedia Kecam Keras Rencana Netanyahu Caplok Tepi Barat

KONFRONTASI- Menteri Luar Negeri Swedia, Ann Linde mengecam keras pernyataan yang dibuat oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Sebelumnya, Netanyahu bersumpah akan mencaplok sebagian Tepi Barat, jika kembali terpilih sebagai Perdana Menteri Israel.

"Solusi dua negara harus menjadi prasyarat untuk solusi bagi masalah Israel-Palestina. Uni Eropa dan komunitas internasional mengatakan, keputusan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertentangan dengan hukum internasional," ucap Linde, seperti dilansir Anadolu Agency pada Kamis (11/9).

Diserang Roket Gaza, Netanyahu Ngacir Tinggalkan Panggung Kampanye

KONFRONTASI- Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu bergegas turun dari panggung kampanye ketika roket-roket asal Gaza menyerang Ashdod. Beruntung dia tidak terkena senjata kelompok militan Gaza tersebut, karena senjata itu diintersepsi sistem pertahanan rudal Iron Dome.

Insiden itu terjadi Selasa malam. Sirene roket di Ashdod dan Ashkelon meraung-raung ketika beberapa roket asal Gaza bermunculan. Raungan sirene itu membut acara kampanye Netanyahu dan beberapa politisi lainnya dipersingkat.

Israel Tembak Mati Dua Remaja Palestina

KONFRONTASI-Korban jiwa kembali jatuh dalam aksi demonstrasi di perbatasan Israel-Gaza, Jumat (6/9). Kali ini peluru tajam tentara Israel merenggut nyawa dua remaja Palestina, Khaled Al-Rabai (14) dan Ali Al- Ashqar (17).

Sementara itu, 70 orang lainnya terluka akibat kebrutalan tentara Israel. Sebanyak 38 di antaranya terkena tembakan langsung.

Angkatan bersenjata Israel melaporkan bahwa lima proyektil ditembakkan dari Jalur Gaza beberapa jam setelah insiden tersebut. Serangan tersebut menyasar Kota Sderot dan dua desa terdekatnya.

Keji, Israel Jual Organ Para Syuhada Palestina

KONFRONTASI-Palestina mendesak Israel untuk memulangkan 51 jenazah syuhada Palestina yang mereka tahan sejak Oktober 2015.

Desakan itu disampaikan Sekretaris Pertama Kedutaan Besar Palestina untuk Indonesia Muamar Milhem dalam konferensi pers tentang kampanye nasional pemulangan jenazah syuhada Palestina di Jakarta, Rabu (4/9).

Israel Miliki Senjata Nuklir, Kenapa Turki Dilarang?

KONFRONTASI-Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tak terima negara-negara bersenjata nuklir melarang Ankara untuk memiliki senjata nuklir. Meski demikian, dia tidak mengungkap apakah Ankara berencana untuk mendapatkan senjata mengerikan itu atau tidak.

"Beberapa negara memiliki rudal dengan hulu ledak nuklir, bukan satu atau dua. Tapi (mereka memberi tahu kami), kami tidak bisa memilikinya. Ini, saya tidak bisa menerimanya," katanya kepada anggota Partai AK di kota Sivas pada hari Rabu.

Sekjen Liga Arab Sebut Israel Gunakan Lebanon untuk Kampanye Politik

KONFRONTASI-Sekretaris Jenderal Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit mengatakan, eskalasi saat ini di perbatasan Israel-Lebanon memenuhi kepentingan pemilihan di negara Yahudi itu. Gheit mendesak masyarakat internasional untuk mencegah situasi di perbatasan menjadi tidak terkendali.

"Sekretaris Jenderal mengikuti perkembangan di sekitar penembakan wilayah yang terletak di perbatasan antara Israel dan Lebanon dengan keprihatinan dan menyatakan solidaritas penuh Liga Arab dengan Lebanon," kata badan yang berbasis di Kairo, Mesir itu.

Cautious border calm as Hezbollah, Israel urged to show restraint

KONFRONTASI-A cautious calm has returned to the southern Lebanese border amid international calls for restraint after Hezbollah and Israel exchanged fire following a week of tensions.

Lebanon's Prime Minister Saad Hariri on Sunday held phone conversations with the top United Statesand French diplomats, urging them to "intervene" to prevent the situation from escalating into a full-fledged war, his office said.

Presiden Lebanon Anggap Serangan Drone Israel Sebagai Deklarasi Perang

KONFRONTASI-Presiden Lebanon Michel Aoun menyamakan serangan pesawat nirawak atau drone Israel di wilayahnya dengan deklarasi perang. Dia menegaskan, Beirut memiliki hak untuk mempertahankan diri.

Komentar Aoun muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara kelompok Hizbullah dengan Israel. Hizbullah merupakan faksi bersenjata di Lebanon yang selama ini bersekutu dengan Iran.

Pages