ISIS

ISIS Ancam Bunuh Paus Fransiskus

KONFRONTASI-Milisi Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) dikabarkan mengancam akan membunuh Pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus.

Ancaman ISIS itu dilontarkan menjelang kunjungan Paus ke Albania dan Turki yang mayoritas warganya adalah Muslim itu. Seperti dilaporkan laman Daily Mail, peringatan atas ancaman pembunuhan Paus datang dari Duta Besar Irak untuk Vatikan, Habeeb Al Sadr.

"Saya tak tahu fakta spesifiknya, tetapi yang jelas, ISIS ingin membunuh Paus," ujar Al Sadr seperti dikutip Daily Mail, Rabu (17/9/2014).

ISIS Larang Pelajaran Tentang Demokrasi

KONFRONTASI - Kelompok militan Islamic State in Iraq and Syria (IISIS) yang menguasai sebagian besar wilayah Suriah dan Irak tersebut, Rabu (17/9), mengeluarkan kebijakan yang melarang matematika, olah raga dan ilmu sosial diajarkan di sekolah.

Diberitakan CNN, kebijakan baru ini diumumkan melalui selebaran yang ditempel di dinding-dinding dan tiang listrik. Di dalam selebaran juga tertulis bahwa guru yang berani melanggar ketentuan ini akan diberi "hukuman keras".

Bekas Santri Tebuireng Yang Ditangkap di Poso

KONFRONTASI - Pengasuh Ponpes Tebuireng KH Salahuddin Wahid (Gus Solah) membenarkan, Saiful Priatna alias Ipul, satu dari tiga WNI yang ditangkap di Poso, Sulawesi Tengah akibat dugaan terlibat Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS), pernah nyantri di pesantren yang dicetuskan pendiri NU KH Hasyim Asyari tersebut sekitar tahun 2000. "Saiful belajar di sini tidak sampai tamat," kata adik kandung mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), ini, Selasa (16/9/2014)

Ipul dibekuk bersama dua WNI dan 4 warga Turkistan di Poso, Sabtu (13/9/2014) lalu.

Hancurkan ISIS, 30 Negara Gelar Konferensi

KONFRONTASI-Upaya menghancurkan militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) terus digalang. Di Paris, Prancis, wakil dari 30 negara bertemu untuk membahas penumpasan ISIS yang juga disebut ISIL atau IS itu kemarin (15/9). Selain negara-negara Uni Eropa, hadir Qatar, Arab Saudi, Kuwait, Uni Emirat Arab, serta beberapa negara lain.

Algojo ISIS Mau Penggal Lagi Warga Inggris

KONFRONTASI - Kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengancam akan membunuh satu lagi warga Inggris bernama Alan Henning, 47 tahun. Dalam video dirilis dua hari lalu, Henning tampak seperti sedang sakit dan kelelahan. Dia berlutut di samping algojo ISIS dikenal dengan sebutan John si Jihadis.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Senin (15/9), Henning adalah sopir taksi di Kota Manchester Inggris, yang diketahui mengunjungi Kota Al-Dana Provinsi Idlib, Suriah, akhir tahun lalu dalam iring-iringan mobil ambulans untuk membawa peralatan medis ke rumah sakit.

Bisnis Haram ISIS Hasilkan USD 3 Juta per Hari!

Konfrontasi – Gerakan militan seperti Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) tentu membutuhkan sumber dana yang sangat besar. Namun, banyak pihak belum mengetahui secara pasti sumber pendapatan kelompok garis keras ini.

ISIS dikabarkan memiliki uang senilai US$3 juta atau Rp 35,67 miliar per hari. CNBC melaporkan ISIS melakukan berbagai cara ilegal meliputi penyelundupan minyak, perdagangan manusia, pencurian, dan pemerasan.

PM Inggris Sebut ISIS Monster

KONFRONTASI - Perdana Menteri Inggris David Cameron berang setelah seorang warga negaranya yang bekerja untuk sebuah lembaga bantuan menjadi korban eksekusi kelompok militan ISIS dalam video terbaru yang dirilis akhir pekan lalu. 

"Fakta bahwa seorang pekerja bantuan diculik, ditahan, dan dibunuh secara brutal di tangan ISIS meringkas apa yang organisasi ini tegakkan," kata Cameron pada Minggu (14/9). 

Dilema Nama Lahir, Ribuan ‘Isis’ Amerika Boikot ISIS

Konfrontasi - Gerakan ISIS di Irak dan Suriah membawa nasib sial bagi gadis asal Florida, Amerika Serikat. Nama ISIS menjadi sebuah tragedi bagi sang gadis yang terlahir dengan nama lengkap Isis Martinez. Isis mengaku dirinya sangat terganggu karena banyak orang yang menggunjingkan namanya terkait dengan gerakan terlarang di Timur Tengah ini.

Perangi ISIS, Negara Arab Tawarkan Bantuan Serangan Udara

KONFRONTASI-Sejumlah negara Arab menawarkan untuk ikut serta dalam melakukan serangan udara terhadap milisi Daulah Islamiyah atau ISIS di Irak, kata sejumlah pejabat Amerika Serikat.

Tetapi semua aksi harus mendapatkan persetujuan pemerintah Irak, tambah mereka.

Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengatakan dia "sangat positif" dengan janji bantuan militer untuk mengatasi kelompok ekstrem.

Galang Dukungan Perang, Menlu AS Sambangi Mesir

KONFRONTASI-Kehadiran ISIS telah menjadi musuh baru bagi negeri Paman Sam. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, Sabtu (13/9), menyambangi negeri piramida Mesir guna menggalang dukungan memerangi ISIS di Irak dan Suriah. Kerry mengatakan,  Mesir di garis depan menghadapi terorisme setelah ia bertemu dengan para pemimpin negara itu .

Pages