19 August 2019

Iran

India envoy happy with positive trend of trade with Iran

KONFRONTASI-India’s ambassador to Iran says trade between the two countries is on a positive trajectory despite sanctions imposed by the United States which have hampered New Delhi’s energy imports from Tehran.

“Both Iran and India are large, developing economies with solid fundamentals. Both countries are benefiting from their respective demographic advantages. I see our economic partnership as being on a positive trajectory,” said Gaddam Dharmendra in an interview with Iranian ILNA news agency published on Saturday.

Cryptocurrency campaign seeks to help Iran flood victims

KONFRONTASI-An independent campaign has been launched in Iran in order to attract international aid in cryptocurrency for flood victims in the face of US sanctions which have choked off foreign funds.

The campaign is hoped to provide an alternative route after US sanctions prevented the Iranian Red Crescent Society (IRCS) from obtaining any foreign financial aid to assist victims of the flooding that started in early March and carried through April.

Iran: Pasukan Asing di Teluk Persia Hanya Ingin Jarah Aset Negara-negara Muslim

KONFRONTASI-Presiden Iran Hassan Rouhani menekankan bahwa negara-negara pesisir Teluk Persia mampu menjaga keamanan wilayahnya sendiri. Ia juga mengatakan bahwa sejumlah langkah yang diambil Amerika Serikat (AS) tidak lain untuk menjarah aset negara-negara Muslim.

Dalam pertemuan kabinet, Rouhani mengatakan seruan AS untuk membentuk koalisi baru di Teluk Persia dan Laut Oman adalah dangkal dan tidak praktis.

AS Jadikan Wilayah Teluk Bak Korek Api yang Siap Meledak

KONFRONTASI-Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif menyatakan, Amerika Serikat (AS) telah mengubah wilayah Teluk menjadi kotak korek api yang siap meledak. Hal itu diungkapkannya dalam wawancara dengan stasiun televisi Al Jazeera.

Lalu lintas kapal tanker minyak yang melewati Teluk melalui Selat Hormuz telah menjadi fokus ketegangan AS-Iran pasca Washington menarik diri dari kesepakatan nuklir internasional dan menerapkan kembali sanksi untuk mencekik ekspor minyak Teheran.

Mengenal Radar Anti Rudal Iran , Lacak Drone Sejauh 400km

KONFRONTASI -    Iran mengumumkan pembaruan sistem radar yang mampu melacak rudal dan pesawat nirawak (drone) hingga jangkauan 400 kilometer.

Stasiun televisi pemerintah Iran melaporkan sistem radar itu bernama Falaq dan mampu berpindah-pindah. Pembaruan sistem menjadikan radar tersebut lebih baik dari radar sebelumnya yakni Gamma yang disebut pengamat militer merupakan buatan Rusia.

Sistem Rudal Buatan Iran Ini Diklaim Mampu Saingi S-300 Rusia

KONFRONTASI-Iran pada 22 Agustus 2019 akan memamerkan sistem rudal Bavar-373 buatannya sendiri. Senjata pertahanan itu dibuat mirip sistem pertahanan rudal S-300 Rusia.

Menteri Pertahanan Brigadir Jenderal Amir Hatami mengumumkan rencana itu dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu (7/8/2019).

Bentrok dengan Militan, Dua Anggota Pasukan Elit Iran Tewas

KONFRONTASI-Dua orang anggota elit Pengawal Revolusi Iran dilaporkan tewas dalam bentrokan dengan gerilyawan di wilayah barat laut negeri itu, yang terletak di dekat perbatasan dengan Turki, demikian menurut televisi pemerintah Iran, Rabu.

"Gubernur provinsi Maku mengatakan ada dua Pengawal  Revolusi yang syahid dalam bentrokan dengan teroris saat membela Tanah Air," lapor televisi tersebut.

Tidak ada laporan lebih lanjut mengenai peristiwa itu.

Begini Cerita ahli komputer yang lolos dari hukuman seumur hidup di Iran

KONFRONTASI -   Seorang warga Kanada kelahiran Iran melarikan diri dari Iran setelah dipenjara di sana selama 11 tahun dan kembali ke Kanada.

Saeed Malekpour dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas program komputer yang dirancangnya untuk mengunggah foto-foto yang, menurut otoritas Iran, digunakan pada sejumlah situs porno berbahasa Persia.

Saudaranya menggunggah video di media online yang menunjukkan kepulangannya ke Kanada pada Jumat lalu.

Dia melarikan diri dari Iran saat dibebaskan dari hukuman penjara jangka pendek

Iran Kembali Tahan Kapal Tanker Asing di Teluk Persia

KONFRONTASI-Iran menahan kapal tanker minyak asing dan tujuh awaknya di Teluk Persia pekan lalu, demikian laporan media pemerintah, seperti dikutip dari VOA, Senin (5/8/2019). Ini merupakan yang ketiga kalinya Korps Garda Revolusi Iran menahan kapal dalam waktu kurang dari sebulan.

Kapal Perang Inggris Terus Berdatangan ke Selat Hormuz

KONFRONTASI-Pemerintah Inggris kembali meningkatkan keamanan di Selat Hormuz. Kamis lalu (25/7) mereka memerintah kapal Angkatan Laut Inggris agar mengawal setiap kapal berbendera Inggris di daerah tersebut. Mereka masih waswas pemerintah Iran melakukan manuver yang sama.

"Royal Navy telah kami tugaskan untuk menemani setiap kapal Inggris di Selat Hormuz. Entah satu per satu atau dalam kelompok." Begitu pernyataan Kementerian Pertahanan menurut Agence France-Presse.

Pages