Intelijen

Namanya Masuk 119 Terduga Teroris Dunia, Din Syamsuddin: Biarlah Mereka Mempertanggungjawabkannya di Akhirat

Konfrontasi - Tokoh Muhammadiyah Din Syamsuddin merespons pemberitaan yang menyebut dia termasuk dalam daftar 119 teroris dunia.

Pria kelahiran Sumbawa 31 Agustus 1958 itu memberikan tanggapan. "Itu lagu lama, berita pada 2014. Patut diduga itu permainan intelijen yang mengembangkan dan selalu mengembangkannya," kata Din dalam keterangan yang dikutip dari JPNN.com, Sabtu (26/10/2019).

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005-2010 dan 2010-2015 itu mengatakan berita tersebut sudah basi dan tidak terbukti.

Saut KPK Akui Punya Rubicon dan Perusahaan Terafiliasi Intelijen, Tapi...

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang (Dok:net)

 

KONFRONTASI -   Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengakui dirinya memiliki mobil mewah bermerek Jeep Rubicon dengan plat nomor B 54 UTS. Namun ia membantah jika dituding wakil ketua panitia seleksi calon pimpinan KPK, Indriyanti Seno Adji tidak melaporkannya.

Saut mengatakan, tudingan dari Indriyanto muncul ketika dirinya melakukan tahap wawancara akhir sebagai calon pimpinan KPK periode 2015-2019. Ia menilai ada yang mencoba memframing buruk tentang dirinya.

Disinyalir Ada Oknum Intelijen Negara yang Hembuskan Isu Panas Bermuatan Politik

KONFRONTASI-Praktisi Intelijen, Fauka Noor Farid mengatakan, menjelang Pilpres 2019, ada sejumlah oknum yang bermain dan menyalahartikan tupoksi sebagai intelijen negara. Menurutnya, hal ini sudah salah, dan tidak boleh ditolerir.

Sejumlah kejadian yang terjadi di Indonesia belakangan ini, menurut Fauka Noor Farid, melihat fakta di lapangan ada indikasi permainan aparat intelijen negara yang bermuatan politis. Hal ini terang sangat tidak baik.

Apakah Presiden Jokowi Memerlukan Intelijen?

KONFRONTASI -  Kalau masyarakat mempertanyakan kenapa saat ini intelijen tampak tidak berfungsi dengan baik, tentu rumit menjawab faktor penyebabnya. Faktor utama tentu saja dilihat dari sejauh mana Presiden RI sebagai user mengoptimalkan fungsi intelijen. Sementara, sewaktu merekrut Kabinet Kerja pada Oktober 2014 saja, konon Presiden tidak menggunakan jasa Badan Intelijen Negara (BIN) untuk melakukan profiling siapa saja yang bakal membantunya di Kabinet.

Intelijen dan Politik Indonesia

KONFRONTASI -  Dalam sejarah kepemimpinan nasional mungkin hanya Presiden Joko Widodo yang jarang menggunakan tim intelijen dalam mengkaji masalah strategis. Selain itu, masalah pemilihan personal dengan kapasitas dan kapabilitas yang kurang mumpuni, juga memperburuk situasi bahkan membuat pemerintahan akhirnya didominasi kepentingan kelompok politik tertentu. Sulit dibantah bahwa Orde Baru dan Soeharto bisa berkuasa selama 32 tahun salah satunya karena faktor intelijen dan militer yang kuat pada saat itu.

Koalisi Korsel-AS Deteksi Pergerakan Rudal-rudal Korut

Konfrontasi - Sebuah laporan terbaru datang dari Korea Utara. Sumber intelijen Korea Selatan dan Amerika Serikat menyebutkan jika mereka berhasil mendeteksi pergerakan beberapa rudal Korea Utara. Rudal-rudal itu tengah bergerak diangkut dari fasilitas roket di Sanum-dong di bagian utara ibu kota Pyongyang.

Menurut laporan Korea Broadcasting System (KBS), pergerakan itu memunculkan spekulasi jika Korea Utara bersiap untuk melakukan tindakan yang lebih provokatif dari lakon-lakon sebelumnya yang telah dilakukan bersama rudal-rudalnya.

Panglima TNI: Satuan Intelijen, Teritorial dan Penerangan Harus Saling Bersinergi

KONFRONTASI -  Dalam menyikapi segala bentuk kegiatan di lingkungan TNI, satuan Intelijen, Teritorial dan Penerangan TNI, harus saling bersinergi dan benar-benar waspada dalam melaksanakan tugas.  Personel Teritorial harus bekerja sama dengan Intelijen, demikian juga dengan personel Penerangan.
 

Kepala BIN Idealnya dari Militer, Ini Alasannya!

KONFRONTASI-Calon Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) idealnya harus dari kalangan militer. Menurut Pengamat Intelijen dan Pertahanan, Connie Rahakundini, militer sudah terdidik untuk melakukan deteksi dini terhadap suatu ancaman.

"BIN seharusnya militer. Intelijen berarti bicara soal keamanan negara. Militer itu investigasi sebelum kejadian," kata Connie dalam diskusi "Ini Dia Kepala BIN Baru" di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (3/9).

Pages