27 February 2020

India

Google Hapus 600 Iklan Aplikasi yang Mengganggu, Kebanyakan dari China

Konfrontasi - Google menghapus sedikitnya 600 aplikasi mengganggu dari toko aplikasi Play Store. Tak hanya itu, pengembang aplikasi-aplikasi ini juga diblokir.

Penghapusan ratusan aplikasi dari Play Store ini dilakukan sebagai upaya mengendalikan penipuan iklan seluler yang sering terjadi.

Mengutip The Verge, Jumat (21/2/2020), kebijakan Google tidak mengizinkan adanya iklan yang ditampilkan ketika aplikasi tidak digunakan serta iklan yang menipu pengguna untuk mengklik secara tidak sengaja.

India slum-dwellers sent eviction notices ahead of Trump visit

KONFRONTASI-Slum-dwellers in the city of Ahmedabad say they have been served eviction notices by municipal authorities as the home state of Prime Minister Narendra Modi prepares to host US President Donald Trump on February 24.

The slum is close to the Motera Stadium where Modi and Trump are expected to attend an event dubbed "Kem Chho Trump" (How are you, Trump) along the lines of the "Howdy Modi" extravaganza the US president organised for the Indian prime minister in Houston last September.

Puluhan Siswi di India Dipaksa Buka Celana Dalam, Untuk Apa?

KONFRONTASI-Di sebuah sekolah di India, lebih dari 60 siswi perempuan mengatakan mereka dipaksa untuk membuka celana dalam dan menunjukkan kepada guru bahwa mereka tidak sedang mengalami menstruasi.

Murid Diperiksa Karena Mens:

Usai dari India, Realme C3 Segera Hadir di Indonesia

Konfrontasi - Beberapa hari yang lalu smartphone terbaru Realme yakni C3, baru saja rilis di India. Setelah di negeri Hindustan, vendor smartphone asal China ini akhirnya memastikan akan memboyong Realme C3 ke Indonesia.

Model ini merupakan produk terbaru dari lini Realme C yang sudah terjual lebih dari 10,2 juta unit di seluruh dunia.

India Laporkan Kasus Pertama Corona

KONFRONTASI- India mengatakan pada Kamis seorang pasien di negara bagian Kerala dinyatakan positif terinfeksi virus corona, kasus pertama di negeri itu atas berjangkitnya virus yang berasal dari China dan sampai saat ini menewaskan 170 orang.

Pasien itu adalah seorang mahasiswa Universitas Wuhan di China, kata pemerintah India dalam sebuah pernyataan. Pasien itu stabil dan dalam isolasi di rumah sakit, tambah pernyataan itu.

Bos Amazon Jeff Bezos Dianggap Teroris Ekonomi di India

KONFRONTASI -   Bos Amazon Jeff Bezos mendapatkan sambutan pahit selama kunjungannya ke India pada pekan lalu, setelah regulator antimonopoli negaraitu memulai investigasi resmi beberapa jam sebelum kedatangn Bezos.

Empat Pelaku Pemerkosaan Massal New Delhi 2012 akan Dihukum Gantung 22 Januari

Konfrontasi - Pengadilan di India telah menetapkan tanggal eksekusi empat terpidana pemerkosaan massal 2012 di New Delhi. Kasus ini menuai kemarahan publik tak hanya di India tapi seluruh dunia.

Korban yang dikenal sebagai Nirbhaya diperkosa secara massal di dalam bus dan disiksa kemudian dibuang di pinggir jalan. Tak lama kemudian Nirbhaya meninggal di rumah sakit karena lukanya parah.

Hakim pengadilan New Delhi, Satish Kumar menerbitkan surat perintah eksekusi gantung pada Selasa, berisi perintah keempat pelaku akan dieksekusi pada 22 Januari pukul 07.00 waktu setempat.

Dilansir dari Aljazeera, Rabu (8/1/2020), penjara Tihar di Ibu Kota New Delhi, dimana keempat terpidana dikurung, telah melakukan percobaan eksekusi untuk menguji tiang gantungan. Surat perintah tersebut diterbitkan sejak Mahkamah Agung India menolak peninjauan kembali salah satu terpidana akhir 2019.

Kuasa hukum terpidana mengatakan, pihaknya akan mengajukan permohonan banding baru atas putusan eksekusi tersebut. AP Singh, yang mewakili terpidana Akshay Singh, mengatakan dia akan mengajukan petisi ke Mahkamah Agung dalam sehari atau dua hari ini.

Apakah Sebagian Orang India Penyembah Kera? Seekor Kera Mati, Ratusan Orang Gunduli Kepala di India

KONFRONTASAI -    Hampir 200 penduduk desa di India menggunduli kepala mereka sebagai tanda berdukacita atas kematian seekor kera di kuil mereka. Kera itu tenggelam ketika jatuh ke kolam karena dikejar anjing. Penduduk desa itu melakukan prosesi kematian dan membakar binatang itu sesuai ajaran Hindu karena khawatir kematian kera ini akan membawa sial.

UU Anti Muslim Disahkan Pemerintah India, Ketakutan Semakin Dirasakan

KONFRONTASI -   Undang-Undang Anti Muslim di India memberikan dampak besar kepada masyarakat muslim India.

Rikat Hashmi, merupakan salah satu siswa Muslim di Delhi mengatakan bahwa ia merasa cemas mengenai masa depannya sebagai Muslim di India.

Rikat mengatakan bahwa, saat ini ia menghabiskan waktunya dengan memikirkan masa depan seperti banyak Muslim di India lainnya.

Badai Protes Terus Mengguncang India Terkait UU Kewarganegaraan Baru

KONFRONTASI-Aksi protes berlangsung di seluruh India untuk menolak undang-undang kewarganegaraan yang kontroversial. Menurut para kritikus, undang-undang ini melanggar konstitusi sekuler negara itu.

Undang-undang yang disahkan pekan lalu itu bertujuan untuk memberikan kewarganegaraan kepada orang-orang Hindu, Parsis, Sikh, Buddha, Jain, dan Kristen yang "dianiaya", yang tiba di India sebelum 31 Desember 2014 dari Bangladesh, Pakistan atau Afghanistan. Namun, undang-undang ini tidak berlaku pada komunitas Muslim.

Pages