24 April 2017

Iga Mawarni

Perdebatan di Kamar Kos Membawa Penyanyi Cantik Ini Memeluk Islam

KONFRONTASI-Malam itu, seorang mahasiswi Sastra Belanda Universitas Indonesia (UI), baru saja berdiskusi antarteman di sebuah kamar kost di bilangan Depok, Jawa Barat. Masing-masing mempertahankan pendapatnya. Sharing pendapat ini bukan hal baru dilakukan, tetapi sudah sering berlangsung.

Lebaran, Iga Mawarni Kange Jajanan di Kampung

KONFRONTASI-Menyantap jajanan khas kampung halaman merupakan salah satu romantisme yang berkesan bagi Iga Mawarni setiap lebaran tiba.

"Makanan desa, jajanan kampung yang sudah susah dicari... selalu jadi romantisme yang berkesan," kata pelantun Kasmaran ini seperti dilansir ANTARA, Kamis (16/7).

Penyanyi jazz itu merindukan makanan khas desa, di antaranya dodol kampung, jadah dan wajik kletik manis.

Mawarni: Pendidikan Tinggi Bukan Patokan Menentukan Kehebatan Perempuan

Konfrontasi - Di mata penyanyi jazz Iga Mawarni, pendidikan tinggi bukan satu-satunya patokan untuk menentukan kehebatan seorang perempuan.

"Perempuan hebat bila dapat bermanfaat bagi sekitarnya, dari yang terkecil, ya keluarga atau masyarakat," ujar pelantun "Kasmaran" itu seperti diberitakan Antara News beberapa waktu lalu.

Kini, perempuan juga bisa menempuh pendidikan setinggi-tingginya sama seperti pria. Namun yang lebih penting adalah bagaimana menyeimbangkan upaya mengejar cita-cita dengan memberi kontribusi untuk masyarakat.