AS Hikam

Catatan AS Hikam: Habib Rizieq sebagai Pemimpim Islam Politik Indonesia?

Oleh: AS Hikam

Gelar aksi demo yang diberi nama “Super Damai” di kawasan Monas pada Jum’at 2 Desember 2016 barangkali layak disebut sebagai sebuah babak baru dalam konstelasi perpolitikan Indonesia pasca-reformasi. Yaitu munculnya Habib Rizieq Syihab (HRS) sebagai representasi kekuatan Islam politik yang fenomenal dan harus diperhitungkan secara serius oleh Pemerintah Presiden Jokowi (PJ) dan masyarakat Indonesia serta pihak-pihak di luar negeri ini.

AS Hikam: Sikap RR yang Bikin Galau Banyak Orang di Istana Pasti Sudah Diperhitungkan

KONFRONTASI-Meski berada dalam pemerintahan, sikap kritis tetap ditunjukkan Dr. Rizal Ramli (RR). Tak ayal, sikap kritis RR terhadap target-target pemerintah yang sudah ditetapkan sebelumnya, jadi pergunjingan kalangan pengamat politik dan publik luas.

Setelah kalangan Istana mengklaim Presiden Joko Widodo telah menegur dan disusul serangan balik dari Wapres Jusuf Kalla (JK) yang tersinggung, RR malah semakin berani, sampai menantang JK debat terbuka soal target pembangunan pembangkit listrik 35 ribu MW.

Diseruduk Sapi: Pemerintah Dianggap Tak Becus Ngurus Tata Kelola Ketersedian Pangan

KONFRONTASI - Aksi mogok sementara pedagang daging sapi bukan sesuatu yang perlu ditanggapi berlebihan, apalagi sampai memerlukan tindakan keras dari pemerintah. Pasalnya, dari sejumlah pemberitan ternyata di beberapa daerah di Jatim seperti Bojonegoro dan Tuban tidak terjadi lonjakan harga daging. Begitu pula pula di luar Jawa, seperti di Kupang.

"Dengan demikian, saya agak meragukan statemen para pejabat di Jakarta yang menanggapi fenomena ini secara reaktif dan alarmist," ungkap pengamat AS Hikam (Rabu, 12/8).

Kata AS Hikam, Demokrat Penyeimbang Hanya Retorika

KONFRONTASI - Pengamat politik senior, AS Hikam, mengatakan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, punya hak penuh untuk menolak tudingan bahwa sikap partainya seperti bunglon karena mengklaim tidak bergabung dalam KMP dan KIH. Namun, mantan Presiden RI tersebut harus bisa mempertahankan argumentasinya bahwa julukan hewan yang bisa bermimikri itu tidak tepat kalau dialamatkan kepada partainya. 

ARB Kembali Ketum Golkar, KMP akan Solid Goyang Jokowi

KONFRONTASI - Kalau Aburizal Bakie terpilih sebagai Ketua Umum Golkar dalam Munas IX di Bali, Koalisi Merah Putih (KMP) makin solid. "Dukungan KMP yang total terhadap penyelenggaraan Munas Bali itu menunjukkan bahwa resiko politik akan besar jika ARB tidak berhasil menyelenggarakannya, khususnya bagi dominasi KMP di DPR," pengamat politik senior AS Hikam (Senin, 1/12).

Pernyataan Tedjo Intervensi Golkar Perlu Dicermati, Jangan Biarkan Cara-cara Orba Kembali Bangkit

KONFRONTASI - Pengamat politik senior, Muhammad AS Hikam mengatakan permintaan Menko Polhukam Tedjo Edhi Purdijanto agar Kapolri tidak mengizinkan Golkar kubu Aburizal Bakrie menggelar Munas di Bali mesti disikapi secara hati-hati. Menurut Hikam, ada beberapa hal yang perlu dicermati. Pertama, apakah larangan itu merupakan intervensi pemerintah terhada masalah internal parpol. Kedua, ataukah ini merupakan kewaspadaan untukmenghindari terjadinya gangguan terhadap kepentingan yang lebih besar yakni keamanan publik dan wilayah.

AS Hikam: Jokowi Bukan Pemimpin Lembek

KONFRONTASI - Pakar politik Prof. AS Hikam menilai tepat keputusan Presiden Joko Widodo melarang para menteri rapat dengan DPR dinilai sudah tepat. "Keputusan beliau (Jokowi) melarang para menterinya memenuhi panggilan rapat DPR adalah langkah politik yang tepat walaupun tentu akan membuat KMP kian berang. Sikap Presiden tepat karena jika diikuti bisa saja hanya akan dipolitisasi untuk memperkuat posisi tawar KMP vis a vis KIH," kata Hikam dalam akun facebooknya (Senin, 24/11).

Kenaikan Harga BBM Sejahterakan Rakyat Hanya Retorika Kosong Sudirman Said, jadi Menteri Kok Bikin Susah Rakyat?

KONFRONTASI - Omongan Menteri ESDM Sudirman Said bahwa kenaikan harga BBM akan menyejahterakan rakyat sementara subsidi menyebabkan kemalasan rakyat dikritisi sejumlah pihak.

Menurut Pengamat politik senior Muhammad AS Hikam, omongan tersebut sulit dipertanggungjawabkan dan sama sekali tidak layak keluar dari mulut seorang menteri.

Tangkap Pembully Jokowi, AS Hikam: Polri Lebay

KONFRONTASI -Kenapa Polri tidak pernah kapok membuat blunder dengan kasus-kasus penagkapan semena-mena dengan dalih 'pencemaran nama baik' yang sebenarnya tidak perlu dan malah kontra-produktif.

Demikian disampaikan pengamat politik DR. Muhammad AS Hikam lewat facebook miliknya beberapa saat lalu (Rabu, 29/10), menanggapi penangkapan Mabes Polri terhadap MA (23) warga Ciracas, Jakarta Timur, karena dituding membully Presiden Jokowi di akun facebook miliknya pada saat Pilpres 2014.

Pages