Haji

Tambah Kuota Haji, Dubes Indonesia Terus Lobi Arab Saudi

Konfrontasi - Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, memastikan bahwa kedatangan jemaah haji Indonesia di Madinah dan yang pertama di Mekah pada musim haji 1438 M/2017 H berjalan dengan lancar.

Meski begitu, dia meminta kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk terus berkonsentrasi melayani jemaah haji sampai puncak haji selesai dilaksanakan. Jumlah kuota jemaah yang kembali normal dan penambahan 10 ribu jemaah, menjadi tantangan tersendiri bagi petugas haji.

Alhamdulillah, Raja Salman Gratiskan Biaya Haji untuk 1.000 Warga Palestina

Konfrontasi - Raja Salman bin Abdul Aziz akan menyambut kedatangan 1.000 keluarga warga Palestina yang tewas oleh pasukan Israel untuk menunaikan ibadah haji secara gratis. Mereka juga disambut sebagai tamu raja Arab Saudi itu.

Abdullah Al-Madalj, sekretaris umum Raja Salman mengatakan, para calon haji asal Palestina akan dilayani secara gratis termasuk akomodasi, transportasi, dan makanan.

Awas, Jamaah Haji Diminta Waspadai Pria Ganteng Berbahasa Indonesia yang Minta Donasi

Konfrontasi - Abdul Basir, petugas haji di Daerah Kerja (Daker) Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah, awalnya terkesima dengan pria ganteng yang lancar berbahasa Indonesia yang dia temui secara tak sengaja. Kemudian ia kaget karena pengakuan pria tersebut kemungkinan hanya bualan.

Pertemuan Basir dengan pria berwajah Timur Tengah terjadi di Masjid Nabawi usai salat Subuh, Sabtu (5/8/2017). "Saya heran dia fasih berbahasa Indonesia. Dia bilang berasal dari Gaza (Palestina) dan kuliah di Madinah," kata Basir, Minggu (6/8/2017).

Total 8 Jemaah Haji Indonesia Meninggal di Madinah, Ini Identitasnya

Konfrontasi - Hari ini, Jumat (4/8/2017), atau hari ke-8 pemberangkatan jemaah dari Tanah Air, sebanyak 8 jemaah meninggal di Madinah. Sebagian besar karena sakit jantung.

Kasi Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daerah Kerja (Daker) Madinah Edi Supriyatna menginformasikan ada 3 jemaah yang meninggal, Kamis (3/8), dan satu jemaah hari ini. Terakhir, atas nama Amnah Hasri. Dia meninggal karena serangan jantung.

Sebelumnya, ada 5 jemaah yang meninggal. Berikut ini identitas jemaah berdasarkan urutan waktu meninggal:

5.000 Jamaah Haji Jabar Masuk Kategori Resiko Tinggi

KONFRONTASI-Sebanyak 5.000 calon jemaah haji asal Provinsi Jawa Barat masuk dalam kategori risiko tinggi, kata Kepala Bidang kesehatan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TPHI) Embarkasi Bekasi-Jakarta dr Ananto.

"Sampai saat ini, hingga kloter 18 total jemaah haji asal Jabar yang risti (risiko tinggi) ada 5.000 orang lebih," kata dr Ananto, ketika dihubungi melalui telepon, Rabu.

Ia menjelaskan seorang jemaah haji dikategorikan sebagai jemaah risiko tinggi apabila usianya telah mencapai 60 tahun ke atas.

Dari Hasil Memulung, Nenek Murip Akhirnya Bisa Pergi Haji. Subhanallah!

KONFRONTASI-Nenek Murip, warga Lamongan, Jawa Timur, yang sehari-harinya bekerja sebagai pemulung, tidak henti bengucap syukur saat melihat bus yang akan mengantarnya ke Bandara Juanda Surabaya berada di hadapannya, di Asrama Haji Surabaya, Rabu.

"Alhamdulillah. Sebentar lagi saya berangkat ke Mekkah hasil menabung sedikit demi sedikit. Mohon doanya," ujarnya ketika ditemui di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Cegah MERS, Jamaah Haji Diminta Jauhi Unta

KONFRONTASI-Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Nusa Tenggara Timur Sarman Marselinus mengingatkan jamaah haji untuk menjauhi unta guna mencegah penularan penyakit MERS (Middle East Respiratory Syndrome).

"Unta merupakan salah satu hewan yang menularkan virus korona penular penyakit MERS sehingga harus dijauhi jamaah selama berada di Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji," katanya di Kupang, Rabu.

Ia mengatakan, terkait bagaimana kesiapan pemerintah dan embarkasi menyelenggarakan ibadah haji 2017, baik di Tanah Air maupun Arab Saudi.

Lebih dari 12.000 Muslim China Berangkat Haji Tahun Ini

KONFRONTASI-Lebih dari 12.000 muslim asal China akan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci pada tahun ini.

Dari jumlah itu, sebanyak 284 anggota jemaah calon haji asal Provinsi Yunnan tiba di Bandar Udara Internasional Madinah, Arab Saudi, menggunakan pesawat carter, Minggu (30/7).

Kantor Berita Xinhua, di Beijing, Selasa, melaporkan, kedatangan 284 anggota jemaah calon haji asal provinsi di wilayah tenggara daratan China itu menandai perjalanan ibadah haji muslim China pada tahun ini dimulai.

Pemerintahan Jokowi Bisa Bangkrut Jika Jamaah Haji Tarik Dana Serempak

KONFRONTASI-Ide pemerintahan Joko Widodo menginvestasikan dana haji sebetulnya tidak perlu membuat heboh. Pasalnya, dana haji yang disimpan di perbankan itu sejatinya memang sudah sejak lama jadi bancakan, serta penyelamat pemerintah.

Menurut pengamat dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia, Salamuddin Daeng, sekarang ini dana haji disimpan di bank -bank pemerintah, bank swasta dan asing serta di Surat utang negara (SUN).

Subhanallah, Meski Hanya Bergaji Rp 350 Ribu, Kakek Ini Akhirnya Bisa Berangkat Haji

KONFRONTASI-Banyak orang yang berlimpah harta, namun tak kunjung menunaikan ibadah haji.

Sebaliknya, orang yang tak punya uang dan secara logis tak bisa menunaikan ibadah haji, nyatanya bisa berangkat.

Nah, kisah seorang kakek asal Tulungagung ini, menjadi satu contohnya.

Berikut kisah Mulyono yang dikutip dari Surya.co.id.

Mulyono (75) tinggal di sebuah rumah sederhana di Dusun Kebunagung, Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru.

Saat ditemui wartawan, Mulyono beristirahat di rumahnya, usai mengikuti acara pelepasan haji.

Laki-laki sederhana ini terlihat sumringah, meski raut mukanya kelehan.

Matanya langsung berkaca-kaca, saat ditanya persiapannya berangkat ke tanah suci.

“Saya tidak menyangka bisa berangkat (haji),” ucapnya dengan suara bergetar, karena rasa haru.

Mulyono adalah petugas kebersihan Masjid Agung Al Munawwar Tulungagung, sejak 30 tahun silam.

Setiap bulan ayah tiga anak dan kakek lima cucu ini mendapat upah Rp 350.000.

Mulyono berkisah, tahun 2011 silam, sang anak mendaftarkan dirinya untuk menjalankan ibadah haji.

Setiap bulan Muyono harus mengangsur pembayaran sebesar Rp 500.000.

Seluruh uang hasil jerih payahnya membersihkan masjid digunakan semua untuk membayar angsuran.

“Begitu saya niat berangkat haji, banyak jamaah yang memberi infaq kepada saya. Hasilnya dikumpulkan untuk angsuran. Kalau ada sisa dipakai untuk keperluan,” ujar Mulyono.

Mulyono mengenang, dirinya pernah beberapa kali pengajian ke rumah orang yang baru pulang dari ibadah haji.

Ketika itu dirinya mempunyai keinginan untuk bisa ke tanah suci.

Setelah enam tahun mengangsur, kini Mulyono menjadi salah satu Calon Jamaah Haji (CJH) asal Tulungagung yang berangkat.

Kini Mulyono fokus menjaga kondisi fisik. Setiap hari Mulyono berjalan mengelilingi luar Stadion Rejoagung Tulungagung, sebanyak empat kali.

Kadang pagi hari Mulyono berangkat ke Masjid Agung Al Munawwar yang berjarak sekitar 6 kilometer dengan berjalan kaki.

“Sebelum daftar, ayah saya ini sempat “curhat", apakah bisa berangkat haji dengan gaji segitu. Saya bilang, kalau Allah menghendaki pasti bisa,” ucap Lilik Mulyani (29), anak ke-3 Mulyono.

Lilik pula yang mencarikan informasi pendaftaran haji yang dianggap terjangkau.

Lalu Lilik mendapat informasi program dana talangan haji, yang dikeluarkan sebuah bank syariah.

Pihak bank kemudian memesan kursi untuk Mulyono, senilai Rp 25 juta.

Untuk pendaftaran awal, Mulyono membayar Rp 2.500.000.

Dana talangan Rp 25 juta itulah yang harus diangsur Mulyono selama enam tahun.

Dari jadwal tunggu, seharusnya Mulyono berangkat pada 2021 mendatang.

“Bahkan waktu tunggunya sempat mundur hingga 2024. Terus saya dua tahun lalu diberi tahu soal pengajuan calon jamaah yang lansia. Kebetulan Juni kemarin bapak sudah berusia 75 tahun,” ungkap Lilik.

Pages