18 November 2018

Gubernur BI

Gubernur BI: Terus Terang Ini Berat, Tekornya Tambah Gede

KONFRONTASI -   Bank Indonesia (BI) meramal defisit transaksi berjalan atau Current Account Deficit (CAD) tahun 2018 akan mencapai USD 25 miliar. Jumlah itu lebih besar dibanding CAD tahun 2017 sebesar USD 17,53 miliar atau 1,73 persen dari PDB.

 

Gubernur BI: Ekonomi Syariah Kurangi Gangguan Nilai Tukar

KONFRONTASI - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan kemajuan ekonomi syariah dapat mengurangi gangguan stabilitas nilai tukar.

"Saya merasa yakin, (gangguan stabilitas) ini juga bagian dari ekonomi yang riba," kata Perry dalam acara halalbihalal dengan Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) di Jakarta, Jumat malam.

Ia mengatakan peningkatan suku bunga acuan "7-Day Reverse Repo Rate" 50 basis poin (bps) dilakukan untuk mengatasi serangan spekulasi dari global yang membuat stabilitas nilai tukar rupiah terganggu.

Rizal Ramli: Indonesia Bisa Adil, Sejahtera dan Maju Bukan Mission Impossible, Ini Strateginya

KONBFRONTASI- Indonesia akan kesulitan menjadi negara berpendapatan tinggi (higher income) atau negara maju pada 2030 karena pendapatan per kapita Indonesia masih belum memadai.

Rizal Ramli, Gubernur BI dan Stagnasi Ekonomi di 5%: Kegagalan Kebijakan Pengetatan

KONFRONTASI- Sungguh, mimpi buruk Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo sudah  terjadi ketika kemarin memproyeksikan Indonesia bakal sulit naik level dari negara berpendapatan menengah (middle income) ke berpendapatan tinggi (higher income) atau negara maju pada 2030. Sebab, pendapatan per kapita Indonesia masih belum memadai.

Gubernur dan Deputy Gubernur BI yang Baru Berfoto Bersama

KONFRONTASI -  Penetapan Gubernur Bank Indonesia. Ketua DPR Bambang Soesatyo (keempat kiri) didampingi empat Wakil Ketua DPR memperkenalkan Gubernur BI terpilih Perry Warjiyo (kelima kiri) dan Deputi Gubernur BI terpilih Dody Budi Waluyo (keenam kanan) serta pejabat lama Gubernur Bank indonesia Agus Martowardojo (tengah) saat Rapat Paripurna di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (3/4). (FOTO : Republika/ Wihdan)(Jft/ROLL)

Perry Warjiyo Ditetapkan sebagai Gubernur BI

KONFRONTASI - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia melalui sidang paripurna, Selasa, menetapkan Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2018-2023 menggantikan Agus Martowardojo.

Pimpinan wakil rakyat juga menetapkan Dody Budi Waluyo sebagai Deputi Gubernur BI periode 2018-2023 menggantikan Perry Warjiyo.

"Penetapan dapat disetujui," kata Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan setelah menerima suara para anggota parlemen.

Gubernur BI Sebut Mei 2018 Rupiah Bakal Bergejolak

KONFRONTASI -  Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengungkapkan pada Mei 2018, nilai tukar rupiah bisa bergejolak karena Bank Sentral AS (The Fed) diprediksi menaikan suku bunga acuannya.

BI memproyeksikan kenaikan bunga acuan Bank Sentral AS (Fed Fund Rate/FFR) bisa terjadi sampai empat kali.

"Penyesuaian FFR sampai tiga kali. Maret, Juni, dan Desember. Namun kami melihat kemungkinan ada keempat." kata Agus Marto di Gedung Bank Indonesia di sela acara peluncuran buku Laporan Perekonomian Indonesia 2017, Rabu (28/3/2018).

Wah, Ada Apa Sih, Mbok Sri Puja-puji Calon Gubernur BI?

KONFRONTASI  -  Menteri Keungan, Sri Mulyani Indrawati menyatakan, kemampuan Perry Warjiyo tidak diragukan untuk memimpin Bank Indonesia (BI) menggantikan Agus Martowardojo yang segera habis masa tugasnya.

"Pak Perry adalah sosok dari BI, dia di Dewan Gubernur BI selama satu term dan dia pernah menjadi executive director di International Monetary Fund (IMF)," kata Sri di sela-sela acara IMF-BI di Jakarta, Selasa (27/2/2018).

Innalillahi Wainnailaihi- raji'un: Mantan Gubernur BI Rachmat Saleh Tutup Usia

KONFRONTASI -  Mantan Gubernur Bank Indonesia, Rachmat Saleh, tutup usia pada hari ini Minggu, 11 Februari 2018. Rachmat Saleh menghembuskan nafas terakhirnya setelah dirawat beberapa hari di RS Abdi Waluyo.

Dari keterangan pers Bank Indonesia yang diterima VIVA, Rachmat wafat pada usia 87 tahun. Ia pernah menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia tahun 1973-1983. Selama menjabat, almarhum dikenal jujur, tegas dan berdisiplin tinggi. Usai menjadi Gubernur Bank Indonesia, Rachmat dipercaya menjadi Menteri Perdagangan dari tahun 1983-1988.  

1 November 2016: Gubernur BI Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Proyek e-KTP

KONFRONTASI - Karena sibuk tak bisa meninggalkan tugas, Gubernur Bank Indonesia Agus Dermawan Wintarto Martowardojo gagal menjalani pemeriksaan di KPK.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan, pemeriksaan Agus akan dijadwal ulang bulan depan.

Pemeriksaan Agus dijadwalkan pada 1 November 2016.

“Ada surat minta penjadwalan ulang karena ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan,” kata Priharsa, Selasa (25/10).

Agus sedianya akan diperiksa sebagai saksi korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik.

Pages