Gmail

Google Sematkan Fitur Baru Pada Gmail untuk Percepat Penelusuran Data

KONFRONTASI-Google menghadirkan menu baru pada Gmail. Layanan email miliknya dengan memperkenalkan menu baru 'Quick Settings' atau pengaturan cepat untuk membantu penelusuran, menemukan dan menggunakan berbagai serta pengaturan untuk menyesuaikan pengalaman pengguna Gmail.

Pilihan ini termasuk kemampuan untuk mengubah kepadatan teks, memilih dari berbagai jenis inbox, dan menambahkan panel baca serta pilihan untuk tema pada pesan masuk. Baca Juga : Honda Rencanakan Bunuh Civic dan 2 Model Lain Agustus 2020

Beralih ke OS Harmony, Huawei Segera Tinggalkan Gmail

KONFRONTASI-Huawei baru saja mengumumkan sistem operasi Harmony yang akan dipakai di sejumlah perangkat pintar mereka setelah tidak lagi bermitra dengan Google Android, termasuk upaya alternatif untuk aplikasi surel Gmail.

Huawei mulai berdiskusi dengan penyedia layanan surat elektronik dari Swiss, ProtonMail, untuk menjadi aplikasi bawaan (preloaded) seperti Gmail untuk perangkat berbasis Android, dikutip dari laman Bloomberg, Senin.

Gmail di iOS Kini Bisa Block Gambar

KONFRONTASI-Google baru saja memberikan update terbaru untuk aplikasi Gmail di perangkat iOS yang memungkinkan pengguna untuk memblok gambar eksternal dalam email agar tidak ditampilkan secara otomatis.

Pengguna dapat memilih pengaturan untuk ditanya setiap kali apakah mau menampilkan gambar eksternal dalam email atau tidak. Pengaturan baru ini dimaksudkan untuk menetralkan layanan pelacakan yang menanamkan gambar kecil tak terlihat ke email, untuk memberi tahu kepada pengirim bahwa email telah dibuka penerima.

4 Cara Atur Gmail agar Penyimpanan Tidak Penuh

Konfrontasi - Google hanya memberikan kapasitas 15GB masing-masing pengguna untuk menyimpan di Cloud. Namun ruang itu bisa habis karena tumpukan email sejak bertahun lamanya.

Dilansir laman Mashable, Minggu, 26 Mei 2019, berikut ini empat cara mengatur Gmail agar ruang penyimpanan tidak penuh. 

1. Jangan terlalu banyak attachment

Inilah Transformasi Gmail Selama 15 Tahun

KONFRONTASI-Tepat pada 1 April 2004, Google meluncurkan Gmail, yang awalnya diluncurkan dengan sistem undangan dalam bentuk Beta.

Tak terasa kini Gmail sudah berusia 15 tahun. Merayakan ulang tahunnya yang ke-15, Gmail mengumumkan beberapa fitur baru seperti peningkatan Smart Compose dan kemampuan untuk menjadwalkan email agar dapat dikirim di kemudian hari, demikian keterangan pers yang diterima Antara di Jakarta pada Selasa.

Smart Compose

Google Segera 'Bunuh' Aplikasi Inbox

KONFRONTASI- Google akhir Maret ini akan mengakhiri layanan email melalui aplikasi Inbox dan bakal fokus mengembangkan Gmail sebagai layanan surat elektronik bagi semua orang.

''Kami ucapkan selamat tinggal kepada Inbox pada akhir Maret 2019,'' kata Google dalam laman Inbox, dikutip Kamis. Pesan yang sama pernah disampaikan Manajer Produk Gmail Matthew Izatt pada September 2018 lalu.

Pengguna Aktif Gmail Capai 1,5 Miliar

KONFRONTASI-Platform email Google ini kini memiliki 1,5 miliar pengguna aktif bulanan. Jumlah tersebut meningkat sebesar 33 persen dari jumlah pengguna aktif bulanan pada bulan Februari 2016 lalu. Demikian cuitan Google di akun Twitter resmi Gmail

Pada Februari 2016, Google melaporkan bahwa pengguna aktif bulanan Gmail berjumlah satu miliar. Dengan populasi dunia sebesar 7,53 miliar, artinya satu akun Gmail dibuka oleh setiap lima orang berlokasi di seluruh dunia.

Google akan Matikan Layanan Gmail Offline dari OS Chrome

KONFRONTASI-Google telah mengonfimasi akan menghentikan aplikasi Gmail Offline dari Chrome OS dalam beberapa bulan mendatang.

Masa hidup aplikasi Gmail Offline akan lebih pendek dari Inbox yang dijadwalkan berakhir pada Maret 2019. Sementara aplikasi Gmail Offline akan dihentikan pada Desember 2018.

Google meluncurkan aplikasi Gmail Offline untuk Chrome OS pada tahun 2011. Aplikasi tersebut memungkinkan pengguna Gmail untuk membaca dan mencari e-mail mereka saat tidak terhubung ke internet.

Pages