19 August 2019

Gadget

Ponsel Gaming Nubia Z20 Dibanderol Mulai Rp7 Juta

KONFRONTASI-Nubia Z20 dirilis pekan lalu di China dan sekarang handset siap untuk dibeli para penggemarnya. Handphone ini tersedia dalam varian RAM 6/ROM 128 GB, 8 GB/128 GB, dan 8 GB/512 GB. 

Varian standar akan tersedia di level harga Rp7 juta. Sedangkan untuk perangkat menengah ke atas akan dijual seharga Rp7,6 juta dan peminat Nubia Z20 di kelas premium harus merogoh koceknya hingga Rp8,5 juta. 

Huawei Mate 20 X 5G Hadir dengan Spesifikasi Gahar

KONFRONTASI-Smartphone 5G kedua di China, Huawei Mate 20 X 5G mulai dijual bebas di pasaran. Sebagai pengingat, ini adalah satu-satunya handset yang mendukung dual-mode 5G serta jaringan SA/NSA. 

Perangkat tersebut dihargai Rp12,5 juta. Meskipun ini adalah handphone 5G kedua di China yang mulai dijual, Mate 20 X 5G merupakan handset pertama yang mendapatkan lisensi akses jaringan peralatan terminal 5G. 

Apple akan Hapus Notch di iPhone Berikutnya

 KONFRONTASI-Apple berencana untuk menghilangkan poni (notch) di ponsel mereka pada lini produksi masa datang kerena mereka sudah menemukan cara menanamkan sensor di dalam layar.

Dikutip dari Apple Insider, Rabu, notch di iPhone X segera menjadi tren pada ponsel-ponsel merek lain karena mampu memberikan layar yang luas sekaligus memberikan solusi untuk menempatkan komponen seperti kamera depan.

Konsep notch Apple di iPhone X ditiru produsen lain dengan ciri khas masing-masing.

Advan s50 Prime Diklaim Bisa Jadi Solusi Bagi yang Sering Krisis Sinyal

KONFRONTASI-Sering susah mendapatkan sinyal operator di saat genting? Kalau begitu, ponsel pemburu sinyal yang dibangun oleh Advan bisa masuk daftar keranjang belanja Anda bulan ini,namanya Advan s50 Prime.

Pabrikan smartphone lokal tersebut meyakini perangkat yang mereka bangun sanggup memberikan solusi cepat kepada penggunanya di saat krisis sinyal.

"Advan s50 Prime membawa teknologi GlocalMe Inside. Ponsel ini menjadi era baru untuk berkomunikasi dan menjadi inovasi pertama di Indonesia," kata GM Marketing Advan, Aria Wahyudi di Jakarta.

Fitur Air Gesture Jadikan S Pen Samsung Galaxy Note 10 Bagai Tongkat Sihir

KONFRONTASI-Samsung memperbarui kemampuan S Pen, stylus khas lini Galaxy Note termasuk Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10+, dengan fitur Air gesture yang dapat melakukan sejumlah tugas jarak jauh sehingga berfungsi layaknya tongkat sihir.
"S Pen di Galaxy Note 10 memiliki banyak fitur," kata IT and Mobile Marketing Director Samsung Electronics Indonesia Elvira Jakub saat perkenalan lini Galaxy Note 10 di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Stylus unibodi S Pen itu menjanjikan teknologi Bluetooth yang mengonsumsi lebih sedikit daya.

Ragam Cara Memanfaatkan Ponsel Lama yang Masih Berfungsi

KONFRONTASI-Model ponsel yang terus berganti setiap bulan membuat orang-orang tertarik membeli gawai dengan teknologi terbaru.

Menjual ponsel lama biasanya menjadi pilihan utama, namun ada kalanya pengguna enggan melakukannya karena alasan tertentu, misalnya gawai itu merupakan hadiah dari orang terkasih.

Hanya saja benda elektronik jika tidak dipakai dalam jangka waktu lama akan mengalami kerusakan. Agar tidak tergeletak sia-sia, gunakan ponsel lama yang masih bagus untuk hal-hal ini, seperti dikutip dari laman Cnet.

Jangan Biarkan Gadget Jadi 'Predator' untuk Anak

KONFRONTASI- Lompatan teknologi yang begitu tajam telah mempengaruhi gerak hidup masyarakat dewasa ini. Kebutuhan masyarakat akan smartphone atau ponsel pintar pun kian meningkat, seiring dengan kemunculan ponsel-ponsel baru dengan spesifikasi yang lebih memuaskan. Tak ayal penggunaan smartphone sudah menjadi pemandangan lumrah di masyarakat, tak terkecuali anak-anak.

Penggunaan gadget sendiri bisa berdampak positif maupun negatif bagi anak-anak yang terbiasa menggunakan alat bantu tersebut. Sayangnya, banyak orangtua yang cenderung lalai mengawasi anak bermain ponsel, sehingga berakibat "kecolongan". Ponsel anak pun kerap dipenuhi konten-konten yang mengandung unsur pornografi, kekerasan, dan lainnya.

Psikolog anak dan dosen pro di Psikologi Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi, Magdalena Hanoum, menyebutkan penggunaan gadget pada anak diperbolehkan selama mendapat pengawasan ketat dari orangtua. Namun perlu disesuaikan dengan tingkat usia serta kebutuhan si anak. Hal ini demi menghindari dampak buruk yang bisa menimpa anak-anak sejak dini.

"Kalau anak sudah bisa menggunakan alat bantu, bisa diperbolehkan menggunakan gadget. Tapi harus diperhatikan kegunaannya untuk apa, disesuaikan dengan kebutuhan anak. Misalnya, anak balita untuk bermain, oke. Gunakan gadget yang hanya bisa digunakan untuk bermain, tidak memiliki konten lain selain permainan. Jika sudah SD butuh gadget untuk komunikasi, boleh. Jadi dibatasi sebatas kebutuhan untuk anak," katanya kepada Okezone, Jum'at (9/8/2019).

Menurut Hanoem, pemberian gadget yang asal kepada anak, atau bisa dibilang hanya sekedar mengikuti tren, hanya akan memberikan dampak buruk terhadap perkembangan anak. Apalagi jika minim pengawasan dari orangtua, justru akan membuat anak semakin leluasa berselancar di dunia maya. Terlebih ditengah kemudahan akses internet saat ini yang banyak memuat konten-konten negatif.

"Berilah gadget yang sesuai dengan kebutuhan anak. Jadi gadget itu diperbolehkan ketika disesuaikan dengan tingkat usia dan kebutuhan. Karena anak-anak itu belum bisa menggunakan alat sesuai keinginan mereka. Jadi orangtua harus bisa membatasi gadget yang seperti apa, konten seperti apa yang dibutuhkan anak-anak," ujarnya.

Ponsel Realme Terbaru Bakal Gunakan Snapdragon 855 Plus

KONFRONTASI-Realme baru saja mengumumkan bahwa mereka telah mencapai 10 juta pengguna sejak awal Mei 2018 hingga Juli 2019. Angka itu terbilang besar untuk merek baru.

Padahal, Realme belum benar-benar mempunyai ponsel flagship. Hampir semua penjualan didorong oleh ponsel budget-minded seperti seri Realme 3.

Perusahaan asal China ini juga meluncurkan perangkat Realme X kelas menengah atas, mengemasnya dengan chip Snapdragon 710 bukannya Snapdragon 855.

Oppo K3 Hanya Dijual Secara Online

KONFRONTASI-OPPO meluncurkan ponsel kelas menengah K3, seharga Rp3 jutaan, yang hanya dijual melalui kanal dalam jaringan (online) di Indonesia.

"Fitur unggulan berupa layar OLED panoramic yang tipis," kata Manajer Humas OPPO Indonesia Aryo Meidianto saat peluncuran di Jakarta, Rabu.

OPPO K3 memiliki layar OLED Panoramic Full Screen sebesar 6,5 inci dengan resolusi 2340 x 1080. K3 dapat memiliki layar sebesar itu berkat rasio layar ke bodi ponsel sebesar 91,1 persen dan kamera tersembunyi (rising camera).

Baterai Xiaomi Redmi 7A Diklaim Mampu Bertahan Hingga 2 Hari

KONFRONTASI-Smartphone keluaran baru Xiaomi tipe Redmi 7A disebut bisa jadi solusi saat “blackout” atau listrik padam dalam jangka waktu yang lama karena memiliki kapasitas baterai besar.

Seri Redmi 7A merupakan keluaran lanjutan dari keluarga Redmi A terbaru setelah Redmi 6A yang diluncurkan pada tahun 2018.

Pages