15 December 2019

ekonomi

Jokowi Gagal Bawa Indonesia Mencapai Target Ekonomi 7 Persen

KONFRONTASI- Selama 4 tahun menjadi Presiden, Jokowi telah melakukan reshuffle kabinet yang melibatkan 28 menteri. Dari jumlah tersebut 20 menteri di antaranya merupakan menteri-menteri ekonomi. Target pertumbuhan ekonomi Jokowi-JK  7 persen dalam kampanye pilpres lalu 2014, dan sampai tahun 2018 ini, target itu meleset, pertumbuhan ekonomi mandeg pada angka 5 persen.  Jokowi  gagal dalam ekonomi. Keseringan gonta-ganti inikah yang memicu ekonomi menjadi stagnasi?

Rizal Ramli: Capres-Cawapres, Stop Berdebat Tak Penting, Ekonomi Kita Setengah Lampu Merah

KONFRONTASI -   Kampanye pemilihan presiden (pilpres) semakin menjauh dari hal yang subtansial. Kedua paslon bukannya menawarkan gagasan dan solusi, tapi malah cenderung melontarkan pernyataan tidak perlu.

Terbaru dan sempat membuat publik heboh ialah soal pernyaataan Presiden Jokowi terkait dengan genderuwo politik. Statemen orang nomor satu di Indonesia sontak menjadi pembicaraan yang tiada henti.

Target Pertumbuhan Ekonomi 2019 Versi Pemerintah Masih Terlalu Tinggi

KONFRONTASI -  Pertumbuhan ekonomi pada 2019 yang dipatok pemerintah sebesar 5,3% dinilai masih overshoot, sebab tekanan terhadap seluruh faktor pendorong pertumbuhan ekonomi masih tinggi.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menuturkan tantangan ekonomi pada 2019 masih cukup tinggi terutama mendekati tahun politik dimana investasi cenderung ditahan dan konsumsi rumah tangga yang berisiko stagnan.

Rizal Ramli: Indonesia Tidak Siap Sambut Momentum “Looking South”, Vietnam yang Untung

KONFRONTASI- Perang dagang antara Amerika Serikat dengan Tiongkok ternyata tidak melulu merugikan negara berkembang.
Sebab, berdasarkan data dari Badan PBB yang mengurusi masalah Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD), ada penanaman modal asing (foreign direct investment) yang mengalir ke kawasan Asia Tenggara hingga mencapai 18 persen atau 73 miliar dolar AS pada semester pertama tahun 2018 dibanding dari tahun lalu.

Namun, meski berada di Asia Tenggara, Indonesia bukan bagian dari negara yang beruntung dalam kondisi perang dagang tersebut.

Rizal Ramli, Negarawan yang Berpihak dan Bekerja bagi Rakyatnya yang Menderita: ‘the Last Man still Standing''

KONFRONTASI-  DI ANTARA hak yang dimiliki oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda sewaktu berkuasa ialah hak Exorbitante Rechten, dengan hak ini sekali gebuk orang atau kelompok yang tidak disukai oleh penguasa dapat dikriminalisasi, ditangkap, difitnah, dizolimi atau diasingkan tanpa diadili.

Rizal Ramli: Daya Beli Golongan Menengah Rontok, Ekonomi Stagnan

Ekomomi Kita Sangat Salah Urus, kata Yusuf AR

KONFRONTASI- Ekomomi kita sangat salah urus. Kinerja ekonomi Pemerintah Jokowi jeblok, target pendapan perkapita sebesar USD 6.018 tahun 2019 tidak dapat dicapai karena diperkirakan pendapatan perkapita 2019 maksimal hanya USD 4.050. Disamping itu, kinerja fiskal Pemerintah Jokowi sangat menyedihkan sehingga pemerintah terjebak dlm kebijakan Defisit Anggaran yang berbahaya, harus gali lubang tutup lubang.

Saran Rizal Ramli kepada Kabinet Pak Jokowi : Semua Penghasilan Ekspor Masuk Sistem Perbankan Dulu, Perkuat Cadangan Devisa dan Kurangi Defisit Current Account

KONFRONTASI-  Teknokrat senior yang juga Mantan Menko Kemaritiman Dr Rizal Ramli (RR) menyarankan kepada Tim ekuin Kabinet Presiden Jokowi agar semua penghasilan ekspor masuk sistem perbankan dulu utk perkuat cadangan devisa dan mengurangi defisit Current Account.

RR sudah usulkan  agar semua penerimaan expor masuk sistem perbankan nasional di rapat kabinet 2 tahun yang lalu. Menkeu Bambang  Brojonegoro dan Deputy Gubernur BI Mirza setuju, Gub BI Agus Martowardoyo tidak setuju, Menko Darmin ragu-ragu. Akhirnya upaya itu gagal.

Lagi, Rizal Ramli Ingatkan Pemerintah soal Merosotnya Ekonomi dan Ambruknya Rupiah

KONFRONTASI- Teknokrat senior Rizal Ramli menyingkapkan, Perekonomian Indonesia sudah dalam lampu merah. Ini dikarenakan faktor internal yang tidak sehat.

Quantitative Easing, ICOR, Resep IMF dan Hancurnya Ekonomi Indonesia

Oleh: Habil Marati, Mantan Anggota DPR-RI

Pages