ekonomi

Skandal Kejahatan KKN Besar (Bail Out) untuk Cukong/Taipan dan Konglomerat bakal Dilindungi oleh UU Corona Perrpu 1/2020 dan UU No. 2 /2020?

catatan kecil  Ir Syafril Sjofyan dan  Herdi Sahrasad

KONFRONTASI- Jalan pemerintah untuk mengesahkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan Untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) menjadi Undang Undang berjalan mulus. Badan Anggaran (Banggar) DPR RI akhirnya menyetujui Perpu anti krisis efek korona tersebut pada Senin (4/5/2020) malam.

Nawacita Tekor: Ribuan Mahasiswa di UGM, UI, ITB,Unpad, Unair, ITS, UNS,Undip, IPB, Unsri, UIN Jakarta, Uin Yogya, UPI, UNY dll Kesulitan Biaya Kuliah?

KONFRONTASI- Ekonomi terpuruk, Nawacita tekor dan  sektor riil/UMKM di tangan Jokowi ambruk, ditandai dengan adanya kabar bahwa ribuan Mahasiswa di UGM, UI, ITB,Unpad, Unair, ITS, UNS,Undip, IPB, Unsri, UIN Jakarta, Uin Yogya, UPI, UNY, Trisakti,dll kesulitan biaya Kuliah, dan umumnya mereka terpaksa cuti tak kuliah dulu. Sementara para rektor UI, ITB, Unpad, UGM, Trisakti, IPB, UIN Jakarta,Unair, ITS, UNS, Undip dan seterusnya dikooptasi penguasa sejak era Presiden SBY sampai Jokowi hari ini.

Rizal Ramli: Kondisi Ekonomi, Sosial Parah Cerminan Kepemimpinan Payah

KONFRONTASI- Indonesia masih menghadapi Pandemi Virus Corona COVID-19, berbagai upaya terus dilakukan untuk menangani persoalan ini. Konbdisi ekonomi dan sosial makin memburuk sangat parah

Menanggapi situasi Indonesia saat ini, pemimpin nasional yang juga mantan Menko Kemaritiman yang juga Ekonom Senior, Rizal Ramli buka suara. Kondisi saat ini memerlukan operasi besar, terlebih dalam menangani kondisi ekonomi maupun sosial.

Presiden Tidak Sadar Masalah Ekonomi Sudah Terjadi Jauh Sebelum Pandemi

KONFRONTASI-Ancaman resesi di tengah pandemik Covid-19 makin banyak disuarakan. Bahkan pemerintah sendiri melalui Kementerian Keuangan menegaskan bahwa dunia tak lagi mewaspadai resesi, melainkan potensi depresi.

Namun demikian, Direktur Indonesia Future Studies (Infus), Gde Siriana Yusuf menilai, masalah serius ekonomi Tanah Air sudah terjadi jauh sebelum pandemik Covid-19 yang baru menjangkit di awal tahun 2020.

Rizal Ramli: Stabilnya Nilai Rupiah saat ini Hanya Semu

KONFRONTASI- Pemimpin bangsa/Ekonom senior Rizal Ramli bicara soal kondisi perekonomian Indonesia, salah satunya soal penguatan nilai tukar rupiah di tengah tekanan ekonomi dalam negeri. Rizal mengatakan salah satu faktornya adalah karena Amerika Serikat (AS) sedang mencetak banyak uang karena memberikan stimulus ekonomi nasional hingga US$ 2 triliun.

Menurutnya hal ini membuat mata uang negara lain seperti Indonesia mengalami penguatan yang semu.

Image

Pemulihan Ekonomi Harus Dibarengi dengan Investasi Alam

KONFRONTASI-Sebuah kelompok yang berisikan 16 mantan kepala negara, menteri luar negeri, dan diplomat dari empat benua bakal meluncurkan Campaign for Nature. Indonesia turut ambil bagian dengan diwakili mantan Menteri Lingkungan Hidup, Emil Salim yang menjadi anggota Global Steering Committee. Komite ini dipimpin mantan Senator Amerika Serikat dan mantan Utusan Khusus untuk Great Lakes Region of Africa, Russ Feingold.

Rizal Ramli: Ekonomi Indonesia Seperti Petinju Yang Sudah Sempoyongan Dikasih ''Dopping'' , Kebanyakan Utang

KONFRONTASI- Kondisi perekonomian Indonesia di tengah pandemik Covid-19 ibarat pemain tinju yang sempoyongan nyaris tak berdaya. Ketidakberdayaan itu kemudian diberikan dopping yang lazimnya tak bertahan lama.

Kecemasan Ekonomi Melampaui Kecemasan Virus Corona: Lima Alasan

KECEMASAN EKONOMI MELAMPAUI KECEMASAN VIRUS : LIMA ALASAN

(Makalah lengkap di akhir tulisan)

Setelah melewati 5-6 bulan dicekam oleh pandemik virus corona, terjadi pergeseran bentuk kecemasan. 

Semula kecemasan  virus corona menjadi histeria dunia. Jutaan manusia terpapar virus corona. Ratusan ribu wafat karena virus tak ada obatnya. Dikampanyekan Work From Home, Online Class, Lock down hingga PSBB.

Rizal Ramli: Tanpa Corona, Ekonomi Indonesia Sudah Semakin Nyungsep Karena Salah Kelola

KONFRONTASI- Pemimpin perubahan/Ekonom senior, Rizal Ramli (RR), menyayangkan adanya anggapan bahwa perekonomian Indonesia lesu akibat merebaknya virus corona.''Sebelum datang Corona (pandemi Covid-19), ekonomi sudah nyungsep akibat salah kelola,salah urus,'' kata RR.

Sebab, sebelum virus yang dijuluki Covid-19 oleh WHO itu muncul di China, ekonomi Indonesia memang sudah karut-marut akibat defisit neraca perdagangan yang semakin melebar dan utang luar negeri yang semakin besar, serta berbagai faktor lainnya.

Rizal Ramli: Pandemi Corona dan Lima "Gelembung" Perekonomian Neoliberal. Menuju Mbledos

KONFRONTASI- Pemimpin bangsa/begawan ekonomi sekaligus mantan Menko Perekonomian, Rizal Ramli memprediksi wabah virus corona (Covid-19) yang mengguncang dunia bisa memicu krisis ekonomi di Indonesia, jika tak segera reda beberapa bulan ke depan. Perkiraan krisis juga menguat jika melihat skandal besar di tubuh Jiwasraya dan Asabri yang terjadi saat ini. Belum lagi faktor-faktor lainnya yang satu sama lain berkelindan.

Pages