Din Syamsuddin

Namanya Masuk 119 Terduga Teroris Dunia, Din Syamsuddin: Biarlah Mereka Mempertanggungjawabkannya di Akhirat

Konfrontasi - Tokoh Muhammadiyah Din Syamsuddin merespons pemberitaan yang menyebut dia termasuk dalam daftar 119 teroris dunia.

Pria kelahiran Sumbawa 31 Agustus 1958 itu memberikan tanggapan. "Itu lagu lama, berita pada 2014. Patut diduga itu permainan intelijen yang mengembangkan dan selalu mengembangkannya," kata Din dalam keterangan yang dikutip dari JPNN.com, Sabtu (26/10/2019).

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005-2010 dan 2010-2015 itu mengatakan berita tersebut sudah basi dan tidak terbukti.

Puluhan Orang Tewas di Wamena, Din Syamsuddin Geregetan, Rejim Jokowi Dianggap Lambat

KONFRONTASI-Pemerintah Joko Widodo dianggap lamban mencegah kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua.

Hal ini ditegaskan Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) M. Din Syamsuddin. Menurutnya, meninggalnya puluhan orang di Wamena seharusnya bisa dicegah.

“Peristiwa Wamena yang menimbulkan puluhan orang kehilangan jiwa seyogyanya dapat dicegah,” tutur Din dilansir RMOL, Senin (30/9).

Din menambahkan, lambannya pemerintah saat menghadapi kondisi di Wamena sehingga menyulut “perang saudara”.

Din Syamsuddin Ingatkan Profesor Satu Ini: Jika Tidak Lapor Polisi, Mahfud MD Menyebar Fitnah

KONFRONTASI -   Ketua Umum Suluh Kebangsaan, Mahfud MD harus bisa menjelaskan dan melaporkan langsung kepada pihak kepolisian, terkait dalang atas pernyataannya mengenai kelompok radikal di Indonesia

Hasil gambar untuk Mahfud MD

Profesor Doktor Mahfud MD

 

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MU), Din Syamsuddin dalam keterangan tertulisnya, Minggu (18/8).

Din Syamsuddin: Jika Tidak Lapor Polisi, Mahfud MD Menyebar Fitnah

KONFRONTASI -   Ketua Umum Suluh Kebangsaan, Mahfud MD harus bisa menjelaskan dan melaporkan langsung kepada pihak kepolisian, terkait dalang atas pernyataannya mengenai kelompok radikal di Indonesia. Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MU), Din Syamsuddin dalam keterangan tertulisnya, Minggu (18/8).

Din: Jangan Sampai Bangsa Ini Menjadi Negara Kekerasan

KONFRONTASI-- Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengingatkan agar semua pihak bekerja sama agar Indonesia terhindar menjadi negara kekerasan menyusul kericuhan yang terjadi pada 21 hingga 23 Mei 2019.

"Peristiwa 21 sampai dengan 23 Mei sebagai reaksi terhadap penetapan hasil pemilu oleh KPU, dinilai sebagian rakyat tidak jujur dan tidak. Peristiwa kekerasan itu sungguh memprihatinkan," ujar Din di Jakarta, Rabu (29/5).

Din Syamsuddin Desak Pembentukan Tim Pencari Fakta

KONFRONTASI -  Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Din Syamsuddin mendesak pembentukan tim pencari fakta guna mengungkap tragedi kerusuhan pada 21-23 Mei 2019. Dia juga mengingatkan agar semua pihak menghindari Indonesia meluncur menjadi negara kekerasan.

"Peristiwa 21 sampai dengan 23 Mei sebagai reaksi terhadap penetapan hasil pemilu oleh KPU, dinilai sebagian rakyat tidak jujur dan adil. Peristiwa kekerasan itu sungguh memprihatinkan," ujar Din dalam keterangan tertulis yang diterima TeropongSenayaj, di Jakarta, Rabu (29/5/2019).

People Power Tak Langgar Hukum, Kata Din Syamsuddin

KONFRONTASI -   Tokoh Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan people power merupakan konsekuensi demokrasi, tidak melanggar konstitusi serta tidak boleh dihalang-halangi.

"Tetapi syaratnya people power itu merupakan aksi damai, tanpa kekerasan dan tidak terjebak anarkisme," kata Din di Jakarta, Minggu (19/5/2019).

Menurut Din yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu, aparat keamanan seharusnya juga menghadapinya dengan sikap damai dan mengayomi.

Prihatin Atas Ribuan Korban Petugas Pemilu, Din Syamsuddin dan Sejumlah Tokoh Bentuk AMP-TKP 2019

Oleh: Soehartanto

 

 

 Sejumlah tokoh masyarakat madani lintas agama, suku, dan profesi yang merasa prihatin terhadap wafat dan jatuh sakit massal para petugas penyelenggara pemilu dan aparat keamanan mendirikan gerakan bernama Aliansi Masyarakat Peduli Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019. Mereka menuntut investigasi serius, tuntas, dan transparan.

Kematian Petugas KPPS, Din Syamsuddin Tuntut Investigasi Mendalam

KONFRONTASI -   Tokoh Nasional Din Syamsuddin dan sejumlah tokoh lain yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019 (AMP-TKP 2019) menuntut investigasi mendalam atas  kematian petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan Polisi terkait penyelenggaraan Pemilu, 17 April lalu.

Pages