Debat

Laporan Politisi PDIP Ditolak, Gerindra: Kalau Otak Tak Sampai Sekilo Jangan Ikut Debat

KONFRONTASI -  Upaya mantan anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Henry Yosodiningrat melaporkan filsuf dari Universitas Indonesia (UI) Rocky Gerung berujung penolakan dari Bareskrim Polri.

Rocky hendak dilaporkan Henry karena dianggap menghina Presiden Joko Widodo saat berbicara di ILC. Namun demikian, Henry tidak mampu menunjukkan surat kuasa dari Jokowi yang dalam hal ini dianggap dirugikan.

Sebelum Henry melapor ke Bareskrim Polri, Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule sudah lebih dulu mempermasalahkan adanya laporan tersebut.

Rocky Gerung Tantang ILC Debat Soal Khilafah, Berani ?

Oleh : Nasrudin Joha

Akun Facebook Rocky Gerung Fix menantang ILC untuk mengangkat tema 'Khilafah Radikal'. Bahkan, Dia juga merekomendasikan beberapa tokoh untuk hadir.

Sebagai aktivis sosial media, saya juga sependapat dengan Bung Rocky. Sebab, selama ini khilafah lebih sering dijadikan kambing hitam oleh rezim atas sejumlah kegagalan mengelola pemerintahan. Khilafah juga, sering dijadikan dalih sebagai musuh bersama oleh orang-orang yang mengaku 'Aku Pancasila' padahal sejatinya mereka-lah gerombolan maling yang dicokok KPK.

Ekonom UI: Ma'ruf Mirip Khotbah Jum'at, Sandi Memenangkan Debat

KONFRONTASI- Debat calon wakil presiden yang membahas tentang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan sosial dan budaya selesai digelar tadi malam, Minggu (17/3/2019).

Ekonom Universitas Indonesia (UI) Fithra Faisal Hastiadi mengatakan debat kali ini berbeda dengan dua yang sebelumnya.

Jika kedua debat sebelumnya, semua yang disampaikan masih bersifat abstrak, kali ini sudah ia nilai cukup eksploratif, meski ada beberapa hal yang masih perlu dijabarkan lagi secara detail.

Akademisi UI: Ada Capres Bawa Contekan, Itu Mencerminkan Kualitasnya

KONFRONTASI- Kisi-kisi pertanyaan yang dibocorkan Komisi Pemilihan Umum menjadi penyebab utama tidak menariknya Debat Pilpres 2019 putaran pertama pada 17 Januari lalu.Demikian disampaikan dosen/pakar komunikasi Universitas Indonesia (UI) Eman Sulaiman kepada redaksi, Selasa (22/1).

"Debat kemarin itu sebetulnya hampir tidak memuaskan  banyak rakyat Indonesia, anti klimaks. Karena mungkin kesalahan dari KPU bahwa acara debat itu pertanyaannya sudah dibuatkan kisi-kisi," jelasnya.

Wasekjen Partai Demokrat: Bentuk Tim Kasus Novel Jelang Debat, Jokowi Disebut Ingin Cuci Tangan

KONFRONTASI -  Wasekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik menduga pembentukan tim gabungan atas kasus Novel Baswedan hanya skenario untuk kepentingan politik petahana Jokowi, jelang debat Pilpres 2019.

Menurut dia, tim ini nantinya akan dijadikan alat untuk membentengi atau memisahkan Jokowi dari serangan tanggung jawab yang menimpa kasus Novel. Dimana, pada akhirnya, jika pengusutan kasus ini kembali mandek, Jokowi tinggal berdalih dan menyalahkan polisi.

Pemimpin Indonesia dan Nyali Debat

Oleh: Arief Gunawan, Wartawan Senior

DI DEN HAAG Belanda pada 1925 beredar brosur yang menyebut ciri-ciri primitif Inlanders yang ditulis oleh seorang dokter jiwa terkenal yang biasa menangani pasien sakit jiwa (orang gila) di Eropa.

Dr Van Loon ini menyebut orang Indonesia semua bodoh, tidak sanggup bertukar pikiran (berdebat), otaknya primitif, dan tidak mampu menerima pendidikan.

Pages