darmin nasution

Harga Cabai Melejit, Menko Darmin: Ah Masa?

KONFRONTASI-Gejolak harga komoditas cabai di tingkat pedagang kembali terjadi. Bahkan, harga cabai di wilayah Samarinda, Kalimantan TImur, melonjak tajam hingga di kisaran Rp200 ribu per kilogram.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution pun kaget, mendengar kabar melonjaknya harga cabai di tingkat pedagang itu. Dalam waktu dekat, Menko akan segera menggelar pertemuan dengan Kementerian Pertanian membahas mengenai hal itu.

Menko Darmin Akui Beberapa Gelintir Petugas DJP Maling

Konfrontasi - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, telah mengambil sikap tegas, dengan membentuk tim reformasi perpajakan. Hal itu dilakukan menyusul tertangkapnya seorang pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan karena menerima suap untuk melenyapkan tagihan pajak wajib pajak.

Tim ini akan merumuskan dan mengatur strategi penerimaan pajak. Selain itu tim bakal menjadi ‘orang ketiga’ yang akan mengawasi hubungan antara pejabat pajak dan para wajib pajak, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Harga Kebutuhan Pokok Masih Tinggi, Pemerintah Siapkan kebijakan Pangan yang Lebih Komprehensif

KONFRONTASI-Pemerintah akan menyiapkan kebijakan pangan yang lebih komprehensif untuk menjaga stabilitas harga komoditas pokok seperti beras, daging sapi, gula dan jagung yang masih dirasakan terlalu tinggi seusai Lebaran.

"Presiden menargetkan dalam tiga bulan ke depan, (strategi) kebijakan pangan dapat dijalankan. Ini nanti akan kita bahas lebih lanjut," kata Darmin seusai memimpin rapat koordinasi mengenai ketersediaan dan stabilisasi harga pangan di Jakarta, Selasa.

'Bertahun-tahun Singapura Nikmati Uang Orang Indonesia'

Konfrontasi - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, menyebut upaya Pemerintah Singapura menjegal pelaksanaan program pengampunan pajak Pemerintah Indonesia sebagai hal yang wajar.

Singapura telah mendapat banyak keuntungan dari disimpannya banyak dana milik Warga Negara Indonesia (WNI) di bank di sana selama bertahun-tahun.

"Itu normal (penjegalan) di negara di mana banyak dana orang Indonesia," ujar Darmin di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Minggu (24/7/2016).

Menko Darmin: Instrumen DIRE Percepat Pembangunan Properti

KONFRONTASI-Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution yakin penggunaan instrumen dana investasi real estat (DIRE) akan mempercepat pembangunan properti di Indonesia.

"Dana pembangunan properti dapat terkumpul lagi melalui DIRE dan bisa diinvestasikan lagi untuk pembangunan properti lain. DIRE merupakan wadah penempatan dana sekaligus untuk mempercepat pembangunan properti," kata Darmin dalam acara pengarahan Presiden Jokowi kepada sejumlah kepala daerah di Istana Negara Jakarta, Senin.

Kemampuan Darmin Nasution sebagai Menko Perekonomian Layak Dipertanyakan

Oleh: Rifa’i Jamus (Jateng Institut)

Cara rakyat memahami keadaan ekonomi itu sederhana, yakni ketersediaan lapangan kerja, harga-harga stabil dan terjangkau.

Berbagai pernyataan atau kebijakan pemerintah dalam bentuk apapun namun tanpa mampu menyelesaikan ketiga hal tersebut diatas, tentu bagi rakyat akan menilai sekedar klise.

Padahal akhir-akhir ini harga telah tidak stabil dan merangkak naik, bahkan kalaupun ada yang stabilpun pada level harga tinggi.

Anggaran Kemenko Perekonomian Dipangkas Rp42,39 Miliar

KONFRONTASI-Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terkena pemotongan anggaran belanja operasional nonprioritas yang wajib dilakukan pemerintah sebesar Rp42,39 miliar untuk tahun anggaran 2016.

“Pemotongan itu saya hitung total semuanya 15 persen atau Rp42,397 miliar,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR RI membahas RKA KL di Jakarta, Senin (13/6).

Tak Ingin Tertinggal dari Singapura dan Vietnam, Menko Darmin Gandeng Rusia

Konfrontasi - Pemerintah Indonesia yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo pada 15-20 Mei lalu baru saja melakukan lawatan kerja ke Rusia dan Korea Selatan. Kunjungan ini berhasil membuahkan kerja sama pada beberapa sektor pembangunan dan bisnis. Salah satunya adalah pembangunan kilang di Tuban dengan nilai kerja sama senilai USD13 Miliar. Kerja sama ini dilakukan degan perusahaan migas asal Rusia, Rosneft.

Utang Menggunung, Pemerintah Mulai Waspada

KONFRONTASI-Terkait jumlah utang pemerintah kepada pihak asing, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai mengingatkan para pembantunya atas kondisi keuangan negara.

Menteri Koordinator bidang perekonomian Darmin Nasution mengakui, pihaknya mulai mewaspadai pergerakan data utang. Meskipun rasio antara jumlah utang terhadap nilai Gross Domestik Bruto (GDP) masih berkisar antara 26%-27%.

Menko Darmin: Perlu Standar Kompetensi untuk Lembaga Pelatihan Tenaga Kerja

KONFRONTASI-Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menekankan pentingnya standar kompetensi bagi lembaga pelatihan tenaga kerja agar sektor industri tidak kesulitan dalam mencari sumber daya manusia yang berkualitas.

"Perlu aturan main tentang siapa yang harus ikut andil, supaya standar kompetensi itu bisa segera disusun," kata Darmin seusai memimpin rapat koordinasi membahas pelatihan ketenagakerjaan di Jakarta.

Pages