24 January 2017

Berita Hoax

Tiga Strategi Melawan Hoax

KONFRONTASI- Melawan hoax, menurut pengamat media sosial Nukman Luthfie, perlu strategi jangka pendek dan jangka panjang.

1. penegakan hukum

"Kita punya hukum, tegakkan. Jangan tebang pilih," kata Nukman dilansir ANTARA News beberapa waktu lalu.

Indonesia memiliki sejumlah instrumen hukum untuk mengatasi berita bohong, seperti Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE) dan KUHP.

Menurut dia, menegakkan hukum terkait penyebaran hoax adalah dengan menangkap pembuatnya, bukan hanya orang yang menyebarkan kabar tersebut.

Waduh, Berita Hoax Tentang Kesehatan Banyak Dipercaya Masyarakat

KONFRONTASI-Media sosial memberikan pengaruh besar pada masyarakat dengan peredaran informasi yang sangat cepat. Sayangnya, tak semua informasi tersebut akurat dan benar. Masyarakat pun dengan mudahnya percaya dengan informasi tersebut.

Pengungsi Suriah Gugat Facebook Sebarkan Berita Bohong

Konfrontasi - Seorang pengungsi Suriah, yang foto swafotonya bersama Kanselir Jerman Angela Merkel sempat menjadi fenomena viral, menuntut Facebook karena dianggap membiarkan foto lain, yang menggambarkan dirinya sebagai penjahat dan teroris, tersebar dan dianggapnya sebagai berita bohong (hoax).

Anas Modamani, seorang pengungsi berusia 19 tahun dari Damaskus, sempat berfoto bersama Merkel saat sang kanselir mengunjungi satu penampungan pengungsi di distrik Spandau, Berlin, pada September 2015.

Begini Cara Twitter Lindungi Pengguna dari Berita Hoax

KONFRONTASI-Twitter, sebagai platform media sosial, membantu pengguna melindungi diri dari berita bohong (hoax) atau  yang tidak diinginkan di dunia maya.

"Satu hal yang perlu digarisbawahi adalah, Twitter bukan lembaga sensor. Oleh karena itu, kami tidak berhak menyaring informasi yang beredar di platform kami. Hal tersebut justru akan melanggar tujuan kami sendiri sebagai platform bagi publik untuk kebebasan berekspresi," kata Kepala Kebijakan Publik Twitter Indonesia Agung Yudhawiranata  melalui keterangan tertulis, Senin.

Ini yang Harus Dilakukan Jika Tak Sengaja Sebarkan Hoax

KONFRONTASI-Pengguna media sosial mungkin saja mengunggah suatu informasi, belakangan baru dia tahu bahwa apa yang dia sebarkan adalah hoax.

Bagaimana cara memperbaikinya? Ketua Masyarakat Anti Fitnah Indonesia sekaligus Masyarakat Indonesia Anti Hoax, Septiaji Eko Nugroho, menjelaskan langkah-langkah memperbaikinya.

Sebarkan Berita Hoax, Ini Dosanya!

KONFRONTASI-Maraknya berita hoax menjadi perbincangan publik belakangan ini. Bahkan, Presiden RI Joko Widodo, beberapa waktu lalu memerintahkan aparat penegak hukum menindak tegas penyebar hoax. 

Menurut Sekjen Ikatan Alumni al-Azhar Indonesia (IAAI), Muchlis M Hanafi, di era media sosial, berdasarkan penelusuruan Washington Post dan New York Times, penulis berita bohong kini menjadi profesi yang menggiurkan. 

Berita Hoax Sering Muncul Saat Pilkada 2012 Lalu

KONFRONTASI -    Anggota Komisi I DPR Sukamta menilai berita hoax muncul dilatarbelakangi hanya karena iseng semata. Namun, menjadi marak saat gelaran Pilkada DKI Jakarta tahun 2012. 
   

"Kalau saya cermati, hoax awalnya hanya iseng. Tapi memang mulai massive karena Pilkada (DKI) 2012," kata Sukamta dalam diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/1). 

Politikus PKS ini menambahkan, meski ada Undang-undang ITE nomor 11 tahun 2008, namun tak spesifik mengatur soal berita hoax. Maka, timbul kerancuan.

Begini Cara Kenali Berita Hoax

KONFRONTASI-Berita palsu atau hoax kerap beredar di dunia maya dan bukan hal baru di media sosial, menurut aktivis Southeast Asia Freedom of Expression (SAFEnet) Damar Juniarto.

Damar Juniarto mengatakan ada tiga ketegori fake news atau berita palsu, ada yang bertujuan untuk hiburan dan ada juga yang bertujuan politis.

Berita palsu ada yang dibuat untuk hiburan atau sekedar "lucu-lucuan", bentuknya bisa berupa meme, pesan berantai atau infografis.

Berita seperti itu dibuat sebagai candaan dan tidak perlu ada penindakan hukum.

Rocky Gerung: Hoax Terbaik Adalah Hoax Versi Penguasa

KONFRONTASI-Dosen filsafat Universitas Indonesia Rocky Gerung menilai reaksi pemerintah menghadapi informasi palsu malah tidak sama sekali menyentuh akar masalah. Hoax dalam pandangannya adalah sebuah gejala: bahwa ada sesuatu yang bergejolak dalam opini publik yang tidak sanggup dikedalikan oleh pemerintah.

Wiranto: Berita Hoax Rugikan Masyarakat

KONFRONTASI-Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan masyarakat akan dirugikan dengan banyaknya persebaran berita yang tidak jelas atau "hoax".

Wiranto, yang ditemui di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Selasa menuturkan dampak adanya "belantara" hoax untuk masyarakat di antaranya adalah adanya keraguan terhadap segala informasi yang diterima, sehingga menjadi bingung.

Pages