Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

Tak Terima Mobil PCR Diserobot Daerah Lain, Risma Ngamuk Sebut Nama Puan Maharani dan Pramono Anung

Konfrontasi - Sebuah video yang merekam percakapan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini berbicara dengan nada keras.

Risma mengamuk karena dua mobil PCR bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk Surabaya justru diserobot Gugus Tugas (Gugas) COVID-19 Jawa Timur dan dialihkan ke daerah lain.

Komisi VIII DPR Usulkan Adanya Dana Abadi Bencana

Konfrontasi - Komisi VIII DPR RI mengusulkan pembahasan Rancangan Undang-Undang Penanggulangan Bencana di Badan Legislasi. Hari ini, Jumat (8/5), badan Legislasi melakukan agenda harmonisasi. Dalam pembahasan salah satu yang akan diusulkan adalah adanya dana abadi bencana .

Anggota Komisi VIII DPR, Diah Pitaloka mengusulkan, pentingnya alokasi dana abadi bencana di APBN dan APBD. Mengingat Indonesia memiliki banyak daerah rawan bencana.

Indikator Pemerintah Tentukan Pasien Sembuh dari Covid-19

Konfrontasi - Jumlah pasien positif virus Corona atau Covid-19 berjumlah 6.575, Minggu (19/4/2020) pukul 12.00 WIB. Terjadi penambahan korban 327 kasus terkonfirmasi positif.

Sementara itu, untuk pasien yang sembuh bertambah 686. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan pemerintah mempunyai acuan jelas dalam menetapkan pasien yang sudah dinyatakan sembuh.

Nama Sekretaris BNPB Dicatut untuk Aksi Penipuan COVID-19

Konfrontasi - Masyarakat perlu mewaspadai aksi percobaan penipuan di tengah pandemi virus Corona atau COVID-19, yang mengatasnamakan Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Sestama BNPB), Harmensyah.

Modusnya, oknum tertentu meminta bantuan donasi terkait COVID-19. Dugaan penipuan ini terungkap setelah BNPB menerima laporan dari salah satu Staf Hubungan Masyarakat, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Pemerintah: Social Distancing Bukan untuk Diskriminasi Pasien Covid-19

Konfrontasi - Kebijakan physical distancing sebagai upaya mencegah penyebaran corona dibuat bukan untuk mendiskriminasi orang yang terduga atau sudah terjangkit virus Corona. Pemerintah justru mengimbau masyarakat agar bahu membahu membantu orang yang sakit tersebut bisa menjalani isolasi mandiri.

Update Data Pasien Covid-19: 1.155 Positif, 102 Meninggal dan 59 Sembuh

Konfrontasi - Jumlah orang terinfeksi virus Corona atau Covid-19 di Indonesia hingga Sabtu (28/3/2020) mencapai 1.155 orang. Bertambah 109 orang dibanding data sebelumnya.

"Kasus positif bertambah 109 orang sehingga total 1.155 kasus positif akumulatif," kata Juru Bicara Penanggulangan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan yang disiarkan melalui video streaming, Sabtu (28/3/2020).

Sedangkan kasus meninggal juga mengalami pertambahan sebanyak 15 orang sehingga angka kematian kumulatif nasional mencapai 102 orang.

Pemerintah Minta Tradisi Mudik Ditunda, Kemenhub Godok Pembahasan Larangan Mudik

Konfrontasi - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto meminta agar masyarakat tidak pulang ke kampung halamannya atau mudik saat Hari Raya Idul Fitri nanti. Sebelumnya melalui siaran pers, Yuri sempat memperbolehkan mudik asalkan masyarakat tetap menjaga jarak.

Namun, dalam konferensi pers Jumat, 27 Maret, Yuri mengimbau agar mudik ditunda hingga wabah corona COVID-19 mereda. Diketahui, wabah virus yang bermula di Wuhan, China, sudah merebak ke hampir semua negara di dunia termasuk Indonesia.

Tembus Seribu Pasien Positif Covid-19, Ini Pernyataan Pemerintah

Konfrontasi - Kasus positif virus Corona (Covid-19) kembali bertambah signifikan. Per 27 Maret 2020, total ada 1.046 kasus positif Corona di wilayah Indonesia.

"Posisi sekarang pada tanggal 27 Maret 2020 ada 1.046 kasus positif akumulatif," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, seperti disiarkan di akun YouTube BNPB, Jumat (27/3/2020).

Jumlah kematian akibat Corona juga bertambah menjadi 87 orang. Sementara itu, pasien yang sudah dinyatakan sembuh Corona berjumlah 46 orang.

Atas lonjakan kasus positif ini, Yuri kembali mengingatkan masyarakat untuk menjaga jarak saat berkomunikasi dengan orang lain. Selain itu, Yuri yakin pemerintah Indonesia bisa menangani virus Corona ini dengan baik.

"Mudah-mudahan upaya kita lakukan secara sinergi bersama dengan pemerintah, bersama-sama masyarakat, bersama-sama siapa pun bisa menanggulangi permasalahan penyebaran penyakit COVID-19. Kami yakin, optimis kita mampu," ujar dia.

Berikut ini pernyataan lengkap Yuri terkait penambahan kasus positif Corona di Indonesia:

Pesan untuk Anak Muda, Hati-Hati Tanpa Sadar Jadi Pembawa Virus Corona

Konfrontasi - Data pemerintah menunjukkan, hingga Minggu (22/3), sebanyak 514 orang dinyatakan positif Virus Corona atau Covid-19. Sebanyak 29 orang meninggal dunia atas virus ini.

Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Untuk Penanganan Virus Corona atau Covid-19 Ahmad Yurianto mengaku tak akan pernah bosan mengimbau masyarakat untuk melakukan social distancing atau menjaga jarak saat berinteraksi sekitar 1 meter. Yurianto melihat masih banyak anak muda yang belum menerapkan social distancing.

Pages